Jepang Tahan Belanda 2-2, Laga Terbaik Piala Dunia 2026 Sejauh Ini!

Jepang Tahan Belanda 2-2, Laga Terbaik Piala Dunia 2026 Sejauh Ini!
Para pemain Timnas Jepang jelang matchday pertama Grup F Piala Dunia 2026 lawan Belanda (c) AP Photo/Julio Cortez

Bola.net - Jepang dan Belanda menyajikan salah satu pertandingan paling menarik di fase grup Piala Dunia 2026. Duel Grup F itu berakhir imbang 2-2 setelah kedua tim saling bergantian memimpin sepanjang pertandingan.

Belanda sempat dua kali unggul dan terlihat berada di jalur kemenangan. Namun Jepang menunjukkan karakter kuat dengan selalu menemukan cara untuk kembali menyamakan kedudukan.

Hasil tersebut tidak hanya menjaga peluang kedua tim di Grup F, tetapi juga memperkuat kesan bahwa Jepang layak diperhitungkan sebagai salah satu kuda hitam dalam turnamen kali ini.

Pertandingan Dramatis Berakhir Tanpa Pemenang

Pertandingan Dramatis Berakhir Tanpa Pemenang

Selebrasi bek Belanda, Virgil van Dijk (4) bersama Tijjani Reijnders usai mencetak gol ke gawang Jepang di laga Piala Dunia 2026 Grup F, 15 Juni 2026. (c) AP Photo/Julio Cortez

Belanda membuka keunggulan pada awal babak kedua melalui sundulan Virgil van Dijk. Bek berpengalaman itu mengarahkan bola ke sudut jauh gawang Jepang.

Keunggulan tersebut hanya bertahan enam menit. Jepang merespons lewat tendangan Keito Nakamura dari tepi kotak penalti yang membuat skor kembali imbang.

Belanda kemudian kembali memimpin ketika Crysencio Summerville melepaskan tembakan melengkung yang bersarang di sudut jauh gawang. Gol itu membuat tim asuhan Ronald Koeman tampak semakin dekat dengan kemenangan.

Biar begitu, Jepang menolak menyerah. Dua menit sebelum waktu normal berakhir, sundulan Koki Ogawa dari situasi sepak pojok mengenai Daichi Kamada sebelum mengecoh kiper Belanda, Bert Verbruggen, dan mengubah skor menjadi 2-2.

Jepang Tunjukkan Alasan Layak Disebut Kuda Hitam

Jepang Tunjukkan Alasan Layak Disebut Kuda Hitam

Selebrasi Keito Nakamura (13) bersama Takefusa Kubo (8) usai mencetak gol di laga Jepang melawan Belanda pada laga Piala Dunia 2026 Grup F, 15 Juni 2026. (c) AP Photo/Jessica Tobias

Pertemuan Jepang dan Belanda memang telah lama dipandang sebagai salah satu laga paling menarik di fase grup. Kedua tim sama-sama mampu bermain dominan dengan maupun tanpa bola sehingga pertandingan berlangsung terbuka dan penuh intensitas.

Jepang datang ke turnamen dengan sejumlah masalah cedera yang mengurangi kekuatan serangan balik mereka. Absennya Wataru Endo, Kaoru Mitoma, dan Takumi Minamino membuat kedalaman skuad sedikit berkurang.

Meski demikian, tim asuhan Hajime Moriyasu tetap menunjukkan organisasi permainan yang solid. Mereka bermain dengan formasi 3-4-2-1 yang dapat berubah menjadi 4-3-3 atau 4-4-2 saat bertahan sebelum melancarkan serangan cepat setelah merebut bola.

Gol penyama kedudukan pertama menjadi contoh pendekatan tersebut. Takefusa Kubo menemukan Keito Nakamura di tepi kotak penalti sebelum sang pemain melepaskan tembakan melengkung ke sudut bawah gawang Belanda.

Hasil yang Bisa Menjadi Peringatan bagi Rival

Sebelum turnamen dimulai, banyak prediksi menyebut Jepang sebagai salah satu kuda hitam yang berpotensi membuat kejutan. Hasil-hasil positif melawan Skotlandia, Inggris, dan Islandia sebelum Piala Dunia turut memperkuat keyakinan tersebut.

Laga melawan Belanda memperlihatkan bahwa Jepang tidak hanya mengandalkan serangan balik. Mereka juga mampu bersaing dengan salah satu tim unggulan dan tetap tenang ketika tertinggal.

Gol penyeimbang lewat situasi sepak pojok mungkin bukan cara yang paling diperkirakan untuk datangnya gol tersebut. Namun kemampuan Jepang untuk terus menekan hingga menit-menit akhir menunjukkan kepercayaan diri yang kuat di dalam tim.

Jepang kini semakin mempertegas reputasinya sebagai tim yang tidak boleh diremehkan. Struktur permainan yang jelas dan keyakinan kolektif yang mereka miliki berpotensi menghadirkan kejutan lebih besar di fase-fase berikutnya.