Mauricio Pochettino Tidak akan Dapat Perlakuan Spesial dari Tottenham
Abdi Rafi Akmal | 4 November 2023 06:10
Bola.net - Tottenham sebentar lagi kedatangan sosok spesial, yaitu Mauricio Pochettino yang pernah jadi manajer selama lima tahun. Rencananya tidak akan ada perlakuan spesial, seperti pemberian Guard of Honour kepada manajer yang kini menukangi Chelsea tersebut.
Pochettino memang pernah jadi juru taktik The Lilywhites sejak 2014 hingga 2019. Dan setelah empat tahun berlalu, Pochettino akhirnya kembali ke markas besarnya Tottenham.
Kedatangannya kali ini berstatus sebagai manajer tim lawan. Pochettino akan memimpin Chelsea menghadapi Tottenham di Tottenham Hotspur Stadium pada pekan ke-11 Liga Inggris 2023/2024, Selasa (7/11/2023) WIB.
Chelsea yang sedang pincang berusaha mencuri poin dari Tottenham yang kini menguasai klasemen sementara dan belum pernah terkalahkan.
Tanpa Guard of Honour
Menanggapi lawatan Pochettino, Ange Postecoglou memastikan tidak akan ada perlakuan spesial untuk Pochettino. Fokus utama Tottenham nanti adalah mendulang poin penuh demi menjaga singgasananya di puncak klasemen.
“Kinerjanya tak perlu dipertanyakan lagi. Semua orang yang berada di sini, semua membicarakannya, semua orang memujinya baik sebagai manajer atau secara personal. Saya curiga tak ada lagi yang bisa diberi semua orang di klub ini kepada Mauricio selain respect, oleh suporter atau mereka yang berkaitan,” kata manajer Tottenham itu.
“Tapi itu bukan berarti kita akan memberinya ‘Guard of Honour’ (sambutan khusus), karena kita ingin menang. Warisannya di klub ini akan terus dikenang seiring waktu, apapun yang orang pikir, mereka akan senantiasa memandangnya dengan suka cita dan penuh respect,” sambung dia dilansir dari The Guardian.
Pernah Beberapa Kali Hampir Juara
Pujian Ange memang tidak berlebihan. Tottenham beberapa kali nyaris menyudahi puasa trofi mereka yang berlangsung sejak 2008 silam selama di bawah kepemimpinan Pochettino, mulai dari Liga Champions dan Liga Inggris.
Sayang memang, takdir belum menghendaki. Pochettino bahkan terpaksa berpisah dengan Tottenham gara-gara dianggap bukan sosok yang tepat untuk menuntaskan misi besar itu.
“Bagi kebanyakan kita, itulah tujuan dan ambisi utama: bahwa kita membawa dampak. Semua pencapaiannya (Pochettino) adalah dampak yang tak bisa dielakkan lagi. Ia hampir membawa tim ke puncak tertinggi Champions League dan bahkan hampir menjuarai liga,” puji Ange lagi.
Sentuhan Magis Ange Postecoglou
Sementara itu, Ange entah sadar atau tidak membawa pengaruh instan terhadap Tottenham di awal musim ini. Berkatnya, pasukan Son Heung Min cs kini menjadi satu dari dua tim yang belum terkalahkan di Liga Primer dan unggul 14 poin mengangkangi Chelsea.
Postecoglou mengaku hal ini dapat berjalan karena perubahan atmosfer tim dan para pemain dalam melaksanakan metodenya.
“Entah itu pemain lama atau pemain baru atau staff, mereka harus siap melakukan itu. Mereka paham jika kita ingin menjadi sebuah tim yang kita inginkan, mereka harus berbagi tanggung jawab dengan terjun di dalamnya,” tandas dia.
Sumber: The Guardian
Klasemen Premier League
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
-
Michael Carrick Girang Kobbie Mainoo Sudah Pulih, Tapi Prihatin dengan Kondisi Sesko
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:40
-
Michael Carrick Benarkan Sudah Berdamai dengan Bruno Fernandes
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:30
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Java United vs Bhayangkara FC di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 15:17
-
Prediksi Barcelona vs Alaves 1 November 2026
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 14:26
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
-
Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:33
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


