Musim Penuh Luka West Ham: Sudah Siap Jatuh ke Jurang Degradasi?

Asad Arifin | 18 Mei 2026 11:45
Musim Penuh Luka West Ham: Sudah Siap Jatuh ke Jurang Degradasi?
Callum Wilson mencetak gol yang kemudian dianulir dalam laga West Ham vs Arsenal, Minggu (10/5/2026). (c) AP Photo/Ian Walton

Bola.net - West Ham kini benar-benar berada di ujung jurang degradasi Premier League 2025/2026. Kekalahan 1-3 dari Newcastle United pada pekan ke-37 membuat The Hammers harus bersiap menghadapi kemungkinan terburuk.

Hasil di St. James' Park membuat West Ham tertahan di peringkat ke-18 dengan 36 poin. Mereka tertinggal dua angka dari Tottenham yang berada di zona aman dan masih memiliki dua pertandingan tersisa.

Advertisement

Situasi itu membuat nasib West Ham tidak lagi sepenuhnya berada di tangan mereka sendiri. The Hammers kini bergantung pada hasil tim lain sambil berharap mampu menang pada laga terakhir musim ini.

Musim yang awalnya dipenuhi harapan perlahan berubah menjadi mimpi buruk berkepanjangan. Pergantian pelatih, inkonsistensi performa, dan kegagalan menemukan identitas permainan membuat West Ham kini berada di ambang kehancuran.

1 dari 4 halaman

Kekalahan dari Newcastle Jadi Alarm Besar

Kekalahan dari Newcastle Jadi Alarm Besar

Selebrasi pemain West Ham, Jarrod Bowen bersama rekan setimnya usai mencetak gol ke gawang Chelsea, 31 Januari 2026 lalu. (c) AP Photo/Alastair Grant

West Ham sebenarnya masih punya peluang bertahan setelah memasuki pekan ke-37. Namun, kekalahan 1-3 dari Newcastle membuat tekanan terhadap skuad dan staf pelatih meningkat drastis.

Kini, West Ham membutuhkan Chelsea untuk mengalahkan Tottenham pada laga berikutnya agar peluang bertahan tetap terbuka hingga pekan terakhir. Jika Spurs meraih kemenangan dalam satu dari dua laga sisa mereka, West Ham dipastikan turun kasta.

Situasi semakin sulit karena selisih gol Tottenham jauh lebih baik dibanding West Ham. Bahkan hasil imbang saja hampir cukup bagi Spurs untuk mengamankan posisi mereka di Premier League musim depan.

West Ham juga wajib menang lawan Leeds United pada pekan terakhir jika ingin menjaga asa bertahan hidup. Setelah itu, mereka masih harus berharap Everton mampu mengalahkan Tottenham demi membuka jalan keselamatan.

2 dari 4 halaman

Awal Kehancuran West Ham Sejak Era Moyes Berakhir

Awal Kehancuran West Ham Sejak Era Moyes Berakhir

Pelatih Everton, David Moyes. (c) AP Photo/Dave Shopland

Kemerosotan West Ham sebenarnya sudah dimulai sejak kepergian David Moyes pada tahun 2024. Klub memilih arah baru dengan gaya bermain lebih menyerang, tetapi keputusan itu justru membawa ketidakstabilan.

Pada dua periode kepelatihannya, Moyes mampu memenangkan 112 dari 261 pertandingan bersama West Ham. Ia juga membawa klub meraih trofi Eropa dan beberapa kali bersaing di papan atas klasemen.

Setelah Moyes pergi, West Ham kesulitan menemukan sosok yang mampu menjaga identitas tim. Julen Lopetegui hanya bertahan enam bulan sebelum akhirnya digantikan Graham Potter yang juga gagal memenuhi ekspektasi.

Nuno Espirito Santo kemudian datang pada September dengan harapan membangkitkan tim. Akan tetapi, tugas berat langsung terlihat setelah West Ham hanya meraih tiga poin dari lima laga awal sebelum rentetan kekalahan mulai menghancurkan musim mereka.

3 dari 4 halaman

Rentetan Buruk yang Menyeret West Ham ke Jurang

Rentetan Buruk yang Menyeret West Ham ke Jurang

Pemain Chelsea Joao Pedro (kiri) mencetak gol pada laga Premier League/Liga Inggris antara Chelsea vs West Ham di London, Sabtu, 31 Januari 2026 (c) AP Photo/Alastair Grant

West Ham sempat memberi harapan ketika meraih dua kemenangan beruntun pada November. Namun, momentum itu tidak bertahan lama karena mereka kemudian melewati 10 pertandingan tanpa kemenangan dari November hingga Januari.

Performa buruk itu membuat mental tim terus menurun. Tekanan semakin besar karena mereka gagal tampil konsisten saat menghadapi tim-tim pesaing di papan bawah.

The Hammers sempat bangkit lewat tiga kemenangan dalam empat pertandingan melawan Tottenham, Sunderland, dan Burnley. Hasil tersebut sempat membuka harapan baru untuk keluar dari zona degradasi.

Namun, hanya tiga kemenangan dalam 12 laga terakhir membuat West Ham kembali terpuruk. Kini, dengan satu pertandingan tersisa, klub asal London itu berada sangat dekat dengan salah satu degradasi paling menyakitkan dalam sejarah modern mereka.

LATEST UPDATE