Mengapa Chelsea Pernah Tolak Andoni Iraola yang Kini Resmi Besut Liverpool?
Ari Prayoga | 8 Juni 2026 11:51
Bola.net - Liverpool bisa jadi menjadi pihak yang paling diuntungkan dari keputusan Chelsea yang memilih mengabaikan Andoni Iraola dalam perburuan pelatih baru mereka musim panas ini.
Klub asal London tersebut sebelumnya sempat mempertimbangkan nama Iraola untuk mengisi kursi manajer yang kosong setelah kepergian Enzo Maresca pada Januari lalu.
Namun, setelah melakukan serangkaian pembicaraan, Chelsea akhirnya lebih memilih menunjuk Xabi Alonso yang dijadwalkan mulai bekerja pada 1 Juli mendatang.
Menurut laporan The Athletic, manajemen Chelsea sebenarnya terkesan dengan perkembangan karier Iraola bersama Bournemouth. Pelatih asal Spanyol itu berhasil meningkatkan reputasinya secara signifikan dalam satu tahun terakhir berkat performa impresif tim yang ia tangani di Premier League.
Meski demikian, faktor taktik menjadi alasan utama Chelsea mengurungkan niat merekrutnya.
Filosofi Bermain Jadi Penghalang

Bukan karena kualitas Iraola diragukan, melainkan karena gaya bermain yang ia usung dianggap terlalu berbeda dengan identitas yang ingin dibangun Chelsea.
Di era Enzo Maresca hingga masa singkat Liam Rosenior, Chelsea berupaya mengembangkan sepak bola berbasis penguasaan bola. Strategi tersebut menitikberatkan pada sirkulasi umpan, kontrol permainan, dan dominasi posisi untuk membongkar pertahanan lawan.
Sebaliknya, Iraola dikenal sebagai pelatih yang menyukai sepak bola berintensitas tinggi. Bournemouth di bawah arahannya tampil agresif dengan tekanan ketat, transisi cepat, dan tempo permainan yang tinggi. Karakter tersebut dinilai tidak sepenuhnya cocok dengan komposisi skuad maupun visi jangka panjang Chelsea.
Alhasil, The Blues memilih bergerak cepat mengamankan tanda tangan Alonso, bahkan sebelum Liverpool mulai mencari sosok pelatih baru.
Gaya Iraola Dinilai Ideal untuk Liverpool

Jika Chelsea melihat adanya ketidakcocokan, situasinya justru berbeda di Liverpool.
Iraola memiliki banyak kesamaan filosofi dengan gaya permainan yang pernah membawa Liverpool meraih berbagai kesuksesan di bawah asuhan Jurgen Klopp. Saat itu, The Reds dikenal dengan sepak bola "heavy metal", sebuah istilah yang identik dengan pressing agresif, intensitas tinggi, serta kecepatan dalam melakukan serangan balik.
Di era Klopp, para pemain Liverpool dituntut untuk segera merebut kembali bola begitu kehilangan penguasaan. Transisi dari bertahan ke menyerang dilakukan secepat mungkin untuk menciptakan peluang.
Pendekatan tersebut perlahan berkurang saat Liverpool ditangani Arne Slot. Meski sempat membawa tim meraih gelar liga, banyak pihak merasa identitas khas Liverpool mulai memudar.
Dukungan dari Ruang Ganti

Keinginan untuk menghidupkan kembali gaya bermain agresif itu bahkan muncul dari para pemain sendiri. Mohamed Salah, salah satu figur penting era Klopp, sempat menyampaikan pesan terbuka melalui media sosial yang menyerukan kembalinya sepak bola "heavy metal" di Anfield.
Pesan tersebut dikabarkan mendapat dukungan dari sejumlah pemain Liverpool lainnya. Selain skuad, para suporter dan pemilik klub juga diyakini merindukan karakter permainan yang membuat Liverpool begitu ditakuti dalam beberapa tahun terakhir.
Dalam konteks tersebut, Iraola dianggap sebagai kandidat yang sangat sesuai.
Semua Pihak Berpotensi Menjadi Pemenang

Chelsea akhirnya mendapatkan sosok yang lebih cocok dengan filosofi penguasaan bola melalui Xabi Alonso. Sementara itu, Liverpool memperoleh pelatih yang dinilai mampu mengembalikan identitas agresif dan penuh energi yang pernah menjadi ciri khas klub.
Keputusan Chelsea menolak Iraola mungkin awalnya terlihat mengejutkan. Namun jika melihat kebutuhan masing-masing klub, hasil akhirnya justru berpotensi menguntungkan semua pihak.
Chelsea mendapatkan arsitek permainan yang sesuai dengan visi mereka, sedangkan Liverpool memperoleh figur yang diyakini mampu menghidupkan kembali semangat "heavy metal" yang selama ini dirindukan publik Anfield.
Sumber: The Athletic
Klasemen Premier League 2025/2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
LATEST UPDATE
-
Prediksi Skor Real Madrid vs Inter 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:00
-
Jadwal Liga Champions di SCTV Pekan Ini, 8-10 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 16:45
-
Prediksi Porto vs Man City, 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 16:00
-
Ini Penyebab MU Gagal Menang dari Everton versi Michael Carrick
Liga Inggris 7 September 2026, 15:00
-
Arti Penting Kemenangan Lawan Chelsea untuk Arsenal
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:30
-
Rodri yang Kian Menyatu dengan Denyut Nadi Barcelona
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:00
-
Habis Futsal atau Gym? Lakukan 3 Langkah Ini Biar Tetap Bersih dan Wangi
Lain Lain 7 September 2026, 13:23
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51


