Nottingham Forest Resmi Pecat Sean Dyche Usai Ditahan Juru Kunci Wolves, Evangelos Marinakis Cari Manajer ke-4 Musim Ini

Ari Prayoga | 12 Februari 2026 09:05
Nottingham Forest Resmi Pecat Sean Dyche Usai Ditahan Juru Kunci Wolves, Evangelos Marinakis Cari Manajer ke-4 Musim Ini
Sean Dyche resmi dipecat dari kursi pelatih Nottingham Forest. (c) AP Photo/Patrick Post

Bola.net - Nottingham Forest resmi mengakhiri kerja sama dengan Sean Dyche hanya beberapa jam setelah hasil imbang tanpa gol melawan Wolverhampton, Kamis (12/2/2026) dini hari WIB.

Keputusan itu diumumkan klub menjelang pukul 01.00 dini hari waktu setempat, menandai pergantian manajer keempat Forest dalam satu musim yang penuh gejolak.

Advertisement

Dalam pernyataan resminya, Forest mengonfirmasi pemecatan pelatih berusia 54 tahun tersebut.

“Nottingham Forest Football Club dapat mengonfirmasi bahwa Sean Dyche telah dibebastugaskan dari posisinya sebagai pelatih kepala. Kami berterima kasih atas dedikasi Sean dan stafnya selama berada di klub dan mendoakan yang terbaik untuk mereka ke depannya. Untuk saat ini, tidak ada komentar lebih lanjut,” demikian bunyi pernyataan klub.

1 dari 6 halaman

Hasil Imbang yang Jadi Titik Balik

Hasil Imbang yang Jadi Titik Balik

Selebrasi pemain Nottingham Forest saat melawan Ferencvaros di Europa League, 30 Januari 2026. (c) AP Photo/Morgan Harlow

Keputusan cepat pemilik klub, Evangelos Marinakis, tak lepas dari hasil mengecewakan saat Forest ditahan 0-0 oleh Wolves yang terpuruk di dasar klasemen.

Bermain di City Ground, The Reds justru mendapat cemoohan dari pendukung sendiri usai gagal memaksimalkan peluang emas menghadapi tim yang baru meraih satu kemenangan sepanjang musim.

Tambahan satu poin memang membuat Forest kini duduk di peringkat ke-17 dan unggul tiga angka atas West Ham United di zona degradasi. Namun, dalam konteks persaingan papan bawah yang semakin ketat, hasil tersebut dinilai sebagai peluang besar yang terbuang.

Dalam 10 laga terakhir Premier League, Dyche hanya mampu mempersembahkan dua kemenangan. Rangkaian hasil itu memperbesar tekanan terhadap posisinya, terlebih performa Leeds United dan West Ham mulai menunjukkan grafik menanjak.

2 dari 6 halaman

Dyche Sudah Mengendus Ancaman

Dyche Sudah Mengendus Ancaman

Pemain Nottingham Forest berjalan keluar lapangan usai laga melawan Braga di Liga Europa. (c) AP Photo/Luis Vieira

Menariknya, beberapa jam sebelum resmi diberhentikan, Dyche seolah sudah menyadari masa depannya di ujung tanduk. Dalam wawancara pascalaga, ia mengakui sepak bola modern sangat sarat tuntutan instan.

“Saya seorang yang realistis. Saya memahami situasi. Tuntutan semakin tinggi, ekspektasi tumbuh cepat. Jika pemilik ingin melakukan perubahan, itu sepenuhnya hak mereka,” ujar Dyche.

Ia juga menegaskan hubungannya dengan Marinakis berjalan profesional dan penuh respek. “Pemilik selalu bersikap adil kepada saya. Tapi dalam sepak bola, keputusan bisa datang kapan saja,” tambahnya.

Pernyataan tersebut kini terasa seperti salam perpisahan.

3 dari 6 halaman

Musim Penuh Gejolak di City Ground

Musim Penuh Gejolak di City Ground

Penyerang Nottingham Forest, Igor Jesus merayakan golnya ke gawang Ferencvaros di Liga Europa, 30 Januari 2026. (c) AP Photo/Morgan Harlow

Dyche baru ditunjuk pada Oktober lalu menggantikan Ange Postecoglou yang hanya bertahan 39 hari. Sebelumnya, Nuno Espirito Santo juga lebih dulu didepak pada September akibat konflik internal.

Artinya, dalam satu musim ini Marinakis sudah tiga kali memecat manajer, dan kini harus mencari sosok keempat untuk menyelamatkan Forest dengan 12 pertandingan tersisa.

Ironisnya, Nuno yang kini menangani West Ham perlahan mulai membenahi The Hammers. Bahkan hanya gol penyeimbang di menit akhir dari Manchester United yang mencegah West Ham menyamai poin Forest. Skenario di mana Nuno membawa West Ham selamat dan Forest justru terdegradasi tentu menjadi mimpi buruk bagi hierarki City Ground.

4 dari 6 halaman

Awal Menjanjikan, Akhir Mengecewakan

Saat pertama datang, Dyche mewarisi tim di peringkat ke-18 dengan hanya satu kemenangan dari delapan laga. Setelah kalah dari Bournemouth di laga debut, ia sempat membawa Forest bangkit lewat empat kemenangan dan satu hasil imbang dalam tujuh pertandingan berikutnya.

Namun konsistensi gagal terjaga. Kombinasi hasil naik-turun dan membaiknya performa pesaing membuat Forest kembali terseret ke zona bahaya.

Padahal ketika menunjuk Dyche, manajemen memujinya sebagai sosok dengan “perpaduan karakter, kecerdasan taktik, dan pengalaman” untuk membawa klub memasuki babak baru.

Sebelum memilih Dyche, Forest sempat dikaitkan dengan Roberto Mancini dan mengagumi Marco Silva. Namun akhirnya Dyche dinilai paling cocok dengan filosofi permainan yang diinginkan klub.

5 dari 6 halaman

Tantangan Berat Menanti

Forest kini memiliki waktu sepekan sebelum melakoni laga babak 16 besar Liga Europa melawan Fenerbahce. Selain fokus bertahan di Premier League, klub juga masih harus membagi konsentrasi di kompetisi Eropa.

Belum ada indikasi siapa yang akan ditunjuk sebagai pengganti Dyche. Namun siapa pun yang datang, ia akan menghadapi tekanan besar untuk mengamankan status Forest di kasta tertinggi.

Dyche sendiri bukan nama asing di dunia kepelatihan Inggris. Ia pernah membawa Burnley promosi ke Premier League pada 2013-14 dan menjadikannya tim langganan papan tengah, bahkan lolos ke Liga Europa musim 2017-18. Ia juga sempat menyelamatkan Everton dari degradasi sebelum akhirnya dipecat pada awal tahun lalu.

Kini, babak Dyche di City Ground resmi berakhir. Sementara itu, Evangelos Marinakis kembali berburu nahkoda baru, dengan waktu yang semakin sempit dan tekanan yang semakin besar.

Sumber: Nottingham Forest FC

LATEST UPDATE