Paul Pogba Terus Dikritik karena Status Pemain Terbaik Manchester United
Richard Andreas | 6 September 2019 14:00
Bola.net - Paul Pogba disebut sebagai korban penampilan tak stabil Manchester United dalam empat pertandingan Premier League 2019/20 sejauh ini. Kritik terhadap Pogba tak terhindarkan karena dia merupakan pemain terbaik Setan Merah.
Pasukan Ole Gunnar Solskjaer itu masih tampil inkonsisten pada pekan-pekan awal musim baru ini. Usai mengalahkan Chelsea 4-0 di laga pertama, performa MU merosot pada tiga pertandingan berikutnya.
Pogba merupakan salah satu pemain yang disalahkan terkait kemerosotan tersebut, khususnya karena dia gagal menendang penalti. Masih sama, permainan Pogba dinilai belum cukup memuaskan.
Biar begitu, mantan pemain MU, Gary Neville percaya Pogba hanyalah korban. Mengapa demikian? Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Pemain Terbaik
Menurut Neville, Pogba terus dikritik karena statusnya sebagai pemain terbaik dalam tim MU sekarang. Status itu datang dengan ekspektasi tinggi, tapi sayangnya performa Pogba masih di bawah harapan.
"Paul Pogba sekarang merupakan obsesi, sebab dia adalah pemain terbaik dalam klub terbaik di dunia. Dia adalah juara Piala Dunia dan hal ini harus dinilai sebagai pujian yang dibicarakan banyak orang," tutur Neville kepada Sky Sports.
"Ketika saya mengkritik Paul Pogba setelah insiden penalti Wolves, saya tidak memandangnya berbeda dari kritk terhadap Roy Keane atau David Beckham atau Wayne Rooney [saat mereka masih bermain]."
Pemimpin
Terlebih, Pogba adalah salah satu pemimpin dalam skuad. Jelas, ketika MU gagal memetik kemenangan, pemain pertama yang disalahkan adalah Pogba. Neville merasa tidak ada yang aneh dari situasi ini.
"[Pogba] pemain terbaik, pemimpin, kapten tim, dia akan bangkit dan akan menghadapi setiap kritik itu. Seperti yang dilakukan manajer dan pelatih," lanjut Neville.
"Ini bukan tugas asisten pelatih, bukan tugas penyerang sayap kiri atau bek kanan dan bek kiri, ini adalah beban pemain yang menjadi nomor satu dalam tim, dan kondisi ini tak pernah berubah," pungkasnya.
Sumber: Sky Sports
Baca ini juga ya!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Brighton vs Chelsea, Yang Jadi Masalah Adalah Etos Kerja Pemain The Blues
Liga Inggris 22 April 2026, 10:37
-
Apa Rahasia Hancurkan Chelsea 3-0, Brighton?
Liga Inggris 22 April 2026, 10:22
-
Soal Aurelien Tchouameni, Manchester United Masih 'Wait and See'
Liga Inggris 22 April 2026, 10:21
-
Chelsea Dipermalukan Brighton, Gary Cahill Meledak: Nggak Ada Positifnya!
Liga Inggris 22 April 2026, 10:20
LATEST UPDATE
-
PSIM vs Persija Jakarta: Misi Macan Kemayoran Jaga Tren Menang di Gianyar
Bola Indonesia 22 April 2026, 12:18
-
Profil Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026: Sudah Saatnya Juara Lagi
Piala Dunia 22 April 2026, 12:11
-
Trofi Apa Saja yang Bisa Dimenangkan Inter Milan Musim Ini?
Liga Italia 22 April 2026, 12:00
-
Kalau Gak Main di MU, Bruno Fernandes Sudah Jadi Pemenang Ballon d'Or!
Liga Inggris 22 April 2026, 11:32
-
Inter Milan Sudah di Final Coppa Italia, tapi Siapa Lawannya?
Liga Italia 22 April 2026, 11:10
-
Brighton vs Chelsea, Yang Jadi Masalah Adalah Etos Kerja Pemain The Blues
Liga Inggris 22 April 2026, 10:37
-
Apa Rahasia Hancurkan Chelsea 3-0, Brighton?
Liga Inggris 22 April 2026, 10:22
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59








