Maurizio Sarri Menyesal Tinggalkan Chelsea
Aga Deta | 8 Juni 2024 23:01
Bola.net - Maurizio Sarri mengaku sangat menyesali keputusannya meninggalkan Chelsea pada tahun 2019. Sarri tercatat hanya semusim saja membesut The Blues.
Sarri menjabat sebagai pelatih Chelsea pada tahun 2018. Mantan juru taktik Lazio tersebut ditunjuk untuk menggantikan Antonio Conte kala itu.
Musim pertama Sarri bersama Chelsea terbilang cukup sukses. Dia membawa The Blues tampil di final Carabao Cup dan meraih trofi Liga Europa.
Setelah memenangkan Liga Europa, Sarri ternyata memutuskan cabut dari Chelsea. Dia kemudian kembali ke Italia untuk menukangi Juventus.
Menyesal Tinggalkan Chelsea

Sarri menyebut meninggalkan Chelsea sebagai kesalahan paling mendasar dalam kariernya. Padahal, Sarri punya kesempatan untuk bertahan lebih lama di Inggris.
"Itu adalah kesalahan paling mendasar dalam karier saya," kata Sarri kepada Sky Sport Italia.
"Kami memiliki semua yang dibutuhkan untuk bertahan, ini adalah klub yang sulit untuk dilatih, di mana Anda mungkin tidak bisa menyelesaikan musim kedua, seperti yang hampir tidak pernah dilakukan siapa pun di era Roman Abramovich."
Cukup Sukses

Meski hanya bertahan selama satu musim, Sarri menilai kiprahnya bersama Chelsea cukup sukses. Selain meraih trofi, The Blues juga finis ketiga dalam ajang Premier League.
"Setidaknya saya akan tetap berada di situasi Premier League secara umum. Kami memiliki perjalanan yang bagus di sana, karena pada musim sebelumnya tim finis di urutan kelima, kemudian kami berada di urutan ketiga di belakang Liverpool dan Manchester City, yang berada di atas semua yang lain," lanjutnya.
"Kami memenangkan Liga Europa dengan 13 kemenangan dan kalah di final Carabao Cup melalui adu penalti dari Manchester City, setelah menyingkirkan Liverpool dan Tottenham, yang tahun itu telah mencapai final Liga Champions.
"Saya membuat kesalahan besar yang seharusnya saya hindari. Keinginan untuk kembali ke Italia seharusnya lebih rendah daripada keinginan untuk bertahan di Liga Primer, tetapi itu tidak terjadi."
Sumber: Football Italia
Klasemen Premier League 2023/2024
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man United Tegaskan Sikap Usai Kontroversi Pernyataan Sir Jim Ratcliffe, Apa Bunyinya?
Liga Inggris 13 Februari 2026, 10:26
LATEST UPDATE
-
Hasil Dortmund vs Mainz 05: Pesta 4 Gol dan Rekor Assist Julian Ryerson
Bundesliga 14 Februari 2026, 05:19
-
Hattrick dan Rekor Baru: Teror Mauro Icardi untuk Juventus Jelang Duel Liga Champions
Liga Champions 14 Februari 2026, 05:04
-
Hasil Hull vs Chelsea: Pedro Neto 2 Gol, The Blues Menang Mudah di Piala FA
Liga Inggris 14 Februari 2026, 04:47
-
Prediksi Liverpool vs Brighton 15 Februari 2026
Liga Inggris 14 Februari 2026, 03:00
-
Prediksi Real Madrid vs Real Sociedad 15 Februari 2026
Liga Spanyol 14 Februari 2026, 03:00
-
Prediksi Inter vs Juventus 15 Februari 2026
Liga Italia 14 Februari 2026, 02:45
-
Scout Manchester United Ramaikan Duel Inter vs Juventus, Siapa yang Dipantau?
Liga Italia 13 Februari 2026, 22:49
-
Prediksi Susunan Pemain AC Milan vs Pisa: Tomori Comeback, Leao Cadangan?
Liga Italia 13 Februari 2026, 22:29
-
Prediksi Man City vs Salford City 14 Februari 2026
Liga Inggris 13 Februari 2026, 22:00
-
Prediksi Werder vs Bayern 14 Februari 2026
Bundesliga 13 Februari 2026, 21:30
-
Menang di Kandang Inter, Emil Holm Yakin Juventus Bisa Intip Scudetto
Liga Italia 13 Februari 2026, 21:25
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48
-
5 Pelatih yang Bisa Gantikan Thomas Frank di Tottenham, Ada Xabi Alonso dan Xavi
Editorial 11 Februari 2026, 19:03
-
3 Calon Pengganti Dani Carvajal di Real Madrid, Termasuk Pemain Man Utd
Editorial 10 Februari 2026, 21:00






