Mengkritik Transfer Manchester United: Pertahanan Bapuk, Sibuk Incar Penyerang
Asad Arifin | 21 Agustus 2020 11:37
Bola.net - Mantan bintang Premier League, John Barnes, mengkritik langkah Manchester United di bursa transfer. Daripada membeli pemain depan, Setan Merah dinilai lebih butuh pemain bertahan baru.
United dikaitkan dengan banyak pemain top pada bursa transfer awal musim 2020/2021. Salah satu nama yang gencar dikaitkan dengan United adalah winger Jadon Sancho.
Faktanya, United kesulitan membeli Jadon Sancho dari Dortmund karena harga yang diminta terlalu mahal. United kemudian juga dikaitkan dengan winger Juventus, Douglas Costa.
Tidak sampai di situ saja, United juga disebut berminat pada Raul Jimenez. Penyerang asal Meksiko itu tampil bagus bersama Wolves pada musim 2019/2020 dan kini tengah menjadi bidikan banyak klub.
Manchester United Butuh Penyerang Baru?
John Barnes menilai langkah Manchester United membidik pemain depan adalah mubazir. Sebab, dengan komposisi pemain yang sudah ada sekarang, United harusnya cukup percaya diri dan tidak butuh tambahan.
"Manchester United memiliki lebih dari cukup daya ledak dan bakat menyerang di sepertiga akhir musim ini; mereka menciptakan banyak peluang, memenangkan banyak penalti dan mencetak banyak gol," kata John Barnes dikutip dari talkSPORT.
"Itu karena kemampuan yang mereka miliki untuk menyerang," imbuh John Barnes.
United punya trio penyerang yang cukup tajam: Anthony Martial, Marcus Rashford, dan pemain muda Mason Greenwood. Di belakang tiga pemain ini, ada Bruno Fernandes yang sangat lihai mengkreasi serangan dan mencetak gol.
Sebagai pelapis, United masih punya nama seperti Odion Ighalo, Daniel James, Jesse Lingard, Juan Mata, dan Andrea Pereira.
Manchester United Butuh Pemain Bertahan
John Barnes melihat United lebih membutuhkan pemain bertahan daripada menyerang. Bukan hanya bek tengah baru, sebagai duet Harry Maguire, United juga butuh gelandang tengah yang lebih kuat saat bertahan.
"Mereka harus lebih fokus untuk mendatangkan gelandang yang lebih defensif. Tetapi ketika Anda berada di Manchester United, Anda selalu mencari pemain penyerang terbaik untuk menemukan keseimbangan yang tepat." kata John Barnes.
“Lihat saja Manchester City yang baru saja membeli Nathan Ake dan masih mencoba membeli Kalidou Koulibaly. City mengeluarkan banyak uang untuk membangun tim yang seimbang, dan United tidak melakukannya," kata John Barnes.
Sumber: talkSPORT
Baca Ini Juga:
Manchester United Tertarik pada N'Golo Kante, Duet Paul Pogba di Piala Dunia 2018
Jadwal Manchester United di Premier League 2020/2021: Tottenham, Chelsea, dan Arsenal di Pekan Awal
Gabriel Berbelok ke Manchester United, Akankah Drama Pembajakan Terjadi Lagi?
Ditinggal Smalling, Roma Kini Cari Penggantinya di Arsenal
Jadwal Premier League 2020-21 Resmi Dirilis, Psywar Netizen pun Dimulai!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
LATEST UPDATE
-
Karim Adeyemi Resmi Gabung Barcelona dari Borussia Dortmund
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 18:24
-
Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Persaingan Ketat dan Optimisme Juara
Tim Nasional 23 Juli 2026, 15:59
-
Jordi Amat Bidik Gelar Juara Piala AFF 2026 Bersama Timnas Indonesia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 15:31
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34















