Newcastle vs Man United: Kok Bisa Kalah Dari Tim yang Kena Kartu Merah Sejak Babak Pertama?

Dimas Ardi Prasetya | 5 Maret 2026 09:30
Newcastle vs Man United: Kok Bisa Kalah Dari Tim yang Kena Kartu Merah Sejak Babak Pertama?
Pemain Manchester United, Harry Maguire (kiri), dan pemain Newcastle United, Harvey Barnes, beraksi dalam laga Premier League, Kamis (5/3/2026) dini hari WIB. (c) Owen Humphreys/PA via AP

Bola.net - Manchester United menelan kekalahan ketika bertamu ke markas Newcastle di pekan ke-29 Liga Inggris 2025/2026 di St James’ Park, Kamis (05/03/2026).

Pertandingan Newcastle vs Man United ini berjalan dengan sengit. Kedua tim sama-sama saling serang dan menghasilkan beberapa peluang.

Advertisement

MU kemudian berada di atas angin karena Jacob Ramsey dikartu merah pada menit 45+1 setelah menerima kartu kuning keduanya di laga tersebut. Namun justru Newcastle yang bisa mencetak gol pada menit 45+6 melalui eksekusi penalti, Anthony Gordon.

Man United bisa langsung menyamakan skor tiga menit berselang melalui gol Casemiro. Akan tetapi meski bermain dengan 10 pemain, Newcastle bisa menyegel kemenangan dengan skor 2-1 berkat gol William Osula pada menit ke-90.

1 dari 4 halaman

Kekalahan yang Bikin Heran Suporter Manchester United

Kekalahan yang Bikin Heran Suporter Manchester United

Pemain Newcastle United, Kieran Trippier (kiri), melanggar penyerang Manchester United, Matheus Cunha, dalam pertandingan Premier League, Kamis (5/3/2026) dini hari WIB. (c) Owen Humphreys/PA via AP

Hasil negatif itu langsung disambut reaksi netizen, khususnya fans Manchester United sendiri. Mereka heran mengapa tim jagoannya bisa kalah melawan Newcastle yang bermain dengan 10 orang saja.

Hal tersebut disampaikan oleh akun X @1206Devisjim. “Kamu kalah dari tim yang mendapat kartu merah sejak babak pertama?????"

Ada juga yang menyesalkan langkah Michael Carrick 'meniru’ langkah Ruben Amorim. “Kebodohan Amorim diambil juga sama Carrick, keok sama klub papan bawah-10 pemain. (Bryan) Mbeumo ga perform dipajang mulu, percaya (Leny) Yoro trus, (Matheus) Cunha kebanyakan atraksi, subs yg super duper wadidaw masukin scam player kyk (Diogo) dalot, (Manuel) Ugarte, (Tyrell) Malacia... Maen seminggu sekali ga ngurangin bodaknya,” tulis akun @Vil_Mckagan.

Kemudian akun @SakasticBET mengaku sangat kecewa, khususnya terhadap cara MU mengontrol jalannya laga. “SAYA SANGAT MARAH! Manajemen laga yang buruk, performa yang buruk!”

Ada juga yang menyoroti tak berdayanya Man United menghadapi tim yang hanya bermain dengan 10 pemain. Parahnya hal tersebut tak terjadi sekali saja.

“Bagaimana saya menjelaskan kepada anak-anak saya ketika mereka dewasa nanti bahwa Manchester United kalah dua kali saat bermain dengan 10 pemain dalam musim yang sama??? Mengecewakan,” tulis akun @United_flow8.

Lalu, ada juga yang mengatakan laga tersebut layak jadi penilaian bahwa Michael Carrick tak layak dipermanenkan di MU. “Carrick seharusnya tidak mendapatkan peran permanen hanya untuk pertandingan ini saja,” tulis akun @MayankUTD.

2 dari 4 halaman

Masa Bulan Madu MU Bersama Carrick Berakhir

Masa Bulan Madu MU Bersama Carrick Berakhir

Pelatih Manchester United, Michael Carrick, memantau jalannya pertandingan dari sisi lapangan saat menghadapi Crystal Palace, Minggu (1/3/2026). (c) AP Photo/Dave Thompson

Hasil ini memastikan satu hal. Masa bulan madu Manchester United bersama Michael Carrick telah berakhir.

Sebelumnya, Man United langsung mengalami lonjakan performa bersama pelatih berusia 44 tahun tersebut. Di laga debutnya, ia mengantarkan MU mengalahkan Manchester City 2-0.

Dilanjutkan kemudian dengan kemenangan dramatis 3-2 melawan rival lainnya yakni Arsenal. Man United kemudian menang lawan Fulham dan Tottenham sebelum akhirnya ditahan imbang West Ham 1-1.

Man United kemudian kembali ke jalur kemenangan dengan mengalahkan Everton 1-0. Skuad MU lantas mengalahkan Crystal Palace 2-1 sebelum akhirnya terpeleset di markas Newcastle.

3 dari 4 halaman

Kekalahan yang Menyakitkan

Kekalahan yang Menyakitkan

Pelatih Manchester United, Michael Carrick usai laga melawan Everton di lanjutan Liga Inggris, 24 Februari 2026. (c) AP Photo/Ian Hodgson

Manajer Interim Manchester United, Michael Carrick, tampak terpukul dengan kekalahan tersebut. Ia merasa sangat kecewa atas kekalahan tersebut.

Hasil tersebut berada di luar perkiraan Carrick. Sebab ia melihat timnya dalam kondisi yang bagus untuk mengalahkan Newcastle.

"Kami sangat kecewa," kata Carrick. "Ini menyakitkan,” imbuh Carrick, dikutip dari BBC.

"Kami datang ke sini dalam kondisi baik. Hasilnya sangat mengecewakan. Tidak ada keraguan tentang itu,” tegasnya.

Carrick kini harus meminta anak-anak asuhnya segera fokus ke laga berikutnya. Sebab mereka bakal menghadapi lawan berat lainnya yakni Aston Villa pada 15 Maret 2026 mendatang di Old Trafford.

LATEST UPDATE