Menguak Rahasia Defensif Chelsea: Kok Jadi Jarang Kebobolan Sejak Dipegang Tuchel?
Richard Andreas | 24 Februari 2021 09:30
Bola.net - Thomas Tuchel sudah memimpin Chelsea melewati delapan pertandingan. Enam kemenangan diraih, dua sisanya berakhir imbang. Torehan ini cukup bagus untuk pelatih yang tiba di tengah musim.
Bukan hanya itu, yang juga perlu diperhatikan adalah skor akhir Chelsea pada delapan pertandingan tersebut. 6 laga di ajang Premier league, satu di FA Cup, dan satu lagi di Liga Champions.
Tercatat, Chelsea hanya kebobolan dua kali dari delapan pertandingan tersebut. Yani dalam kemenangan 2-1 atas Sheffield United dan di hasil imbang 1-1 dengan Southampton.
Ini merupakan catatan istimewa untuk ukuran pelatih baru yang datang dari luar Premier League. Chelsea di bawah Tuchel lebih tangguh dan lebih disiplin.
Pertanyaannya, apa sih rahasia pertahanan tangguh Chelsea sekarang?
Bukan parkir bus
Saat masih dilatih Frank Lampard, Chelsea mengandalkan dominasi penguasaan bola. Awalnya pertahanan mereka cukup tangguh, tapi memburuk di bulan-bulan terakhir Lampard.
Bersama Tuchel, Chelsea masih mendominasi penguasaan bola, tapi gaya mainnya sedikit berbeda. Tuchel memilih formasi 3-4-3 yang ternyata cocok untuk pemain-pemain Chelsea.
Lalu mengapa Chelsea bisa bertahan dengan sangat baik? Yang perlu diperhatikan, Chelsea belum pernah memainkan taktik parkir bus sejauh ini, artinya mereka tidak bermain pasif.
Sebaliknya, Chelsea bertahan dengan menguasai bola. Aliran bola di lini tengah membuat lawan sulit menyerang. Singkatnya Chelsea telah mengembangkan sistem defensif yang rapi sebagai tim.
Bekerja dengan baik
Gaya bertahan dengan penguasaan bola ini terbukti ampuh. Chelsea hanya menghadapi 34 tembakan sejak dilatih Chelsea, paling rendah di Premier League alam rentang waktu tersebut.
Kiper-kiper Chelsea pun hanya perlu membuat 9 penyelamatan, juga catatan terendah di Premier League. Mereka baru kebobolan dua kali di 6 laga liga, empat sisanya berhasil clean sheets.
Chelsea pun tidak hanya bertahan dengan baik. Tuchel membentuk tim yang agresif di depan. Meski belum maksimal, setidaknya Chelsea sudah mengalami perubahan penting dan terus berkembang lebih baik.
Sumber: Squawka
Baca ini juga ya!
- Bicara Performa, Harry Maguire Diklaim Tak Layak Bela Timnas Inggris
- Mungkinkah Ini Penyebab Sikap Tegas Tuchel Terhadap Hudson-Odoi?
- Arsenal Akan Manfaatkan Bellerin untuk Comot Bek Barcelona Ini
- Mino Raiola: Memangnya Manchester United Bisa Terganggu karena Saya?
- Sungguh, Kai Havertz Membuat Chelsea Rugi Besar!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
3 Opsi Kiper Cadangan yang Sedang Dipertimbangkan Barcelona
Liga Spanyol 22 April 2026, 16:01
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Bali United 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:20
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persebaya 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:08
-
Presiden Real Madrid Pasang Badan untuk Vinicius Junior di Tengah Kritik
Liga Spanyol 22 April 2026, 18:45
-
Chivu Buka Peluang Rotasi Kiper Inter Milan untuk Final Coppa Italia
Liga Italia 22 April 2026, 18:21
-
Juventus Pasang Harga Teun Koopmeiners Usai Dilirik Manchester United
Liga Italia 22 April 2026, 17:48
-
Para Penyerang Chelsea Tumpul, Harapan ke Liga Champions Kian Semu
Liga Inggris 22 April 2026, 17:36
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37












