Man Utd vs Aston Villa: Dendam Kesumat Unai Emery

Editor Bolanet | 14 Maret 2026 05:28
Man Utd vs Aston Villa: Dendam Kesumat Unai Emery
Pelatih Aston Villa, Unai Emery. (c) AP Photo/Dave Shopland

Bola.net - Manajer Aston Villa, Unai Emery, mengaku masih menyimpan dendam menjelang lawatan krusial ke markas Manchester United hari Minggu (15/3/2026) besok. Ia berniat menjadikan memori pahit musim lalu sebagai bensin untuk membakar semangat militan anak asuhnya.

Villa datang ke Old Trafford dengan membawa luka lama yang hampir menghancurkan mimpi mereka ke Liga Champions. Kekalahan kontroversial 0-2 di hari terakhir musim lalu masih membekas kuat di benak skuad The Villans.

Advertisement

Kala itu, harapan Villa pupus setelah kiper andalan Emi Martinez menerima kartu merah yang mengubah arah pertandingan. Belum lagi gol Morgan Rogers yang dianulir akibat blunder wasit Thomas Bramall yang sangat fatal.

Kini, pertaruhan di papan atas kembali memanas karena posisi kedua tim sangat berdekatan di klasemen. Unai Emery menegaskan timnya tidak akan membiarkan skenario buruk yang sama terulang kembali akhir pekan ini.

1 dari 3 halaman

Belajar dari Luka Lama

Belajar dari Luka Lama

Pelatih Aston Villa, Unai Emery bereaksi saat pertandingan Liga Inggris melawan Arsenal, 31 Desember 2025 lalu. (c) AP Photo/Alastair Grant

Unai Emery mengingatkan bahwa kekalahan menyakitkan musim lalu harus menjadi pelajaran berharga bagi mentalitas tim. Ia ingin anak asuhnya tetap bangga dengan proses yang sudah dijalani meski hasil akhir terkadang menyakitkan.

Bagi Emery, merespons hasil buruk dengan cara yang tepat adalah kunci untuk mencapai target besar di akhir musim. Pelatih asal Spanyol ini yakin timnya sudah lebih dewasa dalam menghadapi tekanan di Theatre of Dreams.

"Itu adalah pertandingan terakhir tahun lalu dan kami memiliki target besar di depan mata," ujar Unai Emery.

"Pertandingan yang sangat emosional tapi kami kalah. Karena kalah, emosi kami menjadi emosi yang buruk," lanjutnya mengenang momen tersebut.

2 dari 3 halaman

Misi Balas Dendam

Misi Balas Dendam

Selebrasi skuad Aston Villa dalam laga versus Lille di leg pertama 16 besar Liga Europa 2025/2026, Jumat (13/3/2026). (c) AP Photo/Jean-Francois Badias

Posisi Villa saat ini terancam setelah keunggulan 12 poin mereka dari Setan Merah perlahan mulai terkikis habis. Hanya dua kemenangan dari sembilan laga liga terakhir membuat posisi mereka merosot ke peringkat empat.

United kini menempel ketat di posisi ketiga dengan keunggulan selisih gol saja dari armada Unai Emery. Kemenangan menjadi harga mati jika Villa tidak ingin terlempar dari zona elite Liga Champions.

"Pertandingan yang kami kalahkan tahun lalu, kami belajar. Tentu saja, kesalahan wasit sangat, sangat penting dan terkadang hal-hal tidak ada di tangan kami," terang Emery.

"Namun kami sudah siap, kami termotivasi dan di Premier League kami bermain untuk posisi teratas," tegasnya.

3 dari 3 halaman

Modal Penting dari Lille

Villa berangkat ke Manchester dengan modal kemenangan tipis 1-0 atas Lille di ajang Europa League tengah pekan lalu. Hasil itu dianggap sebagai suntikan kepercayaan diri yang sangat krusial bagi kondisi psikologis pemain.

Emery menuntut anak asuhnya menunjukkan kapasitas dan mentalitas pemenang yang sama seperti saat berjaya di Prancis. Ia ingin memastikan chemistry antarpemain tetap terjaga dalam menghadapi atmosfer panas Old Trafford.

Jika berhasil memetik tiga poin, Villa tidak hanya menuntaskan dendam lama, tapi juga mengamankan jalan menuju kompetisi tertinggi Eropa. Duel ini dipastikan bakal berjalan dramatis mengingat besarnya pertaruhan bagi kedua kubu.

LATEST UPDATE