Pengakuan Kapten Chelsea: Situasi Bola Mati Arsenal Sulit Dihentikan!
Afdholud Dzikry | 2 Maret 2026 09:37
Bola.net - Reece James tidak bisa menutupi rasa kecewanya setelah Chelsea dipaksa menyerah 1-2 oleh Arsenal di Emirates Stadium, Minggu (2/3/2026) malam kemarin.
Bek kanan sekaligus kapten The Blues itu memberikan pengakuan jujur soal betapa ngerinya ancaman bola mati tim asuhan Mikel Arteta.
Kekalahan ini sekaligus memantapkan posisi Arsenal di puncak klasemen Liga Inggris dengan keunggulan lima poin atas Manchester City.
Bagi Reece James, cara Arsenal mencetak gol adalah bukti nyata pergeseran tren sepak bola modern saat ini.
Terhukum oleh Skema Bola Mati

Arsenal sebenarnya tidak tampil dalam performa terbaiknya jika melihat statistik penguasaan bola yang hanya menyentuh 42 persen.
Namun, efektivitas mereka dalam situasi bola mati menjadi pembeda yang sangat kejam bagi tim tamu.
William Saliba membuka keunggulan lewat skema sepak pojok, sebelum Jurrien Timber mengunci kemenangan melalui umpan tendangan sudut Declan Rice.
Chelsea sempat menyamakan kedudukan lewat gol bunuh diri, tapi itu tetap tidak cukup untuk membendung agresi Meriam London.
Pengakuan Jujur Reece James

Usai laga, James menyoroti bagaimana Arsenal telah berevolusi menjadi tim yang paling ditakuti dalam situasi set-piece.
"Inilah sepak bola sekarang di tahun 2026, 90% gol mungkin berasal dari bola mati," ujar James kepada Sky Sports.
Menurutnya, tim asuhan Arteta telah mencapai level yang berbeda dibandingkan tim-tim lain di dunia dalam aspek ini.
"Mereka adalah salah satu pemimpin di dunia ," tambahnya.
James mengakui bahwa meski timnya sudah bersiap, menghentikan pergerakan pemain Arsenal di kotak penalti tetaplah perkara sulit.
Tembok Kokoh Bernama David Raya
Chelsea sebenarnya punya momentum besar untuk mencuri poin, terutama di 30 menit terakhir pertandingan.
Meski harus bermain dengan sepuluh orang setelah kartu merah Pedro Neto, The Blues justru tampil lebih menekan.
Sayangnya, mereka membentur tembok kokoh bernama David Raya yang tampil luar biasa di bawah mistar gawang Arsenal.
Kiper asal Spanyol itu melakukan penyelamatan krusial di masa injury time yang menggagalkan peluang emas Chelsea untuk menyamakan skor.
"Mereka sulit dihentikan, mereka mencetak dua gol hari ini. Kecewa," tegas James menutup wawancaranya.
Persaingan Gelar yang Makin Panas
Tiga poin di Emirates memastikan Arsenal tetap memegang kendali dalam perburuan gelar juara Premier League.
Meski Manchester City masih memiliki satu tabungan pertandingan melawan Crystal Palace, tekanan kini berada di pundak Pep Guardiola.
Arsenal tidak punya banyak waktu untuk merayakan kemenangan ini karena jadwal padat sudah menanti.
Hari Rabu besok, Bukayo Saka dan kawan-kawan dijadwalkan bertandang ke markas Brighton & Hove Albion.
Target mereka jelas: menyapu bersih kemenangan demi menjaga jarak dari kejaran sang juara bertahan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 2 Maret 2026, 11:53
-
Arsenal Menang, Tapi Mikel Arteta Malah Angkat Topi Pada Chelsea
Liga Inggris 2 Maret 2026, 11:35
-
Casemiro Gabung AC Milan? Begini Kata Fabrizio Romano
Liga Inggris 2 Maret 2026, 11:32
-
Jadwal Lengkap Balapan Formula 1 2026
Otomotif 2 Maret 2026, 11:25
-
Daftar Lengkap Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 2 Maret 2026, 11:25
-
Ditarik Keluar Lawan Crystal Palace, Dua Bek MU ini Alami Cedera?
Liga Inggris 2 Maret 2026, 11:15
-
Bos Crystal Palace Sebut MU Bisa Menang karena Pemain ini Licik!
Liga Inggris 2 Maret 2026, 10:23
LATEST EDITORIAL
-
Boros Tanpa Hasil, 5 Kesalahan Transfer Terbesar Manchester United
Editorial 27 Februari 2026, 16:12
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21












