Pengakuan Raphael Varane, Proyek Man United Memang Tidak Cocok untuk Dirinya
Richard Andreas | 17 Oktober 2024 06:15
Bola.net - Raphael Varane mengungkapkan bahwa ia tidak lagi merasa sejalan dengan "proyek" Manchester United saat mendekati akhir kariernya di klub tersebut. Karena itulah tidak sulit bagi Varane untuk mengambil keputusan bulat meninggalkan klub.
Pemain asal Prancis ini meninggalkan MU pada musim panas 2024 setelah kontraknya berakhir, mengakhiri masa tiga tahun di Old Trafford. Meskipun sempat dihubungkan dengan beberapa klub top, pemain berusia 31 tahun ini memilih untuk bergabung dengan klub Serie A yang baru promosi, Como.
Sayangnya, masa Varane sebagai pemain Como berlangsung sangat singkat. Dia mengalami cedera hanya 23 menit setelah debut dan kemudian mengumumkan pensiun pada usia 31 tahun.
Menariknya, akhir karier mantan bintang Real Madrid ini mungkin saja berjalan berbeda, karena rencananya semula adalah untuk tetap bertahan di MU.
Proyek MU Tidak Lagi Cocok, Pilih Gabung Como
Bersama MU, Varane memainkan total 95 pertandingan di semua kompetisi. Dia sempat diharapkan bisa jadi pilar baru di lini belakang. Sayangnya masalah cedera kambuhan membuat Varane tidak bisa bermain reguler.
“Di awal musim terakhir saya di MU, saya sudah berpikir bahwa saya ingin menutup karier di sana, untuk melanjutkan petualangan sedikit lebih lama. Namun, itu tidak terjadi dan musim panas kemarin berlangsung penuh kejutan,” kata Varane.
“Saya mencari sesuatu yang istimewa, dan itulah bagaimana saya menemukan Como. Bersama MU, saya menutup karier dengan kemenangan di FA Cup, tapi saya sudah tahu bahwa proyek klub tidak cocok untuk saya."
Como Menarik Bagi Varane
Bergabung dengan Como memang jadi keputusan besar bagi Varane. Dia menerima gaji yang jauh lebih kecil, tapi di sisi lain dia akan mendapatkan lebih banyak waktu istirahat, karena tidak banyak pertandingan.
"Como adalah proyek yang menarik bagi saya. Memang bukan proyek yang eksotis atau secara finansial menguntungkan, tetapi secara manusiawi, proyek ini lebih masuk akal," kata Varane.
“Saya juga ingin bermain hanya sekali dalam seminggu. Setelah pramusim, keluarga seharusnya ikut saya ke Italia, tetapi ketika saya cedera pada 11 Juli, saya segera tahu bahwa semuanya telah berakhir. Saya yakin dengan diri saya, karena saya sudah memperkirakannya.”
Tidak Lagi Jadi Pemain, tapi Masih Bantu Como
Pindahnya Varane ke Como dimaksudkan untuk memberikan tantangan baru dalam kariernya. Namun, setelah mengalami cedera lutut saat pertandingan debutnya, ia mengumumkan pensiun dari sepak bola profesional pada usia 31 tahun.
Meskipun harus keluar lebih awal dari Como, Varane menyatakan keinginannya untuk tetap terhubung dengan klub dalam peran non-pemain, menekankan komitmennya yang berkelanjutan terhadap tim.
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Bayer Leverkusen vs Arsenal: Robert Andrich
Liga Champions 12 Maret 2026, 03:52
-
3 Kekalahan Beruntun, Kursi Marcos Santos di Arema FC Mulai Panas?
Bola Indonesia 11 Maret 2026, 23:04
-
Hasil PSIM vs Persijap: Drama 4 Gol, VAR, dan Lampu Padam
Bola Indonesia 11 Maret 2026, 22:54
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Penentu di Laga Madrid vs Man City
Liga Champions 11 Maret 2026, 22:21
-
Khvicha Kvaratskhelia Selalu Tampil Berbeda di Liga Champions Bersama PSG
Liga Champions 11 Maret 2026, 21:58
-
Joao Pedro Jadi Andalan Chelsea Dalam Duel Kontra PSG di Liga Champions
Liga Champions 11 Maret 2026, 21:39
-
Prediksi BRI Super League: Persis vs Bali United 12 Maret 2025
Bola Indonesia 11 Maret 2026, 21:27
-
Iran Pastikan Tak Ikut Piala Dunia 2026
Piala Dunia 11 Maret 2026, 21:24
-
Live Streaming Leverkusen vs Arsenal - Link Nonton Liga Champions di Vidio
Liga Champions 11 Maret 2026, 21:02
LATEST EDITORIAL
-
Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Masa, Siapa Saja Masuk?
Editorial 11 Maret 2026, 21:05
-
3 Pelatih yang Pernah Menangani PSG dan Chelsea, Ada yang Juara Liga Champions
Editorial 11 Maret 2026, 20:54
-
11 Pemain yang Pernah Membela PSG dan Chelsea, Ada Legenda Liga Champions
Editorial 11 Maret 2026, 20:44
-
5 Pelatih dengan Kartu Merah Terbanyak, Jose Mourinho Jauh di Puncak
Editorial 10 Maret 2026, 20:41











