Manchester United Gagal Menang atas West Ham, Ruben Amorim Jelaskan Penyebabnya
Aga Deta | 5 Desember 2025 10:31
Bola.net - Ruben Amorim tidak bisa menyembunyikan rasa frustrasinya setelah Manchester United ditahan imbang 1-1 oleh West Ham United. Pelatih asal Portugal itu kecewa melihat peluang timnya meraih tiga poin sirna di menit akhir.
Manchester United sempat memimpin melalui gol Diogo Dalot di babak kedua, Jumat (5/12/2025) dini hari WIB. Namun gol Soungoutou Magassa yang tercipta dari situasi bola mati membuat keunggulan tuan rumah hilang begitu saja.
Hasil ini membuat Setan Merah gagal memanfaatkan kesempatan untuk naik ke posisi lima besar klasemen Premier League. Saat ini, setelah 14 pertandingan, mereka tetap berada di urutan kedelapan.
Manchester United kembali gagal mengamankan kemenangan di kandang. Kekecewaan Amorim terlihat jelas ketika menanggapi penampilan timnya.
Evaluasi Penampilan Tim

Manchester United tampil kurang konsisten selama pertandingan. Meskipun ada beberapa momen positif, tim sempat kehilangan kendali permainan baik di babak pertama maupun setelah gol.
Amorim menilai seharusnya tim mampu menutup pertandingan ketika berhasil unggul. Namun mereka gagal menjaga penguasaan bola dan memanfaatkan keunggulan dengan optimal.
"Saya rasa permainan kami tidak konsisten. Kami memiliki beberapa momen bagus, tapi kami kehilangan sedikit kontrol permainan di babak pertama dan setelah gol di babak kedua," ujar Ruben Amorim.
Pertandingan seharusnya bisa dikendalikan lebih baik. Kami sudah tahu strategi bertahan jauh dari kotak penalti, namun setiap bola mati tetap menjadi ancaman karena perbedaan tinggi badan di tim."
Masalah di Bola Kedua dan Peluang yang Terbuang

Amorim menyebut salah satu masalah utama adalah penguasaan bola kedua. Lawan sering memenangkan bola dan memulai serangan balik berbahaya yang sulit dikendalikan.
Tim seharusnya lebih efektif dalam memanfaatkan penguasaan bola setelah mencetak gol pertama. Beberapa peluang yang tercipta tidak mampu dimaksimalkan karena kualitas umpan silang dan karakteristik pemain di dalam kotak penalti terbatas.
"Masalah utamanya adalah bola kedua ketika mereka mengirim umpan. Kami seharusnya lebih baik, terutama saat Matheus Cunha membawa bola dan lawan memenangkan duel, lalu Bowen melakukan pergerakan," jelas Amorim.
"Kami memiliki peluang besar dengan Matheus Cunha. Kami berada di dekat kotak penalti, tapi umpan silang tidak tepat dan karakter pemain di dalam kotak terkadang tidak cukup untuk mencetak gol dari posisi itu," tutur Amorim.
Sumber: Manchester United
Klasemen Premier League
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
-
Michael Carrick Ingin Boyong Pemain Middlesbrough ini ke Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:22
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Prediksi Slavia Praha vs Barcelona 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 17:00
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







