
Bola.net - Giuliano Simeone menjadi sorotan setelah berperan dalam kemenangan Atletico Madrid atas Barcelona. Ia terlibat dalam momen krusial yang berujung kartu merah Pau Cubarsi pada laga Liga Champions.
Pertandingan leg pertama perempat final di Camp Nou berakhir dengan skor 2-0 untuk Atletico, Kamis (9/4/2026) dini hari WIB. Hasil ini memberi keuntungan besar bagi tim tamu jelang leg kedua.
Insiden yang melibatkan Simeone menjadi titik balik pertandingan. Barcelona harus bermain dengan 10 orang sejak akhir babak pertama.
Kondisi tersebut membuat Atletico mampu mengontrol jalannya laga. Mereka kemudian memaksimalkan situasi untuk mengamankan kemenangan penting.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Menilai Hasil dan Tetap Waspada

Giuliano Simeone menegaskan bahwa kemenangan atas Barcelona belum menjamin apa pun. Ia menilai timnya tetap harus berhati-hati menghadapi leg kedua.
Menurutnya, Barcelona tetap merupakan tim kuat dengan kualitas pemain yang mumpuni. Karena itu, Atletico harus terus fokus meningkatkan performa.
"Melawan Barcelona, sedikit hasil yang benar-benar menentukan. Mereka adalah tim besar dengan pemain luar biasa. Kami berusaha keras untuk mendapatkan hasil ini," ujar Simeone.
"Kami harus terus bekerja dan fokus pada permainan kami sendiri. Terus memperbaiki hal-hal yang ada, saya percaya sebagai tim kami bisa mencapainya dan mencapai tujuan kami," lanjutnya.
Tetap Disiplin Meski Unggul Jumlah Pemain

Simeone juga menilai keunggulan jumlah pemain tidak membuat pendekatan timnya berubah. Ia menyebut Barcelona tetap bermain dengan gaya yang sama meski kehilangan satu pemain.
Hal itu membuat Atletico tetap harus disiplin dalam setiap fase permainan. Adaptasi menjadi kunci untuk menjaga kontrol pertandingan.
"Baik mereka bermain dengan satu pemain lebih sedikit atau lebih banyak, mereka bermain dengan cara yang sama. Jadi pendekatannya juga tetap sama, mencoba bermain, menekan, dan bertahan," kata Simeone.
"Beradaptasi dengan apa yang dibutuhkan dalam berbagai situasi permainan, itulah yang membuat kami menjadi tim yang lebih baik. Kami harus terus memperbaiki diri dan fokus pada diri sendiri," sambungnya.
Versi Simeone soal Kartu Merah Cubarsi

Insiden kartu merah Pau Cubarsi menjadi salah satu momen paling kontroversial dalam pertandingan tersebut. Keputusan wasit menuai perdebatan, terutama dari pihak Barcelona.
Giuliano Simeone pun memberikan versinya terkait kejadian tersebut. Ia menjelaskan bagaimana situasi itu terjadi dari sudut pandangnya di lapangan.
"Julian menendang bola ke arah punggung saya. Saya tahu dia adalah pemain terakhir. Saya belum melihat ulang kejadian itu, tetapi saya menghalanginya dan berlari ke arah gawang, lalu saya merasakan kontak," ungkap Simeone.
"Wasit awalnya memberikan kartu kuning, tetapi setelah melihat VAR, dia memberikan kartu merah," tutupnya.
Sumber: Barca Universal
Klasemen Liga Champions 2025/2026
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 27 Oktober 2026 17:30Hasil BRI Super League: Kartu Merah Warnai Kemenangan Borneo FC atas PSS
-
Liga Spanyol 27 Oktober 2026 15:42Barcelona Lewatkan Kesempatan Rekrut Bomber Tajam Club Brugge, Kini Menyesal?
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 27 Oktober 2026 17:30Hasil BRI Super League: Kartu Merah Warnai Kemenangan Borneo FC atas PSS
BERITA LAINNYA
-
champions 27 Oktober 2026 15:49Ini Satu Hal yang Buat Lamine Yamal Kalah dari Harry Kane dalam Ballon d'Or 2026
-
champions 27 Oktober 2026 15:34Kacang Tidak Lupa Kulit! Ada Tottenham di Pidato Kemenangan Ballon d'Or Harry Kane!
-
champions 27 Oktober 2026 13:02Thomas Tuchel Kirim Pesan untuk Harry Kane usai Raih Ballon d'Or 2026
-
champions 27 Oktober 2026 12:59Harry Kane Raih Ballon d'Or 2026, Ingin Jadi Inspirasi bagi Generasi Berikutnya
-
champions 27 Oktober 2026 06:03PSG Pertahankan Gelar Men's Club of the Year di Ballon d'Or 2026
-
champions 22 Oktober 2026 19:43Staf Media MU Melarang Bruno Fernandes Bicara Bahasa Italia, Ada Masalah Apa?
SOROT
-
Liputan6 27 Oktober 2026 17:41Cak Imin: MBG Serap 1,3 Juta Tenaga Kerja
-
Liputan6 27 Oktober 2026 17:28DPR Wanti-wanti Potensi Kepentingan Asing di RUU Perampasan Aset
-
Liputan6 27 Oktober 2026 16:17DPR Soroti Kasus Montir Dicatut Jadi Pemilik McLaren
-
Liputan6 27 Oktober 2026 15:19Prabowo Panggil Kepala BRIN, Riset Penanganan Kebakaran Hutan Dibahas
-
Liputan6 27 Oktober 2026 15:15Cak Imin Tanggapi Isu BPJS Kesehatan Diganti Klinik KDMP
-
Liputan6 27 Oktober 2026 14:44Sahroni Tanggapi KPK: Perampasan Aset Pejabat Harus Berdasarkan Pembuktian
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...














:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5511551/original/045597200_1771912531-SPPG.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356106/original/025282300_1790153036-85d3e4f0-6ca9-48a2-bdad-4b5d189bfb54.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382614/original/000993500_1793003285-IMG-20261026-WA0019.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383494/original/044750700_1793089062-IMG-20261027-WA0030.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383487/original/062982100_1793088940-1000799696.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4475814/original/005504500_1687349060-WhatsApp_Image_2023-06-21_at_16.58.06.jpeg)
