Mikel Arteta Sengaja Bikin Arsenal Kesulitan di Pramusim, Ini Alasannya
Aga Deta | 12 September 2026 03:59
Bola.net - Mikel Arteta mengungkap cara unik yang dilakukan Arsenal untuk menghadapi berbagai situasi tak terduga sepanjang musim. Pelatih asal Spanyol itu bahkan sengaja menciptakan kondisi sulit selama pramusim agar para pemain terbiasa menghadapi kekacauan.
Arsenal kembali menghadapi situasi tersebut saat perjalanan menuju Naples untuk menjalani pertandingan Liga Champions. Masalah teknis yang melanda sejumlah bandara di London membuat penerbangan Arsenal ke Italia tertunda sebelum mereka akhirnya tetap meraih kemenangan 1-0 atas Napoli.
Arteta mengaku tidak ingin para pemain dan staf panik ketika menghadapi gangguan di tengah perjalanan. Karena itu, ia mencoba menghadirkan berbagai situasi tidak nyaman sejak pramusim agar skuad belajar beradaptasi dengan perubahan.
Arsenal sejauh ini tampil sempurna dengan memenangkan lima pertandingan yang sudah dimainkan musim ini. Berikutnya, The Gunners akan menghadapi Sunderland di Stadium of Light pada Sabtu.
Arteta Sengaja Ciptakan Situasi Sulit di Pramusim

Arteta dikenal memiliki metode yang tidak biasa dalam mempersiapkan skuad Arsenal. Ia sengaja menghadirkan sejumlah gangguan agar pemain tidak kaget ketika menghadapi masalah serupa dalam perjalanan maupun menjelang pertandingan.
Menurut Arteta, situasi seperti penerbangan tertunda, perubahan rutinitas, atau keterlambatan perjalanan merupakan bagian dari kemungkinan yang harus dihadapi sebuah tim. Pemain dituntut untuk tetap tenang dan mencari cara terbaik untuk memanfaatkan waktu yang tersedia.
"Saya menyukai tantangan seperti itu dan mencoba menciptakannya pada pramusim sehingga ketika hal itu terjadi, kami sudah mengalaminya dan siap menghadapinya," kata Arteta.
"Jadi, tiba di stadion sangat terlambat, mengubah rutinitas dan tiba-tiba para pemain harus melakukan sesuatu yang lain. Itu bisa terjadi, Anda bisa ketinggalan pesawat, kereta bisa terlambat, lalu lintas bisa sangat padat, dan saya tidak ingin para pemain serta staf panik ketika itu terjadi, jadi beradaptasilah," lanjut Arteta.
Arteta Ajarkan Arsenal untuk Tidak Panik

Arteta ingin pemain Arsenal melihat gangguan sebagai sesuatu yang harus dihadapi, bukan dijadikan alasan. Ketika perjalanan tertunda, misalnya, waktu tambahan di pesawat dapat dimanfaatkan untuk beraktivitas bersama, beristirahat, atau melakukan hal lain yang berguna.
Pendekatan tersebut bertujuan membuat skuad lebih siap menghadapi situasi yang berbeda dari rencana awal. Arteta menilai kemampuan beradaptasi sangat penting agar masalah di luar lapangan tidak memengaruhi persiapan tim.
"Oke, kami punya dua atau tiga jam lagi di pesawat, beradaptasilah. Bagaimana kami bisa memanfaatkannya?," ujar Arteta
"Bermain bersama, menghabiskan waktu bersama, tidur, manfaatkan itu, tetapi tentu saja jangan mengeluh dan menjadikannya alasan karena itu sama sekali tidak membantu," imbuhnya.
Arteta Ungkap Cara Arsenal Beradaptasi dengan Kekacauan

Arteta kemudian mengungkap sejumlah contoh lain yang sengaja dilakukan Arsenal dalam persiapan pramusim. Timnya pernah mengubah waktu makan dan transportasi hingga membuat kondisi ruang ganti lebih menantang.
Berbagai perubahan tersebut dirancang untuk membiasakan pemain dengan situasi yang tidak ideal. Arteta ingin skuad mampu beradaptasi ketika menghadapi kondisi berbeda pada hari pertandingan.
"Menunda waktu makan, menunda transportasi, mengambil rute yang berbeda, kami sudah melakukan banyak hal. Membuat ruang ganti lebih panas, lebih menantang, mengurangi jumlah tempat tidur, hal-hal seperti itu karena kami harus beradaptasi dengan konteks yang berbeda," ungkap Arteta.
"Kami mencoba mengantisipasinya dan menciptakan kondisi terbaik yang memungkinkan, tetapi ketika tidak ada lagi unsur kejutan atau tekanan pada hari pertandingan, itu juga penting," pungkas Arteta.
Sumber: ESPN
Klasemen Premier League
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Unai Emery Tutup Pintu untuk Gabung Manchester United
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 14:52
-
Michael Carrick Pimpin Sesi Latihan MU Hari Ini, Gak Jadi Dipecat?
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 14:42
-
Mikel Arteta Ingatkan Arsenal, Fleetwood Town Bisa Jadi Ancaman di Carabao Cup
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 14:22
-
Michael Carrick Selamat dari Pemecatan, Manchester United Masih Beri Kesempatan
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 13:42
-
Thomas Tuchel Kirim Pesan untuk Harry Kane usai Raih Ballon d'Or 2026
Liga Champions 27 Oktober 2026, 13:02
LATEST UPDATE
-
Sisi Versatile Rizky Ridho yang Dioptimalkan Shin Tae-yong
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:30
-
Hasil BRI Super League: Kartu Merah Warnai Kemenangan Borneo FC atas PSS
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 17:30
-
BRI Kepanjen Salurkan KUR Rp496 Miliar kepada 10 Ribu Nasabah, Dorong UMKM Naik Kelas
News 27 Oktober 2026, 17:27
-
Ini Satu Hal yang Buat Lamine Yamal Kalah dari Harry Kane dalam Ballon d'Or 2026
Liga Champions 27 Oktober 2026, 15:49
-
Barcelona Lewatkan Kesempatan Rekrut Bomber Tajam Club Brugge, Kini Menyesal?
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 15:42
-
Christian Pulisic Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan hingga 2031
Liga Italia 27 Oktober 2026, 15:02
-
Pedas! Gary Neville Tuding Bruno Fernandes Sebagai 'Pengkhianat'
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 14:55
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







