Mengapa Jurgen Klopp Bisa Begitu Klop dengan Liverpool? Ini Rahasianya
Richard Andreas | 9 Oktober 2019 11:40
Bola.net - Liverpool dianggap cerdas sekaligus beruntung ketika berhasil mendapatkan tanda tangan Jurgen Klopp sebagai pelatih anyar mereka pada tahun 2015 lalu. Jelas, Klopp tampak begitu cocok untuk The Reds.
Saat itu, reputasi Klopp bersama Borussia Dortmund mendahului kedatangannya. Klopp dianggap sebagai pelatih genius yang bisa menjalin hubungan istimewa dengan setiap pemain. Pendekatan Klopp istimewa.
Biar begitu, ketika pertama kali tiba di Anfield, ekspektasi terhadap Klopp tidak begitu tinggi. Dia hebat, tapi tetap saja bukan Pep Guardiola atau Jose Mourinho - saat itu.
Kini, semua keraguan itu sirna. Klopp terbukti sangat cocok untuk Liverpool, mulai dari kultur, nilai-nilai klub, sampai gaya bermain. Mengapa bisa begitu? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Mengenal Identitas Klub
Klopp bisa begitu klop dengan Liverpool karena berusaha mengenal klub. Asistennya, Peter Krawietz, membongkar bagaimana cara kerja Klopp.
Sejak awal, Klopp mempertimbangkan banyak hal sebelum menerima tawaran. Lalu, begitu dipastikan jadi pelatih klub tertentu, Klopp bakal berusaha menemukan identitas klub tersebut dan maknanya bagi fans.
"Kami selalu merasakan hubungan dengan identitas klub tempat kami bekerja. Di Mainz, itu merupakan rumah kami dan tempat kami tumbuh dewasa - jadi jelas situasinya jauh lebih mudah dan natural," buka Krawietz di Liverpoolfc.com.
"Lalu, kami bisa menemukan itu di Dortmund dengan cukup cepat. Hal yang sama juga terjadi di Liverpool. Semakin banyak Anda mempelajari kota ini - beradaptasi, memahami pola pikir orang, apa yang mereka harapkan - itu akan membantu Aanda sukses."
Terus Melaju
Juga, Krawietz menjamin Liverpool tidak pernah menyembunyikan apa pun. Mereka membuka situasi sebenarnya kepada fans, supaya penggemar setia mereka memahami bahwa klub memang sedang berkembang dan melaju.
"Orang-orang bisa melihat dari luar bahwa segalanya berjalan dengan baik. Itulah yang selalu kami inginkan. Kami memahami bahwa apa yang ingin kami terapkan bakal membutuhkan waktu dan kami berusaha melakukan itu," sambung Krawietz.
"Kami ingin meninggalkan sesuatu yang bisa bertahan, bukan hanya trofi. Sesuatu yang akan tetap ada di sini bahkan ketika kami sudah tidak bekerja di sini lagi," tandasnya.
Sumber: Liverpoolfc
Baca ini juga ya!
Liverpool Sukses, Jurgen Klopp Dianggap Makin Sombong dan Arogan
Tanpa Mane Atau Firmino, Liverpool Diklaim Bakal Melemah
Paul Pogba Kebut Pemulihan Cederanya di Dubai Demi Liverpool
Curhatan Fans Patah Hati, Sebuah Pesan dari Fans MU untuk Jurgen Klopp
Real Madrid Siapkan Rp 2,6 Trilyun untuk Mohamed Salah
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jalan Buntu MU untuk Dapatkan Mateus Fernandes
Liga Inggris 5 Juni 2026, 12:08
-
Newcastle Ogah Jual Lewis Hall ke MU, Tapi....
Liga Inggris 5 Juni 2026, 11:45
-
Meski Mahal, Ini Alasan MU Bakal Tetap Kejar Morgan Rogers
Liga Inggris 5 Juni 2026, 11:02
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Timnas Indonesia vs Oman: Emil Audero
Tim Nasional 5 Juni 2026, 22:26
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47













