Masuk Daftar Kandidat Pengganti Erik ten Hag di MU, Graham Potter Pilih Bungkam
Editor Bolanet | 1 Oktober 2024 09:20
Bola.net - Graham Potter enggan berkomentar saat ditanya apakah ia telah berbicara dengan Manchester United saat namanya kembali menjadi sorotan, 17 bulan setelah pemecatannya di Chelsea.
Potter dipecat hanya tujuh bulan dalam masa jabatannya di Stamford Bridge dan sejak saat itu tidak memiliki pekerjaan, dan memilih untuk tidak banyak bicara selama satu setengah tahun terakhir.
Namun, masa depan pelatih berusia 49 tahun ini menjadi topik spekulasi yang intens dalam beberapa bulan terakhir, dengan Potter banyak dikaitkan dengan serangkaian posisi penting, termasuk Man United dan Timnas Inggris.
Nama Potter sempat berada di urutan teratas dalam daftar kandidat manajer Man United di awal musim panas, sebelum para petinggi Old Trafford memutuskan untuk tetap mempercayai Erik ten Hag yang sedang mengalami tekanan.
Simak berita selengkapnya di bawah ini.
Reaksi Graham Potter
Direktur olahraga Man United yang baru, Dan Ashworth, dikabarkan telah melakukan pembicaraan dengan Potter bahkan sebelum dia ditunjuk, dengan keduanya tetap dekat setelah bekerja sama di Brighton.
Dan Potter memutuskan untuk menyimpan rapat-rapat jawabannya mengenai kabar tersebut.
"Saya pikir apa yang telah saya baca sejauh ini di media, banyak yang tidak benar dan salah," kata Potter.
Simpati Potter kepada Ten Hag
Potter memiliki beberapa simpati untuk Ten Hag, meskipun ia percaya bahwa tekanan yang dihadapi pelatih asal Belanda itu adalah 'realitas kehidupan' bagi para manajer tingkat elit di liga utama Inggris.
"Saya tidak berpikir bahwa tidak ada yang mustahil, namun tentu saja ada pekerjaan yang sulit, itulah realitas kehidupan di Premier League," sambung Potter.
"Jika Anda adalah klub besar seperti Manchester United dan Anda tidak berada di enam besar, maka akan selalu ada pengawasan.
"Terkadang Anda harus melihat hasil dan penampilan, mereka telah melewatkan banyak peluang, mungkin mereka belum mendapatkan poin yang seharusnya mereka dapatkan.
"Terkadang tim mengalami hal tersebut. Anda berpikir dapat menampilkan xG Anda tetapi ternyata tidak dan kemudian Anda mengalami hari yang buruk seperti yang mereka alami kemarin dan tiba-tiba awan mendung datang dengan cepat dan itulah yang harus mereka hadapi."
Pahami Situasi Ten Hag
Potter tidak terkejut dengan reaksi 'emosional' atas kekalahan telak 3-0 Man United dari Tottenham pada akhir pekan lalu.
"Tantangannya adalah untuk mencoba memiliki perspektif, mencoba merasionalisasi apa yang telah terjadi dan berbicara secara logis,” lanjutnya.
“Setelah pertandingan semua orang emosional, tentu saja, karena sepak bola adalah tentang emosi, tentang perasaan. Para penggemar terluka, mereka ingin jawaban, mereka ingin menyalahkan seseorang.
"Terkadang itu adalah manajer dan terkadang, tentu saja, kami membuat kesalahan dan kami tidak sempurna.
“Namun itu adalah bagian dari pekerjaan dan bagian dari kontrak yang kami sepakati dan saya yakin Erik juga akan mengatakan hal yang sama.
"Itulah yang dia harapkan di Manchester United jika Anda tidak menang atau tidak bermain bagus atau kalah. Orang-orang akan menjadi kritis."
Sumber: Sky Sports
Penulis: Yoga Radyan
Klasemen Premier League 2024/25
Baca Juga:
- Ini Sosok yang Dinilai Pantas Menggantikan Erik Ten Hag di MU
- Benarkah Manajemen MU Mau Pecat Erik Ten Hag? Begini Kata Fabrizio Romano
- Erik ten Hag Cuma Punya 2 Laga untuk Selamatkan Kariernya di MU
- Skenario MU: Erik Ten Hag Dipecat, Ruud van Nistelrooy Naik Jadi Caretaker
- Jika Pecat Ten Hag, Gareth Southgate Jadi Manajer MU Berikutnya?
- Simone Inzaghi Muncul Sebagai Calon Pengganti Erik Ten Hag di MU
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pujian Setinggi Langit Arne Slot untuk Rio Ngumoha: Tak Ada Pemain 17 Tahun Seperti Dia!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 09:16
-
Bukan Gol, Ini Rekor Unik William Saliba Saat Arsenal Hancurkan Tottenham
Liga Inggris 23 Februari 2026, 09:00
-
Liverpool Menang Dramatis, Arne Slot: The Reds Tak Layak Menang, Imbang Lebih Adil!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 08:49
-
Drama Mac Allister di Menit 90+7: Liverpool Pecahkan Rekor Gol Larut Premier League
Liga Inggris 23 Februari 2026, 08:15
LATEST UPDATE
-
Viktor Gyokeres Yang Terlalu Kuat untuk Bek Tottenham
Liga Inggris 23 Februari 2026, 14:52
-
Marco Bezzecchi Bodo Amat Soal Kans Setim dengan Pecco Bagnaia di Aprilia: Bukan Urusan Saya
Otomotif 23 Februari 2026, 14:12
-
Tottenham vs Arsenal: Viktor Gyokeres Akhirnya Menjelma jadi Monster
Liga Inggris 23 Februari 2026, 13:49
-
Pecco Bagnaia Komentari Tim Pilihannya di MotoGP 2027, Ikuti Insting dan Pilih yang Terbaik
Otomotif 23 Februari 2026, 13:33
-
Tembus 964 Gol! Cristiano Ronaldo Kian Dekati 1.000, Catat Rekor Baru
Asia 23 Februari 2026, 13:25
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09











