Manchester United: Masalahnya Bukan Mengalahkan Tim Besar, tapi Menjaga Konsistensi
Aga Deta | 25 Oktober 2025 16:37
Bola.net - Manchester United meraih kemenangan mengejutkan atas Liverpool di Anfield. Namun Ruben Amorim memilih untuk tetap tenang menghadapi euforia kemenangan besar tersebut.
Pelatih asal Portugal itu sadar, masalah utama timnya bukan sekadar mengalahkan lawan besar. Tantangan sebenarnya justru datang setelah momen seperti ini.
United tampil gemilang dan berhasil menumbangkan sang juara bertahan dengan skor 2-1. Hasil itu memicu optimisme baru di kalangan suporter, tetapi Amorim tahu hal itu bisa jadi jebakan.
Dalam wawancara usai laga, Amorim menegaskan kemenangan ini hanya bernilai tiga poin. “Hari ini penting, tapi besok tidak berarti banyak,” ujarnya tegas kepada Sky Sports.
Rekor yang Masih Rapuh di Era Amorim

Sejak ditunjuk sebagai pelatih, Ruben Amorim membawa beberapa hasil mengesankan. Namun, konsistensi masih menjadi musuh utama bagi Manchester United.
Kemenangan atas Liverpool menjadi kemenangan beruntun pertama mereka di Premier League di bawah Amorim. Itu terjadi setelah 43 laga tanpa dua kemenangan beruntun di liga.
“Saya ingin tim fokus pada tiga kemenangan beruntun, bukan euforia sesaat,” kata Amorim. “Kami masih tim yang sama seperti kemarin. Hanya pandangan orang yang berubah.”
Hasil positif ini tentu memberi kepercayaan diri bagi pemain. Tetapi sejarah membuktikan, United kerap gagal melanjutkan momentum setelah kemenangan besar.
Polanya Terulang: Menang, Lalu Terpeleset Lagi

Sejak awal masa kepelatihan Amorim, Manchester United sering menunjukkan pola serupa. Mereka mampu menaklukkan tim besar, lalu justru kehilangan poin melawan tim kecil.
Contohnya terjadi musim lalu setelah kemenangan dramatis 2-1 atas Manchester City. Empat kekalahan beruntun langsung menghentikan laju mereka.
Begitu pula usai kemenangan besar di Liga Europa atas Real Sociedad dan Athletic Club. United selalu gagal mempertahankan performa, bahkan sempat kalah dari Nottingham Forest dan West Ham.
Musim ini pun tanda-tanda itu muncul lagi. Setelah tampil baik melawan Arsenal dan Chelsea, mereka justru tampil buruk saat menghadapi Fulham dan Grimsby Town.
Tantangan Berikutnya Lebih Penting dari Kemenangan di Anfield

Kemenangan atas Liverpool memang luar biasa. Tapi Amorim menilai ujian sesungguhnya datang saat mereka menghadapi Brighton di laga berikutnya.
United kini mengoleksi 13 poin dari delapan pertandingan Premier League. Catatan itu memang cukup baik, hanya terpaut sedikit dari Chelsea dan Tottenham.
Namun, data xG menunjukkan United seharusnya bisa berada di posisi lebih tinggi. Ketidakmampuan mereka memaksimalkan peluang jadi salah satu penyebab utama.
Amorim tahu betul, hasil melawan Brighton bisa menentukan arah musim ini. Jika United mampu menjaga tren positif, barulah ia pantas tersenyum lebih lebar.
Sumber: Opta
Klasemen Premier League
Baca Juga:
- Jadwal Lengkap Manchester United 2025/2026
- 4 Sosok di Balik Kebangkitan Manchester United Musim Ini
- Klub Spanyol ini Ingin Boyong Joshua Zirkzee di Januari 2026?
- MU vs Brighton, Setan Merah Diprediksi Bakal Raih Kemenangan Ketiga Beruntun
- MU Utus 'Agen Rahasia' untuk Boyong Carlos Baleba ke Old Trafford
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi PSG vs Lorient 2 Mei 2026
Liga Eropa Lain 30 April 2026, 16:57
-
Prediksi Bayern vs Heidenheim 2 Mei 2026
Bundesliga 30 April 2026, 16:47
-
Jose Mourinho Ingin Kembali ke Real Madrid, tapi Ada Kendala Besar
Liga Spanyol 30 April 2026, 16:36
LATEST UPDATE
-
Prediksi Sassuolo vs Milan 3 Mei 2026
Liga Italia 1 Mei 2026, 01:00
-
Lagi-Lagi Ada Kontroversi VAR di Liga Champions
Liga Champions 30 April 2026, 23:03
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Bisa Dilepas Arsenal demi Menangi Perburuan Julian Alvarez
Editorial 30 April 2026, 15:52
-
5 Pemain yang Perlu Dijual Real Madrid Musim Panas Ini
Editorial 29 April 2026, 15:20















