Musim Terbaik Liverpool, Tapi Menyakitkan untuk Joe Gomez
Yaumil Azis | 17 Mei 2019 04:40
Bola.net - - Menjadi runner-up Premier League serta finalis Liga Champions sudah cukup untuk menggambarkan torehan apik Liverpool pada musim ini. Namun ada satu pemain yang justru kesulitan untuk merasa gembira di tengah-tengah pencapaian apik itu, yakni Joe Gomez.
Joe Gomez memulai perjalanannya di musim ini dengan cukup baik. Dikarenakan Dejan Lovren harus menepi cukup lama, ia mendapat kesempatan untuk berduet dengan Virgil van Dijk di lini belakang Liverpool dan berhasil menunaikan tugasnya.
Pemain asal Inggris itu juga multifungsi. Menjadi seorang bek sentral bukanlah satu-satunya keahliannya. Terkadang, ia bisa ditempatkan di sisi kanan pertahanan jika rekan satu timnya, Trent Alexander-Arnold, berhalangan tampil.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Berat untuk Joe Gomez
Namun malang nasibnya, ia mengalami cedera parah pada bulan Desember 2018 lalu. Menurut perkiraan, ia hanya perlu menepi selama enam pekan saja. Tapi cederanya tak kunjung sembuh hingga dirinya baru bisa kembali merumput pada pertengahan April kemarin.
Masa-masa itu terasa berat untuk Joe Gomez. Bukan hanya karena cederanya yang kunjung sembuh, tapi juga kenyataan bahwa dirinya harus menyaksikan para pemain Liverpool lain tampil apik dari layar kaca saja.
"Seberapa besarnya itu [cedera] memengaruhi seorang pesepakbola mungkin sedikit disepelekan. Mungkin anda tengah mengalami cedera dan hanya menyaksikan mereka, tapi itu menyakitkan - terutama di tahun yang cukup bersejarah seperti ini," tutur Joe Gomez di situs resmi klub.
"Melihat sebagian besar dari laga-laga itu, setelah merasakan sedikit di awal, sangatlah sulit untuk diterima," lanjutnya.
Joe Gomez Sudah Bangkit
Tapi Joe Gomez sadar bahwa dirinya tak bisa selamanya tenggelam dalam lautan penderitaan. Meski baru kembali jelang kompetisi berakhir, di mana skuat sudah menemukan bentuk terbaiknya, ia merasa senang masih bisa diberi kesempatan untuk terlibat.
"Tentu saja rasanya menyenangkan bisa melewati masa-masa itu dan sedikit dilibatkan pada akhir kompetisi," tambahnya.
"Sekarang kami harus beranjak dan ada laga besar menang. Ada banyak masa naik dan turun, tapi itu semua adalah lekukan untuk belajar," tandasnya.
Bersiap Hadapi Tottenham
Liverpool sukses menutup perjalanannya di Premier League dengan kemenangan 2-0 atas Wolverhampton pada akhir pekan kemarin. Saat ini, tim asuhan Jurgen Klopp itu tengah bersiap untuk melakoni laga final Liga Champions dengan Tottenham sebagai lawannya.
Baca Juga:
- Persiapan Terjun ke UEFA Nations League, Inggris Panggil 27 Pemain
- Joe Gomez: Menang UCL Harga Mati untuk Liverpool!
- Nyanyikan Chants Tidak Pantas pada Liverpool, Man City Tak Dihukum FA
- Suporter Liverpool dan Tottenham Bersatu Desak Sponsor Kembalikan Tiket UCL
- Liverpool Tolak Pendekatan PSG untuk Roberto Firmino
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Krisis Memanas, Tottenham Bisa Jadi Favorit Kena Degradasi!
Liga Inggris 7 Maret 2026, 14:34
-
Beratnya Jadi Man United, Sudah Masuk 3 Besar pun Masih Dikritik Keras
Liga Inggris 7 Maret 2026, 11:35
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Athletic Bilbao vs Barcelona: Lamine Yamal
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:05
-
Kalah dari Chelsea, Wrexham Sesalkan Kartu Merah di Penghujung Laga
Liga Inggris 8 Maret 2026, 04:11
-
Man of the Match Wrexham vs Chelsea: Alejandro Garnacho
Liga Inggris 8 Maret 2026, 03:48
-
Kontingen Belanda Bikin Nyaman Ryan Gravenberch di Liverpool, Tapi...
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:41
-
Usai Mansfield Town, Arsenal Alihkan Fokus ke Bayer Leverkusen
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:37
-
Mikel Arteta akui Mansfield Buat Arsenal Menderita
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:27
-
Maarten Paes Starter, Ajax Kalah Telak dari Groningen
Liga Eropa Lain 8 Maret 2026, 00:30
-
Tempat Menonton Newcastle vs Man City: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:55














