Mane Jelaskan Kenapa Klopp Pantas Disebut Pelatih Terbaik di Planet Bumi
Yaumil Azis | 21 November 2019 13:42
Bola.net - Penyerang Liverpool, Sadio Mane, tidak segan untuk mengatakan bahwa Jurgen Klopp adalah pelatih terbaik di dunia saat ini. Pria berkebangsaan Senegal itu punya alasan untuk memperkuat perkataannya.
Sadio Mane merupakan rekrutan pertama Jurgen Klopp saat baru tiba di Liverpool pada tahun 2015 lalu. Ia direkrut dari klub Premier League lainnya, Southampton, dengan mahar mencapai 34 juta euro.
Sejak saat itu, Mane tak pernah terpinggirkan dari starting XI yang diusung Klopp. Bahkan sampai hari ini, di saat Liverpool sedang mengemban status juara bertahan Liga Champions.
Mane juga yang berjasa membawa Liverpool memuncaki klasemen sementara Premier League pada musim ini. Sampai saat ini, ia sudah menciptakan 11 gol dan lima assist dari 17 pertandingan di semua kompetisi.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Pelatih Terbaik di Dunia
Bersinarnya Mane di Liverpool tak bisa lepas dari jasa Klopp yang terus mempercayai dirinya. Itulah kenapa dirinya tak segan untuk menyebut pria asal Jerman tersebut sebagai pelatih terbaik di dunia saat ini.
"Saya kesulitan untuk menjelaskan betapa suksesnya dia untuk Liverpool. Semuanya bisa lihat apa yang telah ia lakukan untuk klub ini, untuk kota ini, dan kualitas yang ia miliki sebagai pelatih," ujar Mane kepada Liverpool FC Magazine.
"Ada banyak pelatih bagus di Eropa namun yang bisa saya katakan adalah pelatih kami selalu punya kata-kata yang tepat, dan hal-hal yang tepat untuk mengatur sebuah tim, terutama pengetahuan soal bagaimana harus berurusan dengan tim," lanjutnya.
"Saya akan terus mempercayai pengaruhnya kepada tim. Dia adalah seorang pemenang dan saya akan katakan dia adalah pelatih terbaik di dunia," tambahnya.
Bahasa Sepak Bola
Selain Klopp, ketajaman Sadio Mane juga tak bisa lepas dari perpaduannya dengan dua striker Liverpool lainnya, Mohamed Salah dan Roberto Firmino. Ketiganya sudah mempersembahkan total 182 gol untuk Liverpool sejak awal musim 2017/18.
Ketiganya bisa begitu padu meski berasal dari negara yang berbeda, juga memiliki bahasa ibu yang jelas berbeda. Kendati demikian, sepak bola telah membuat mereka bersatu.
"Kami semua berasal dari negara yang berbeda dan berbicara dengan bahasa yang berbeda, namun saya pikir sepak bola adalah satu bahasa dan universal hingga semuanya bisa menggunakannya," tambahnya.
"Sama halnya dengan Mo [Salah], Bobby [Firmino] dan juga saya sendiri," tutupnya.
(Mirror)
Baca Juga:
- Masih Cedera, Mohamed Salah Absen Lawan Crystal Palace?
- 3 Hal Ini Bisa Halangi Liverpool Jadi Juara Premier League 2019/20
- Carragher: Tak Ada Lagi yang Bisa Halangi Liverpool Juara Premier League
- Carabao Cup Hanya Jadi Batu Sandungan Liverpool, Jurgen Klopp Diminta Tegas
- Bukan Old Trafford atau Etihad Stadium, Jurgen Klopp Paling Takut Sambangi Stadion Ini
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persik 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:30
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Bali United 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:20
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persebaya 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:08
-
Presiden Real Madrid Pasang Badan untuk Vinicius Junior di Tengah Kritik
Liga Spanyol 22 April 2026, 18:45
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37















