Pembelaan Diri Ruben Amorim Usai Dikritik Para Legenda MU: Orang Boleh Beropini, tapi...
Editor Bolanet | 4 Oktober 2025 11:22
Bola.net - Manajer Manchester United, Ruben Amorim, akhirnya merespons kritik untuk Ruben Amorim yang datang bertubi-tubi dari para legenda klub. Ia memberikan pembelaan diri jelang laga krusial Premier League melawan Sunderland.
Sebelumnya, dua legenda Setan Merah, Gary Neville dan Wayne Rooney, secara terbuka mengkritik Amorim. Keduanya menyuarakan keraguan besar mereka terhadap taktik dan kepemimpinan sang manajer asal Portugal itu.
Namun, Amorim dengan tegas menolak anggapan bahwa sistem permainannya adalah biang kerok dari performa buruk tim. Menurutnya, masalah utama yang menyebabkan Manchester United menelan tiga kekalahan dari enam laga awal musim ini ada di hal lain.
Ia mengaku menghormati opini para legenda tersebut, namun ia tetap teguh pada hasil analisisnya sendiri. Berikut adalah pembelaan lengkap dari sang manajer yang posisinya sedang berada di ujung tanduk.
Kritik Pedas dari Para Legenda
Posisi Ruben Amorim di kursi panas manajer Manchester United memang sedang tidak aman. Tekanan semakin memuncak, terutama setelah kekalahan menyakitkan 1-3 dari Brentford pada pekan lalu.
Kondisi ini membuat legenda klub, Gary Neville, mengaku sangat khawatir. Ia secara spesifik menyoroti sifat keras kepala Amorim yang seolah memaksakan formasi tiga atau lima bek.
Kritik yang lebih tajam dan menusuk datang dari topskor sepanjang masa klub, Wayne Rooney. Ia secara blak-blakan mengaku sudah tidak punya kepercayaan lagi bahwa Amorim bisa membawa perbaikan bagi tim.
Serangan verbal dari dua legenda ini membuat atmosfer di sekitar klub semakin keruh. Apalagi laga berat melawan tim peringkat kelima, Sunderland, sudah menanti di depan mata pada hari Sabtu (4/10/2025) ini.
Wajar Dikritik Jika Hasilnya Buruk
Menghadapi serangan dan kritik pedas tersebut, Ruben Amorim memilih untuk menanggapinya dengan cukup tenang. Ia sadar betul bahwa posisinya sebagai manajer tim besar tidak akan pernah lepas dari sorotan.
Menurutnya, adalah hal yang sangat wajar jika kritik mulai berdatangan saat tim meraih hasil buruk. Apalagi, timnya memang baru meraih dua kemenangan dari enam laga awal di Premier League.
Dalam konferensi pers jelang laga pada Jumat (3/10/2025) kemarin, ia pun menjawab pertanyaan media soal kritik tersebut. Namun, ia memilih untuk tidak menyebut nama Neville atau Rooney secara spesifik.
"Itu normal, Anda tidak bisa lari dari hasil dan Anda juga punya beban dari musim lalu," ujar Amorim.
"Musim lalu, bagi saya, itu tidak penting lagi," sambungnya.
Ini Bukan Salah Sistem!
Meskipun menerima kritik sebagai hal yang wajar, Ruben Amorim sama sekali tidak setuju dengan substansi kritikan tersebut. Ia dengan keras membantah bahwa formasi atau sistem permainannya adalah penyebab utama kekalahan tim.
Ia menjadikan kekalahan melawan Brentford sebagai bukti utama dari argumennya. Menurut analisisnya, cara timnya kebobolan dan bagaimana mereka menciptakan peluang sama sekali tidak ada hubungannya dengan sistem yang ia terapkan.
"Saat di Brentford, cara kami kebobolan, dan cara kami menciptakan peluang, tidak ada hubungannya dengan sistem," tegas Amorim.
"Itu adalah opini saya," lanjutnya.
"Saya tidak mengatakan tim ini akan bermain lebih baik dengan sistem yang berbeda atau tidak, bukan itu poin saya," jelas sang manajer.
"Poin saya adalah, saat saya melihat laga di mana kami tidak menang, hal terpenting yang saya lihat bukanlah kami kalah karena sistem," pungkas Amorim.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tempat Menonton Arsenal vs Liverpool: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 9 Januari 2026, 00:30
-
Antoine Semenyo Mendarat di Manchester, Segera Resmi Jadi Pemain Anyar Man City
Liga Inggris 8 Januari 2026, 20:32
-
Ini PR Disiplin Chelsea yang Harus Dilihat Oleh Pelatih Baru Liam Rosenior
Liga Inggris 8 Januari 2026, 19:57
LATEST UPDATE
-
PSM vs Bali United: Tekad Pasukan Ramang Hentikan Tren Buruk
Bola Indonesia 9 Januari 2026, 07:44
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
Liga Italia 9 Januari 2026, 07:41
-
Man of the Match Milan vs Genoa: Lorenzo Colombo
Liga Italia 9 Januari 2026, 07:11
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Liga Inggris 9 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Real Madrid vs Atletico Madrid: Federico Valverde
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 07:04
-
Rapor Pemain Liverpool: Performa Solid Bikin Arsenal Kehilangan Taji
Liga Inggris 9 Januari 2026, 06:07
-
Hasil Milan vs Genoa: Akhir Dramatis yang Menguntungkan Inter Milan
Liga Italia 9 Januari 2026, 06:00
-
Rapor Pemain Arsenal: Gyokeres Gagal Bersinar Saat The Gunners Ditahan Liverpool
Liga Inggris 9 Januari 2026, 05:50
-
Hasil Real Madrid vs Atletico Madrid: El Clasico di Final Piala Super Spanyol
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 05:44
-
Man of the Match Arsenal v Liverpool: Gabriel Magalhaes
Liga Inggris 9 Januari 2026, 05:30
-
Hasil Arsenal vs Liverpool: Saling Tekan, Gol Tak Kunjung Datang
Liga Inggris 9 Januari 2026, 05:04
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58




