5 Pelajaran dari Kemenangan Liverpool atas Sunderland: Menang Sih, tapi Badai Cedera The Reds Semakin Parah

5 Pelajaran dari Kemenangan Liverpool atas Sunderland: Menang Sih, tapi Badai Cedera The Reds Semakin Parah
Skuad Liverpool merayakan gol Virgil van Dijk dalam laga Lig Inggris di markas Sunderland, Kamis (12/2/2026). (c) PA via AP Photo/Danny Lawson

Bola.net - Liverpool menjaga asa finis di zona Liga Champions usai meraih kemenangan tipis 1-0 atas Sunderland pada laga tandang Liga Inggris 2025/2026 di Stadium of Light, Kamis (12/2/2026) dini hari WIB.

Gol tunggal Virgil van Dijk di babak kedua memastikan tiga poin penting bagi pasukan Arne Slot, sekaligus mengakhiri rekor kandang impresif tuan rumah musim ini.

Sunderland, yang sebelumnya belum terkalahkan di kandang, harus menerima kenyataan pahit setelah gagal memaksimalkan sejumlah peluang di babak kedua.

Kemenangan ini juga menjadi suntikan moral bagi The Reds yang sepanjang musim masih dibayangi masalah konsistensi dan cedera pemain.

Menukil Mirror, berikut lima poin penting dari laga tersebut selengkapnya.

Opsi Terbatas, Slot Putar Otak

Opsi Terbatas, Slot Putar Otak

Pelatih Liverpool, Arne Slot (c) AP Photo/Jon Super

Meski belanja besar hingga mencapai 449 juta poundsterling pada musim panas lalu, kedalaman skuad Liverpool masih menyisakan celah, terutama di sektor pertahanan. Absennya Dominik Szoboszlai akibat kartu merah membuat Slot dipaksa mencari solusi darurat di posisi bek kanan.

Pilihan jatuh kepada Wataru Endo, gelandang bertahan yang jarang tampil sebagai starter di Premier League. Ini merupakan starter keduanya dalam dua musim terakhir dan yang pertama musim ini.

Padahal, Joe Gomez sudah cukup bugar untuk duduk di bangku cadangan, sementara bek kanan murni Calvin Ramsay juga tersedia. Namun Slot menilai pengalaman dan disiplin Endo lebih tepat untuk menutup lubang terbesar di lini belakangnya.

Wirtz Mulai Tunjukkan Kelas

Wirtz Mulai Tunjukkan Kelas

Duel Nordi Mukiele dan Florian Wirtz dalam laga Liga Inggris antara Sunderland vs Liverpool, Kamis (12/2/2026). (c) PA via AP Photo/Danny Lawson

Didatangkan dengan mahar fantastis 116 juta poundsterling, Florian Wirtz sempat menjadi sasaran kritik karena kontribusinya dianggap belum sebanding dengan harganya. Statistiknya di Liverpool jauh dibandingkan dengan performa gemilangnya bersama Bayer Leverkusen.

Namun belakangan, gelandang serang asal Jerman itu mulai menemukan ritmenya. Bermain di belakang Hugo Ekitike, Wirtz tampil sebagai motor serangan Liverpool di babak pertama.

Wirtz hampir membuka keunggulan lewat aksi individu yang diakhiri tembakan akurat, sayang bola hanya membentur tiang gawang.

Sepanjang 45 menit pertama, Liverpool melepaskan 14 percobaan ke arah gawang, meski hanya dua yang tepat sasaran dan mampu diamankan kiper Robin Roefs.

Set Piece Jadi Senjata Andalan Baru

Set Piece Jadi Senjata Andalan Baru

Momen selebrasi Virgil van Dijk setelah mencetak gol dalam laga Premier League antara Sunderland vs Liverpool di Stadium of Light, 12 Februari 2026 (c) Danny Lawson/PA via AP

Salah satu kelemahan Liverpool musim ini adalah efektivitas bola mati. Sebelum pekan ini, hanya Wolves yang memiliki catatan gol situasi set piece lebih buruk dari The Reds.

Namun tanda-tanda perbaikan mulai terlihat. Setelah gol tendangan bebas Szoboszlai ke gawang Manchester City, kini giliran Van Dijk mencetak gol melalui situasi sepak pojok.

Pada menit ke-61, umpan akurat Mohamed Salah disambut tandukan keras Van Dijk. Bola sempat mengenai kepala Habib Diarra sebelum akhirnya bersarang di gawang Sunderland. Roefs yang tampil sigap sepanjang laga tak mampu menghalau bola pada momen krusial tersebut.

Kutukan Cedera di Pos Bek Kanan Berlanjut

Kutukan Cedera di Pos Bek Kanan Berlanjut

Wataru Endo mengalami cedera dan harus ditandu keluar lapangan dalam laga Liga Inggris antara Sunderland vs Liverpool, Kamis (12/2/2026). (c) PA via AP Photo/Danny Lawson

Keunggulan Liverpool memicu respons cepat dari Sunderland. Didukung penuh publik tuan rumah, The Black Cats meningkatkan intensitas serangan demi menyamakan kedudukan.

Liverpool memang mampu meredam tekanan, namun harus membayar mahal. Endo mengalami cedera pergelangan kaki setelah kakinya terjebak rumput saat melakukan sapuan.

Meski sempat bertahan untuk satu situasi sepak pojok, ia akhirnya ditarik keluar dengan tandu dan digantikan Joe Gomez.

Cedera ini menambah daftar masalah Liverpool di sektor bek kanan yang sepanjang musim kerap dilanda persoalan serupa.

Benteng Stadium of Light Akhirnya Runtuh

Benteng Stadium of Light Akhirnya Runtuh

Mohamed Salah menyundul bola ke arah gawang dalam laga Premier League antara Sunderland vs Liverpool di Stadium of Light, 12 Februari 2026 (c) Danny Lawson/PA via AP

Dengan enam laga tersisa, Sunderland akhirnya merasakan kekalahan kandang pertama mereka musim ini. Stadium of Light sebelumnya menjadi arena angker bagi tim-tim besar seperti Arsenal dan Manchester City.

Namun Liverpool berhasil melakukan apa yang gagal dilakukan para rivalnya. Kekalahan ini membuat Sunderland turun ke posisi ke-11 klasemen, terlebih setelah Newcastle meraih kemenangan di laga sebelumnya.

Bagi tim asuhan Regis Le Bris, target realistis kini adalah mengamankan posisi di paruh atas klasemen hingga akhir musim dan menjaga peluang tampil di kompetisi Eropa tetap hidup.

Kemenangan ini mungkin tidak diraih dengan cara spektakuler, tetapi bagi Liverpool, tiga poin di fase krusial musim jauh lebih berarti dibanding sekadar permainan indah.

Sumber: Mirror