Mesut Ozil Musim 2015/2016: Ketika Sang Raja Assist Berjaya
Asad Arifin | 30 Maret 2020 08:15
Bola.net - Nama Mesut Ozil mungkin kini memiliki konotasi yang negatif di kalangan fans Arsenal. Sebab, dengan gajinya yang begitu besar, Mesut Ozil dianggap tak memberikan kontribusi sesuai dengan yang diharapkan.
Hingga pekan ke-29 Premier League musim 2019/2020, Mesut Ozil memang belum mampu tampil meyakinkan. Sebelum kompetisi dihentikan karena virus corona, Mesut Ozil hanya mampu mencatatkan 18 kali penampilan.
Mesut Ozil bahkan sempat menjadi penghuni bangku cadangan pada awal musim, ketika Arsenal masih dilatih Unai Emery. Sejauh ini, Mesut Ozil baru mencetak satu gol dan dua assist.
Namun, siapa sangka jika di masa lalu Mesut Ozil pernah menjadi pemain paling menentukan bagi Arsenal. Momen itu terjadi pada musim 2015/2016, ketika Mesut Ozil menjadi raja assist.
Bergabungnya Mesut Ozil ke Arsenal
Nama Mesut Ozil mencuat di Piala Dunia 2010 bersama timnas Jerman. Dia tampil gemilang sebagai playmaker Der Panzer. Jose Mourinho kemudian memboyongnya ke Real Madrid, bersama Sami Khedira yang juga pilar timnas Jerman.
Real Madrid harus membayar 18 juta euro untuk membeli Mesut Ozil dari Werder Bremen. Mesut Ozil pun segera menjadi pemain penting di Real Madrid. Pada musim pertama di Real Madrid, dia mencetak enam gol dan 17 assist di La Liga.
Mesut Ozil turut memberikan satu gelar juara La Liga untuk Real Madrid sebelum pindah pada 2013. Klub tujuan pemain yang pernah membela Schalke tersebut adalah Arsenal.
Arsene Wenger berperan penting pada proses transfer Mesut Ozil. Konon, Arsene Wenger menjadi alasan mengapa Mesut Ozil menerima pinangan Arsenal. Mesut Ozil ditransfer dengan harga 50 juta euro.
Mesut Ozil menjadi pemain keempat paling mahal dalam sejarah Arsenal, di bawah Nicolas Pepe, Pierre-Emerick Aubameyang, dan Alexander Lacazette.
Musim Terbaik Mesut Ozil di Arsenal
Arsene Wenger dikenal 'pelit' di bursa transfer. Namun, dia tidak ragu mengeluarkan dana besar untuk membawa Mesut Ozil ke Stadion Emirates. Tentu Wenger punya pertimbangan yang sangat matang dan itu dibuktikan Mesut Ozil dengan baik.
Pada musim pertamanya bersama Arsenal, musim 2013/2014, dia mampu mencetak sembilan gol dan 13 assist di Premier League.
Namun, musim terbaik Mesut Ozil baru terjadi dua tahun kemudian. Tepatnya pada musim 2015/2016. Saat itu, dia benar-benar menjadi raja assist bagi Arsenal. Dia mampu mencatatkan enam gol dan 19 assist di Premier League.
Catatan Mesut Ozil hanya kalah dari Thierry Henry yang mampu membuat 20 assist pada musim 2002/2003.
Mesut Ozil punya catatan unik atas performa apiknya pada musim 2015/2016. Pemain yang kini berusia 31 tahun mampu membuat tujuh assist secara beruntun. Sejauh ini, itu adalah rekor assist beruntun paling panjang di Premier League.
Musim 2015/2016 adalah musim terbaik Mesut Ozil. Setelah itu, performanya mulai menurun.
Sumber: Squawka
Baca Ini Juga:
Chelsea Belum Menyerah Kejar Penyerang Napoli, Dries Mertens
Manchester United Pede Daratkan Saul Niguez, Calon Pengganti Pogba?
Premier League Pertimbangkan Sistem Mirip Piala Dunia, Lima Laga Perhari
Ferdinand Melihat Ada Kesamaan Antara Timnas Inggris dan Spanyol, Apa Itu?
Kata Siapa Juan Mata 'Slek' dengan Jose Mourinho? Nyatanya Tidak!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
Liga Inggris 6 September 2026, 22:23
-
Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
Liga Inggris 6 September 2026, 22:01
-
Tempat Menonton Arsenal vs Chelsea di Premier League, 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 21:15
-
Link Streaming Arsenal vs Chelsea 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 20:00
-
Link Streaming Everton vs Manchester United, Minggu 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 18:30
LATEST UPDATE
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:30
-
Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:18
-
Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 22:48
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
Liga Inggris 6 September 2026, 22:23
-
Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
Liga Inggris 6 September 2026, 22:01
-
Inter Milan Resmi Perpanjang Kontrak Pio Esposito hingga 2032
Liga Italia 6 September 2026, 21:41
-
Curtis Jones Ungkap Alasan Sebenarnya Tinggalkan Liverpool demi Inter Milan
Liga Italia 6 September 2026, 21:30
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

