Membedah Performa Liverpool Pada 6 Laga Terakhir
Asad Arifin | 14 Maret 2020 09:43
Bola.net - Liverpool memulai musim 2019/2020 dengan begitu perkasa. Akan tetapi, pada enam laga terakhir, The Reds menunjukkan performa yang menurun hingga harus tersingkir dari Liga Champions.
Jurgen Klopp tidak banyak membawa pemain baru pada awal musim 2019/2020 ini. Adrian didatangkan dengan gratis untuk melapisi Alisson di bawah mistar. Lalu, ada bek muda Sepp van den Berg yang dibeli dari Zwolle.
Liverpool masih mengandalkan skuad yang sukses menjadi juara Liga Champions 2018/2019. Masih ada Sadio Mane, Roberto Firmino, Mohamed Salah, dan Virgil van Djik yang menjadi pemain kunci.
Awalnya, semua berjalan lancar bagi Liverpool. Mereka melaju mulus di Premier League, Liga Champions, dan juara Piala Dunia Antarklub. Namun, enam laga terakhir, performa mereka menurun.
6 Laga Terakhir Liverpool
Momen buruk bagi Liverpool dimulai saat mereka kalah dari Atletico Madrid di leg pertama babak 16 Besar Liga Champions di Wanda Metropolitano, 19 Februari 2020. The Reds kalah dengan skor 1-0 dari gol Saul Niguez.
Liverpool masih merasa optimis pasca kekalahan tersebut, apalagi mereka kemudian menang dari West Ham dengan skor 3-2. Walaupun, West Ham sempat membuat Liverpool berada di bawah tekanan.
Setelah itu, Liverpool menelan dua kekalahan beruntun. James Milner dan kawan-kawan kalah dari Watford dan Chelsea. Dari dua laga ini, The Reds kebobolan lima gol dan tidak mampu mencetak gol.
Liverpool kemudian menang susah payah saat berjumpa Bournemouth dengan skor 2-1. Lantas, Liverpool mengalami momen buruk. Sempat unggul 2-0, Liverpool kemudian kalah 2-3 dari Atletico Madrid. Liverpool kebobolan tiga gol dalam 23 menit.
Lini Pertahanan yang Memburuk
Liverpool menelan empat kekalahan pada enam laga terakhir. Selain kinerja lini depan yang tidak optimal, lini belakang menjadi titik lemah Liverpool pada enam laga terakhirnya.
Liverpool kebobolan 12 gol pada enam laga terakhir. Semua salah Adrian? Tunggu dulu. Alisson bermain kebobolan enam gol yakni ketika melawan Atletico, West Ham, dan Watford.
Sedangkan, Adrian juga kebobolan enam gol pada tiga laga yakni lawan Chelsea, Bournemouth, dan Atletico Madrid.
Pemain belakang Liverpool sebenarnya juga tidak tampil cukup bagus. Dua bek sayap, Tren Alexander-Arnold dan Andy Robertson acap kali meninggalkan celah di pertahanan saat mereka naik membantu serangan. Celah ini lah yang kemudian dilihat lawan sebagai titik lemah Liverpool. Apalagi, Van Dijk tidak dalam performa terbaik dan Jordan Henderson sempat cedera.
Baca Ini Juga:
Jangan Khawatir, Liverpool akan Tetap Juara Meski Premier League Dibatalkan
Masa Depan Aubameyang Tak Jelas, Arsenal Bidik Diogo Jota
Rajin Berolahraga tak Membuat Pesepakbola Jauh dari Virus Corona, Begini Penjelasannya
Perangi COVID-19, Mesut Ozil Ajak Dunia Apresiasi Kinerja Tenaga Medis
Setelah Premier League Digelar Lagi, Kapan Waktu Tercepat Bagi Liverpool untuk Juara?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
LATEST UPDATE
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
-
Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 11:00
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34












