Ngeri! Guardiola Naikkan Jumlah Denda Bagi Skuat City
Dimas Ardi Prasetya | 15 Agustus 2018 18:55
- Manajer Manchester City Josep Guardiola dikabarkan menaikkan jumlah denda bagi para pemainnya agar mereka tetap disiplin dan tak bandel di musim 2018-19 ini.
Guardiola di musim perdananya di Inggris menjalani masa-masa yang cukup sulit. Ia gagal membawa timnya meraih trofi juara.
Manajer berusia 47 tahun itu langsung membayar lunas kegagalannya pada musim lalu. Ia bekerja keras untuk memoles City agar tampil lebih baik.
Hasilnya City bisa keluar sebagai juara liga plus EFL Cup. The Citizen bahkan tampil dominan di sepanjang musim di liga dan cuma kalah dua kali saja.
Tantangan Baru

Sekarang tantangan baru dihadapkan pada manajer asal Spanyol itu. Ia harus bisa mempertahankan gelar juara musim lalu.
Tantangan lainnya adalah ia harus menjaga mentalitas Benjamin Mendy dan kawan-kawan. Mereka tak boleh sampai merasa puas diri.
Tantangan itu sendiri terbukti sangat sulit. Sejak musim 2009-2010, belum ada tim yang bisa juara liga dua kali beruntun.
Denda Besar

Tantangan itu dijawab oleh Guardiola dengan berusaha mempertahankan kedisiplinan anak-anak asuhnya. Caranya dengan menerapkan denda yang besar.
Para pemain tak boleh melanggar aturan yang telah ditetapkannya. Jika mereka melanggarnya mereka akan didenda dengan menerapkan jumlah persen tertentu dari gaji pemain itu.
Jadi jumlah denda antar pemain akan berbeda, sesuai besaran gaji mereka di klub. Makin besar gajinya maka makin besar pula dendanya.
Salah satu hal yang bisa berbuah denda adalah soal ketepatan waktu. Jika ada pemain yang terlambar hadir pada suatu acara, maka siap-siap saja setor dana ke bendahara klub.
Video Pilihan

Berita video momen three point shot memukau pemain timnas basket putra Indonesia, Andakara Prastawa, saat berhadapan dengan Korea Selatan pada Asian Games 2018.
(sm/dim)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 27 Februari 2026, 16:52
-
Boros Tanpa Hasil, 5 Kesalahan Transfer Terbesar Manchester United
Editorial 27 Februari 2026, 16:12
-
Marc Guiu Tak Menyerah di Chelsea Meski Minim Menit Bermain
Liga Inggris 27 Februari 2026, 15:17
-
Nicolas Jackson Bakal Kembali ke Chelsea, Bayern Munchen Tolak Transfer Permanen
Liga Inggris 27 Februari 2026, 14:36
-
Manchester City Dekati Vinicius Junior, Siap Guncang Bursa Transfer
Liga Inggris 27 Februari 2026, 14:08
LATEST UPDATE
-
Prediksi Le Havre vs PSG 1 Maret 2026
Liga Eropa Lain 28 Februari 2026, 03:05
-
Prediksi Inter vs Genoa 1 Maret 2026
Liga Italia 28 Februari 2026, 02:45
-
Prediksi Dortmund vs Bayern 1 Maret 2026
Bundesliga 28 Februari 2026, 00:30
-
Prediksi Leeds United vs Man City 1 Maret 2026
Liga Inggris 28 Februari 2026, 00:30
-
Prediksi Verona vs Napoli 1 Maret 2026
Liga Italia 28 Februari 2026, 00:00
-
Hasil PSBS Biak vs PSIM: Drama 6 Gol dan Akhir Paceklik Menang Laskar Mataram
Bola Indonesia 27 Februari 2026, 22:30
-
Siap Sapu Bersih! 10 Tim dan 40 Pembalap Yamaha Berambisi Dominasi Kejurnas 2026
Otomotif 27 Februari 2026, 21:02
-
Aldi Satya Mahendra Pimpin Gebrakan, Inilah Formasi Maut Yamaha Racing Indonesia 2026
Otomotif 27 Februari 2026, 20:33
LATEST EDITORIAL
-
Boros Tanpa Hasil, 5 Kesalahan Transfer Terbesar Manchester United
Editorial 27 Februari 2026, 16:12
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21


