Mourinho: Kepergian Sir Alex Buat MU Tak Stabil
Rero Rivaldi | 20 Maret 2017 08:10
Bola.net - - Jose Mourinho mengatakan masih ada banyak PR yang harus diselesaikan Manchester United jika mereka ingin mengulang kembali era kejayaan seperti ketika ditangani oleh Sir Alex Ferguson.
Sejak pria Skotlandia itu pergi dari Old Trafford, Mourinho telah menjadi manajer ke-3 yang ditunjuk oleh klub Inggris, dalam era di mana mereka hanya mampu memenangkan masing-masing dua Community Shield, serta satu Piala FA dan Piala Liga.
Selain itu, klub juga beberapa kali membeli pemain dengan harga mahal, namun mereka gagal menunjukkan performa seperti yang diharapkan. Kasus ini terjadi pada nama-nama seperti Angel di Maria dan Memphis Depay.
Mourinho pun mengatakan di SIC: Saya kira klub ini terbiasa meraih kemenangan dan sukses, mungkin mereka tidak sadar bahwa klub lain terus berkembang, bahkan di era Sir Alex di tahun terakhirnya.
Premier League menciptakan kondisi di mana klub lain menjadi kuat secara finansial dan hal itu benar-benar mengubah liga. United mengalami banyak hal dalam waktu yang sama.
Kepergian Sir Alex, sosok yang unik dan lebih dari sekedar manajer, perubahan kekuatan di Premier League, dan periode kehilangan stabilitas di Old Trafford, tiga manajer dalam tiga tahun jika anda menghitung Ryan Giggs. Ini adalah periode di mana ada banyak instabilitas, dan juga rasa tidak yakin dari para fans.
United baru saja menang 3-1 atas Middlesbrough untuk mempertahankan asa mereka finish di posisi empat besar di akhir musim.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gercep, MU Lagi Nego Tipis-tipis dengan Pelatih asal Italia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:52
-
Arsenal Tikung Manchester United untuk Bek Tangguh Inter Milan Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:41
-
AS Roma Pastikan Batal Rekrut Joshua Zirkzee dari MU
Liga Italia 20 Januari 2026, 15:30
-
Pemain Timnas Portugal Ini Jadi Pembelian Pertama Michael Carrick di MU?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:17
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





