Melihat Tekanan Berbeda Arteta dan Guardiola di Perebutan Gelar Juara Liga Inggris
Richard Andreas | 6 Februari 2026 17:20
Bola.net - Persaingan Liga Inggris memasuki fase krusial ketika musim bergerak menuju garis akhir. Setiap hasil kini membawa dampak besar, terutama bagi klub-klub yang berada di jalur perebutan gelar.
Arsenal dan Manchester City berada di pusat perhatian. Kedua tim melangkah beriringan dalam jadwal padat, tetapi tekanan yang mengiringi langkah mereka terasa berbeda, terutama bagi para pelatihnya.
Sorotan tajam mengarah kepada Mikel Arteta, sementara Pep Guardiola tampak berada di bawah bayang-bayang yang lebih longgar. Perbedaan perlakuan ini muncul di tengah dinamika hasil yang menentukan arah perburuan trofi.
Tekanan yang Mengiringi Arteta

Kurang dari dua pekan lalu, keraguan muncul terkait kemampuan Arsenal mempertahankan konsistensi. Rentetan tiga laga liga tanpa kemenangan memicu pertanyaan besar tentang kesiapan mereka menjadi juara.
Arteta disebut memiliki ambisi besar, tetapi dianggap belum memiliki pengalaman yang cukup untuk benar-benar duduk di singgasana tertinggi sepak bola Inggris. Tekanan itu semakin terasa karena Arsenal memburu gelar liga pertama sejak 2003.
Di saat Arsenal sempat tersendat, Manchester City justru mengalami kemunduran yang lebih nyata. Kekalahan di derby Manchester dan kegagalan mempertahankan keunggulan dua gol di markas Tottenham membuat City kehilangan poin krusial.
Rekam Jejak Guardiola dan Jadwal Penentu

Meski hasil City mengecewakan, sorotan tajam tidak mengarah kepada Guardiola seperti yang dialami Arteta. Salah satu alasannya adalah perbedaan rekam jejak kedua pelatih.
Sejak menangani Arsenal pada 2019, Arteta baru mempersembahkan satu trofi Piala FA. Dalam periode yang sama, Guardiola mengoleksi 16 trofi bersama City, termasuk lima gelar liga dan Treble bersejarah pada 2023.
Kini keduanya berdiri sejajar menjelang laga penting di akhir pekan. Arsenal memegang keunggulan enam poin sebelum menjamu Sunderland di Emirates, sementara City bersiap menghadapi Liverpool di Anfield sehari kemudian, stadion yang kerap menyulitkan Guardiola.
Laga Anfield dan Dampaknya bagi Perebutan Gelar
Guardiola hanya sekali merasakan kemenangan dari sepuluh lawatan ke Liverpool sebagai pelatih City. Catatan itu menambah bobot laga yang akan dijalani timnya melawan juara bertahan.
Gelandang City, Tijjani Reijnders, menegaskan pentingnya pertandingan tersebut bagi timnya. “Ya, kami harus menang, itu sudah pasti. Ini akan menjadi laga besar dan kami harus siap serta menunjukkan kemampuan kami," ujarnya.
"Kami tidak bisa lagi terpeleset. Kami ingin memenangkan setiap pertandingan dan laga ini tidak berbeda bagi kami. Jadi kami harus siap."
Hasil di Anfield memang tidak langsung menentukan juara. Namun, kekalahan City berpotensi memberi Arsenal keuntungan besar, terutama jika mereka mampu mengamankan kemenangan sehari sebelumnya.
Baik Arsenal maupun City masih bersaing di empat ajang berbeda. Jadwal padat menanti, termasuk final Carabao Cup yang akan mempertemukan keduanya di Wembley pada 22 Maret.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Melihat Tekanan Berbeda Arteta dan Guardiola di Perebutan Gelar Juara Liga Inggris
Liga Inggris 6 Februari 2026, 17:20
-
Statistik Menarik Man Utd vs Tottenham: Misi Carrick Hapus Kutukan 100 Tahun
Liga Inggris 6 Februari 2026, 16:49
-
Mimpi Besar Eden Hazard: Dari Como, Cesc Fabregas Pindah Melatih ke Chelsea
Liga Inggris 6 Februari 2026, 16:26
-
Prediksi Leeds vs Nottingham Forest 7 Februari 2026
Liga Inggris 6 Februari 2026, 16:15
-
Jadwal Lengkap Manchester United 2025/2026
Liga Inggris 6 Februari 2026, 11:33
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Dewa United 7 Februari 2026
Bola Indonesia 6 Februari 2026, 19:29
-
Liam Rosenior Marah-Marah di Laga Chelsea vs Arsenal, Apa yang Terjadi?
Liga Inggris 6 Februari 2026, 19:29
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Borneo FC 7 Februari 2026
Bola Indonesia 6 Februari 2026, 19:23
-
Musim Barcelona Memuaskan: Konsisten, Kompetitif, dan Berani Bidik UCL!
Liga Spanyol 6 Februari 2026, 18:58
-
Jagokan Man United Finis di Zona UCL Adalah Pilihan Logis!
Liga Inggris 6 Februari 2026, 18:27
-
Real Madrid Melirik, Chelsea Pasang Harga Tinggi untuk Enzo Fernandez!
Liga Inggris 6 Februari 2026, 17:56
-
Hasil BRI Super League: Laga Sengit PSIM vs Persis Solo Berakhir Imbang
Bola Indonesia 6 Februari 2026, 17:34
-
Melihat Tekanan Berbeda Arteta dan Guardiola di Perebutan Gelar Juara Liga Inggris
Liga Inggris 6 Februari 2026, 17:20
-
Cowok Mageran Wajib Tahu, Produk Baru FFAR Ini Bikin Grooming jadi Sat-Set
Lain Lain 6 Februari 2026, 17:09
-
4 Pelajaran dari Tes MotoGP Sepang 2026: Ancaman Ducati dan Keraguan Yamaha
Otomotif 6 Februari 2026, 16:55
-
Statistik Menarik Man Utd vs Tottenham: Misi Carrick Hapus Kutukan 100 Tahun
Liga Inggris 6 Februari 2026, 16:49
LATEST EDITORIAL
-
Gelimang Uang Tak Menjamin Bahagia, 4 Bintang Saudi Pro League Ini Katanya Tak Kerasan
Editorial 5 Februari 2026, 11:49
-
8 Kandidat Klub Baru Cristiano Ronaldo Jika Berpisah dengan Al Nassr, Balik ke MU?
Editorial 4 Februari 2026, 15:31
-
10 Pemain Bebas Transfer yang Masih Bisa Direkrut Klub-Klub Top Eropa
Editorial 4 Februari 2026, 14:57
-
Dari Jeremy Jacquet hingga Alisson: 7 Pemain yang Menolak Chelsea untuk Liverpool
Editorial 3 Februari 2026, 14:14
-
10 Transfer Termahal Januari 2026
Editorial 3 Februari 2026, 11:42



