Membedah Formasi 4-4-2 Man City, Kejutan yang Menghantam Liverpool
Richard Andreas | 9 Februari 2021 09:40
Bola.net - Manchester City memberikan kejutan untuk Liverpool pada duel sengit Premier League akhir pekan lalu. Bermain di Anfield, Man City sukses membawa pulang 3 poin lewat kemenangan 4-1.
Kejutan ini tepatnya dimulai di babak kedua, setelah 45 menit pertama berakhir 0-0. Pep Guardiola menurunkan formasi berbeda di 45 menit kedua, tepatnya mengubah formasi 4-3-3 jadi 4-4-2.
Hasilnya manjur, Man City bisa mencetak empat gol di babak kedua dan keluar sebagai pemenang. Benar dua dari empat gol Man City terbilang beruntung karena blunder Alisson Becker, tapi perubahan formasi ini pun perlu disorot.
Perubahan formasi ini pun digarisbawahi oleh analis Sky Sports dan eks Liverpool, Jamie Carragher. Apa maksudnya? Scroll ke bawah ya, Bolaneters!
Biasanya tidak
Menurut Carragher formasi 4-4-2 ala Man City tidak seperti 4-4-2 biasanya. Ada sedikit perbedaan karena Man City bermain tanpa striker alami yang jago mencetak gol.
Perbedaan ini terlihat di lini tengah. Biasanya para gelandang tidak banyak bergerak di formasi 4-4-2, tapi Man City berbeda.
"Ada hal menarik pada laga kemarin [Liverpool vs Man City] yakni ada perubahan formasi di paruh waktu dan Man City mengubah formasi jadi 4-4-2," kata Carragher.
"Biasanya dalam 4-4-2, gelandang adalah pemain yang tidak banyak bergerak. Mereka mungkin menyerang, tapi biasanya gol-gol mereka datang dari sepakan luar kotak penalti."
Gol-gol Gundogan
Carragher mengambil contoh kedua gol Ilkay Gundogan pada pertandingan ini. Keduanya tercipta dari dalam kotak penalti, artinya Gundogan meninggalkan posnya di lini tengah untuk naik menyerang.
Inilah yang tidak biasa. Dalam formasi 4-4-2, seharusnya gelandang tidak naik sejauh yang ditunjukkan Gundogan.
"Mereka [para gelandang] seharusnya tidak benar-benar bergerak sampai melewati para penyerang tim," lanjut Carragher.
"Jadi yang membuat saya terpukau kemarin adalah bagaimana dua gol Gundogan tercipta dari dalam kotak penalti," tutupnya.
Sumber: Sky Sports
Baca ini juga ya!
Jurgen Klopp Dikritik Tidak Rotasi Pemain? Eks Liverpool: Skuadnya Emang Terbatas!
5 Pemain West Ham yang Bisa Singkirkan MU dari Piala FA: Tanpa Lingard, Ada 'Fellaini'
David Alaba Minta Gaji Rp384 Miliar per Tahun, Chelsea Pilih Mundur?
Formula Lama, Liverpool Butuh 3 Pemain Baru untuk Tancap Gas Lagi dan Jadi Juara
Mike Dean Terima Ancaman Pembunuhan, Thomas Soucek pun Ikut Cemas
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026
Bulu Tangkis 7 Juni 2026, 11:42
-
Michael Carrick Patah Hati! Mantan Anak Asuhnya Ogah Gabung MU!
Liga Inggris 7 Juni 2026, 07:30
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Piala AFF U-19 2026: Timnas Indonesia vs Vietnam
Tim Nasional 7 Juni 2026, 17:14
-
Klasemen Pembalap Moto3 2026
Otomotif 7 Juni 2026, 17:05
-
Klasemen Sementara Moto3 2026 Usai Grand Prix Hungaria di Balaton Park
Otomotif 7 Juni 2026, 17:04
-
Botol Minum Bikin FIFA Bingung
Piala Dunia 7 Juni 2026, 14:33
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47












