Nani Kisahkan Pengalamannya Pahitnya Bareng Giggs Kena Semprot Sir Alex Ferguson di MU
Dimas Ardi Prasetya | 19 Mei 2020 20:50
Bola.net - Eks winger Manchester United Nani mengaku ia dan Ryan Giggs pernah disemprot oleh Sir Alex Ferguson gara-gara masalah penalti.
Nani mulai membela United sejak tahun 2007. Pemain asal Portugal ini membela Setan Merah selama delapan tahun.
Selama di MU, ia pernah mencicip sejumlah gelar juara. Di antaranya empat gelar Premier League dan satu trofi Liga Champions.
Ia meninggalkan United pada tahun 2015 untuk gabung Fenerbahce. Selama bermukim di Old Trafford, ia mencatatkan 230 penampilan di semua ajang kompetisi.
Tetangga Sir Alex Ferguson
Nani mengaku ia punya hubungan yang dekat dengan Sir Alex Ferguson. Utamanya setelah ia bisa berbahasa Inggris.
Selain itu rumah mereka juga berdekatan alias tetanggaan. Jadi Nani pun kerap memberikan tumpangan pada manajer asal Skotlandia tersebut. Termasuk ketika United harus bertandang ke London untuk menghadapi laga lawan Fulham pada tahun 2010 silam.
"Ia tetangga saya dan kami dulu biasa pergi ke London dengan kereta. Istrinya atau keluarganya dulu meninggalkannya di stasiun kereta api sehingga dalam perjalanan kembali ia tidak punya sopir untuk membawanya, jadi ia mencari seseorang yang tinggal di dekatnya untuk memberinya tumpangan," ungkapnya pada Sky Sports.
"Jadi saya berkata, 'OK bos, saya akan membawa Anda pulang!'" sambung Nani.
Penalti yang Gagal
Di laga antara Fulham vs Manchester United itu, Setan Merah mendapatkan hadiah penalti. Penalti itu krusial bagi MU karena akan bisa membuat mereka memetik tiga poin.
United unggul 2-1 sebelum mendapatkan penalti itu. Nani kemudian mengambil tendangan dari titik 12 pas tersebut dan gagal. Parahnya, Fulham kemudian bisa menyamakan kedudukan melalui Brede Hangeland dan laga berakhir imbang.
"Tapi hari di mana saya membawanya pulang setelah pertandingan tandang melawan Fulham, dan saya berada di bangku cadangan," kenangnya.
"Saya bermain luar biasa dengan penuh kepercayaan diri. Kami memenangkan penalti dan harusnya Ryan Giggs yang mengambil penalti. Saya merasa percaya diri dan Giggs tidak mengatakan apa-apa. Saya mengambil penalti itu dan saya gagal," ujarnya.
"Penalti seharusnya membuat kami unggul 3-2. Kami akan kembali ke rumah hari itu dan saya berkata, 'Bos, saya bisa membawa Anda pulang'. Saya mengantarnya pulang dan ia tidak berbicara dengan saya di mobil!"
Disemprot di Ruang Ganti
Namun sebelum pulang itu, Nani mengaku ia mendapatkan pengalaman pahit. Ia disemprot oleh Sir Alex Ferguson.
Sang manajer marah karena Nani menyerobot penalti itu dan gagal. Ferguson juga ikut memarahi Ryan Giggs karena membiarkan Nani merebut jatah penaltinya.
"Di ruang ganti, ia membunuh saya! Ia berkata, 'Nani, kamu pikir kamu siapa siapa? Siapa yang memberimu izin untuk mengambil penalti ?! Ryan!'"
"Dan kemudian ia membunuh Ryan Giggs, karena ia berkata, 'Ryan, mengapa kamu membiarkannya mengambil penalti!' Ryan berkata, "Ia mengambil bola dan saya membiarkannya."
"Ya Tuhan, hari itu luar biasa. Saya mengantarnya pulang dan saya merasa sangat tidak nyaman dalam perjalanan pulang," pungkas Nani.
(sky sports)
Baca Juga:
- Pengalaman Nani di MU: Sempat Ketakutan Dilatih Sir Alex Ferguson
- Maldini, Ronaldinho, Zidane, dan Bintang-bintang yang Gagal Direkrut MU
- Kenapa Pique Hengkang dari MU? Ronney Punya Jawabannya
- 6 Tim Juara di Era Premier League, Manchester United Tak Tertandingi
- Seruan Van Persie: Jangan Salahkan Moyes Atas Menurunnya Prestasi MU
- Cara Sir Alex Ferguson Memotivasi Strikernya Agar Tetap Haus Gol
- Di Mana Mereka Sekarang? Starting XI MU Pada Laga Terakhir Sir Alex Ferguson di Old Trafford
- Mengenang Free-kick Indah David Beckham ke Gawang Everton, Persembahan Terakhir untuk MU
- Mengenang 'Hairdryer Treatment' Sir Alex Ferguson yang Mengerikan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Man City vs Newcastle: Nico OReilly
Liga Inggris 22 Februari 2026, 06:45
-
Jelang Arsenal Lawan Tottenham, Pesan Bukayo Saka ke Skuad The Gunners Diingat Lagi!
Liga Inggris 22 Februari 2026, 06:00
-
Arsenal Tersandung dan Dituding Kena Mental, Arteta Membantah!
Liga Inggris 22 Februari 2026, 05:30
-
Hasil Man City vs Newcastle: City Pepet Arsenal Berkat Nico OReilly
Liga Inggris 22 Februari 2026, 05:24
LATEST UPDATE
-
5 Fakta Spektakuler di Balik Podium Aldi Satya Mahendra di WorldSSP Australia 2026
Otomotif 22 Februari 2026, 12:14
-
Aldi Satya Mahendra Masuk Top 5 Klasemen WorldSSP 2026 Usai Podium di Race 2 Seri Australia
Otomotif 22 Februari 2026, 11:35
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSSP 2026
Otomotif 22 Februari 2026, 11:20
-
Bekuk Lecce, Inter Milan Kian Percaya Diri untuk Hadapi Bodo/Glimt
Liga Italia 22 Februari 2026, 11:08
-
Juventus Tumbang Lawan Como, Begini Kata Luciano Spalletti
Liga Italia 22 Februari 2026, 10:55
-
Tottenham vs Arsenal: Ini 4 Alasan Spurs Bisa Jegal The Gunners di Derby London Utara
Liga Inggris 22 Februari 2026, 10:47
-
Tidak Cari-cari Alasan, Arbeloa akui Real Madrid Layak Kalah dari Osasuna
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 10:28
-
Kalah dari Osasuna, Alvaro Arbeloa Yakin Real Madrid Masih Bisa Juara La Liga
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 10:04
-
Terpeleset Lagi, Liam Rosenior Sebut Chelsea Harus Segera Berbenah
Liga Inggris 22 Februari 2026, 09:52
-
Chelsea Gagal Menang Lawan Burnley karena Blunder Pemain Sendiri
Liga Inggris 22 Februari 2026, 09:41
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 22 Februari 2026, 09:32
-
James Milner Ukir Sejarah, Pecahkan Rekor Penampilan di Premier League
Liga Inggris 22 Februari 2026, 09:28
-
Hasil Superpole Race WorldSBK Australia 2026: Nicolo Bulega Menang Lagi, Ungguli Duet Bimota
Otomotif 22 Februari 2026, 09:23
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


