Manchester United Pernah Gelar Rapat Darurat Sebelum Pecat Solskjaer, Michael Carrick Kini dalam Situasi Serupa

Aga Deta | 18 September 2026 15:37
Manchester United Pernah Gelar Rapat Darurat Sebelum Pecat Solskjaer, Michael Carrick Kini dalam Situasi Serupa
Pelatih Manchester United Michael Carrick bereaksi dalam pertandingan Premier League melawan Manchester City di Old Trafford, Minggu (13/9/2026). (c) AP Photo/Ian Hodgson

Bola.net - Michael Carrick menghadapi tekanan setelah Manchester United mengawali musim dengan hasil yang tidak konsisten. Situasi tersebut memunculkan kembali kisah Ole Gunnar Solskjaer yang juga ditunjuk setelah klub memecat pelatih asal Portugal dan kemudian mengalami periode sulit.

Carrick datang untuk menggantikan Ruben Amorim, sebagaimana Solskjaer sebelumnya menggantikan Jose Mourinho. Meski masih terlalu dini untuk membicarakan pergantian pelatih, dua kekalahan dalam empat pertandingan liga dan tersingkirnya MU dari Carabao Cup membuat situasi mulai mendapat perhatian.

Advertisement

Dalam kasus Solskjaer, kekalahan 1-4 dari Watford pada November 2021 menjadi pertandingan terakhirnya sebagai pelatih Manchester United. Hasil tersebut merupakan kekalahan keempat dalam lima pertandingan dan membuat dukungan yang sebelumnya dimilikinya mulai berkurang.

Setelah pertandingan itu, jajaran direksi Manchester United menggelar rapat darurat yang berlangsung selama beberapa jam. Joel Glazer kemudian memberikan persetujuan terhadap keputusan untuk mengakhiri masa kepelatihan Solskjaer.

1 dari 4 halaman

Situasi Carrick Mulai Mendapat Sorotan

Situasi Carrick Mulai Mendapat Sorotan

Pelatih Manchester United Michael Carrick (kanan) meninggalkan lapangan usai laga babak ketiga Carabao Cup antara Man Utd vs Brighton di Manchester, Inggris, Rabu, 16 September 2026 (c) AP Photo/Dave Thompson

Manchester United saat ini berada dalam periode yang tidak mudah setelah menelan dua kekalahan dalam empat pertandingan Premier League. Kekalahan tersebut kemudian diikuti kegagalan di Carabao Cup setelah mereka tersingkir dari Brighton.

INEOS yang menangani sektor sepak bola klub bersama keluarga Glazer disebut akan memperhatikan perkembangan situasi tersebut. Carrick membutuhkan hasil positif sebelum jeda internasional panjang yang dimulai setelah pertandingan melawan Fulham pada Minggu.

Carrick sendiri mengaku tidak merasa berada di bawah tekanan. Namun, ia mengakui sorotan dari luar semakin meningkat setelah kekalahan dari Brighton.

2 dari 4 halaman

Carrick Minta MU Segera Bangkit

Carrick Minta MU Segera Bangkit

Pelatih Manchester United Michael Carrick bertepuk tangan setelah timnya menang dalam pertandingan Liga Champions kontra Sabah FK, Jumat (11/9/2026). (c) AP Photo/Dave Thompson

Carrick menyebut Manchester United masih memiliki kualitas pemain yang dapat membantu mereka membalikkan keadaan. Ia juga mengakui periode terakhir terasa buruk setelah tim tidak mendapatkan hasil yang diharapkan selama beberapa pertandingan.

"Tentu saja kami bisa membalikkan keadaan. Kami memiliki pemain-pemain yang sangat bagus dan situasinya terasa buruk sekarang karena kami tidak menjalani pekan yang bagus, atau dua atau tiga pekan yang bagus," kata Carrick.

Ia menegaskan bahwa kemampuan tim untuk meraih kemenangan berikutnya lebih penting dibandingkan hasil yang sudah terjadi. Menurut Carrick, para pemain sebelumnya telah menunjukkan kemampuan mereka dan tantangan berikutnya adalah merespons situasi tersebut dengan baik.

"Ini tidak terlalu berarti; semuanya selalu tentang apa yang terjadi berikutnya. Apa yang Anda lakukan saat ini, apa yang Anda lakukan berikutnya, itulah tantangan utamanya," lanjutnya.

3 dari 4 halaman

Kisah Solskjaer Jadi Pengingat

Kisah Solskjaer Jadi Pengingat

Ole Gunnar Solskjaer di laga Manchester United vs Liverpool, Minggu (24/10/2021) (c) AP Photo

Solskjaer sempat membawa Manchester United finis sebagai runner-up Premier League sebelum hasil buruk membuat posisinya semakin sulit dipertahankan. Kekalahan dari Watford kemudian menjadi titik akhir setelah timnya menelan empat kekalahan dalam lima pertandingan.

Rapat darurat yang digelar setelah kekalahan tersebut berlangsung selama beberapa jam sebelum keputusan pemecatan Solskjaer disetujui. Hampir lima tahun kemudian, Carrick menghadapi situasi yang memiliki beberapa kemiripan dengan pendahulunya.

Carrick masih memiliki kesempatan untuk membawa Manchester United meraih kemenangan sebelum jeda internasional. Namun, perjalanan Solskjaer menunjukkan bahwa status sebagai mantan pemain yang populer tidak menjamin seorang pelatih terbebas dari tekanan ketika hasil pertandingan tidak sesuai harapan.

Sumber: Mirror

4 dari 4 halaman

Klasemen Premier League

LATEST UPDATE