Manchester United Disebut Butuh Gareth Southgate, Bukan Pelatih Jangka Pendek
Aga Deta | 4 Oktober 2025 16:10
Bola.net - Nasib Ruben Amorim di Manchester United kian dipertanyakan. Serangkaian hasil mengecewakan membuat tekanan semakin besar pada pelatih asal Portugal itu.
Dalam situasi ini, nama Gareth Southgate muncul sebagai salah satu kandidat alternatif. Mantan striker timnas Inggris, Peter Crouch, termasuk yang mendukung wacana tersebut.
Menurut Crouch, Southgate memiliki kapasitas membangun fondasi tim secara jangka panjang. Ia menyebut pengalaman bersama Inggris bisa menjadi modal kuat bagi MU.
Kini publik menunggu langkah yang akan diambil manajemen Setan Merah. Apakah tetap memberi waktu bagi Amorim, atau mulai mempertimbangkan pengganti baru.
Southgate Dinilai Bisa Bawa Perubahan

Crouch percaya Southgate adalah sosok yang tepat untuk membawa perubahan di Old Trafford. Pengalaman membangun kembali suasana timnas Inggris jadi alasannya.
Ia menilai MU membutuhkan figur yang mampu memperbaiki dinamika skuad, bukan hanya soal taktik. Southgate disebut punya kualitas untuk tugas tersebut.
"Saya suka Gareth, dia menerima kritik yang tidak adil. Dia membawa kami ke final, dan meski gagal juara, itu hanya soal detail kecil," kata Crouch.
"Dia bisa membangun sesuatu di sana. Jika terus merekrut manajer untuk jangka pendek, MU tak akan berkembang, dan Gareth adalah sosok yang bisa membangun hal besar," tambahnya.
Posisi Amorim Makin Tertekan

Ruben Amorim masih kesulitan menemukan konsistensi di Premier League. Catatan poin per laga yang buruk membuat kepercayaan manajemen dan fans mulai luntur.
Kekalahan dari Brentford menambah daftar hasil minor. Bahkan, Crouch menilai kekalahan berikutnya bisa jadi akhir dari perjalanan Amorim di Old Trafford.
"Apakah dia manajer glamor yang diinginkan fans MU? Mungkin tidak, tapi dia membangun atmosfer klub yang sempat hilang," ujar Crouch.
"Dia menciptakan hubungan antara pemain, publik, dan media di Inggris. Jika bisa melakukan itu di MU, hasilnya akan sangat positif," tegasnya.
Situasi MU Mirip Inggris Sebelum Southgate

Crouch melihat kondisi MU sekarang serupa dengan timnas Inggris sebelum Southgate masuk. Saat itu, jarak antara tim dan publik sangat lebar.
Southgate sukses memperbaiki keadaan hingga membawa Inggris ke semifinal Piala Dunia 2018 dan final Euro 2021 serta 2024. Menurutnya, hal serupa bisa terjadi di Old Trafford.
"Ada ketidakharmonisan besar antara fans dan tim. Itu juga yang saya lihat di MU sekarang," ujar Crouch.
"Di Inggris, Southgate membuat pemain merasa senang datang ke kamp timnas. Sementara di MU, para pemain terlihat tidak menikmatinya, dan itu perlu diubah," jelasnya.
Masalah Lebih Dalam di Old Trafford

Meski begitu, Crouch menilai masalah di MU bukan hanya soal pelatih. Banyak nama besar gagal sejak era Sir Alex Ferguson berakhir.
Jose Mourinho, Louis van Gaal, hingga David Moyes sudah mencoba, namun hasilnya tetap mengecewakan. Menurut Crouch, ada faktor internal klub yang belum selesai.
"Mourinho, Van Gaal, Moyes, mereka bukan manajer buruk. Mereka membuktikannya di tempat lain setelah meninggalkan MU," kata Crouch.
"Ada sesuatu yang tidak beres di MU sejak Ferguson pergi. Itu yang harus diselesaikan lebih dulu agar tim kembali ke jalur," tegasnya.
Sumber: Mirror
Klasemen Premier League
Baca Juga:
- Benarkah MU Blunder Transfer? Daripada Benjamin Sesko, Mending Penyerang Ini Deh...
- Pembelaan Diri Ruben Amorim Usai Dikritik Para Legenda MU: Orang Boleh Beropini, tapi...
- Prediksi Aneh Alan Shearer untuk Manchester United vs Sunderland: Gak Yakin Sama Sekali, tapi Kok Jagokan MU Menang?
- Eks Man United Ini Umbar Alasan Florian Wirtz Belum Bersinar di Liverpool: Mirip Masalah Arsenal
- Jadwal Lengkap Manchester United 2025/2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
LATEST UPDATE
-
Hasil Lecce vs Inter: Jungkalkan I Giallorossi, Nerrazurri Menjauh Dari Kejaran AC Milan
Liga Italia 22 Februari 2026, 02:15
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

