Penyihir itu Bernama Jurgen Klopp
Editor Bolanet | 3 Desember 2015 14:01
Dipecatnya Rodgers sempat menimbulkan banyak spekulasi perihal suksesornya di kursi Manajer The Reds. Beberapa nama beken bermunculan mulai dari Carlo Ancelotti, Frank De Boer, Walter Mazzari, Ronald Koeman hingga Jurgen Klopp, sebelum nama yang terakhir disebut tadi akhirnya resmi ditunjuk menangani Jordan Henderson dkk.
Penunjukan Klopp disambut positif banyak pendukung The Reds. Euforia ini tak lepas dari CV mentereng manajer asal Jerman ini saat menangani . Bersama Klopp, Dortmund berhasil memecahkan dominasi Bayern Munchen ketika menjuarai Bundesliga dua tahun beruntun. Di tingkat Eropa, Klopp juga berhasil membawa Dortmund menjadi finalis Liga Champions tahun 2013 lalu.
Ekpektasi tinggi di Liverpool tak lantas disambut dengan realita yang dihadapi Klopp. Ia baru mendapat kemenangan pertamanya setelah melakoni tiga laga. Bahkan rentetan hasil seri membuatnya dijuluki sebagai The Normal One Point, mengacu kepada perkenalannya sebagai The Normal One.
Namun perlahan tapi pasti perubahan sudah mulai terlihat bagi klub yang berbasis di Merseyside tersebut. Dengan komposisi tim yang sama seperti yang digunakan Brendan Rodgers, Klopp menyulap Liverpool yang sebelumnya tampil membosankan menjadi tim yang atraktif dalam menyerang.
Metamorfosis Liverpool terlihat dari rasio gol yang tercipta di paska kedatangan Klopp. Dari delapan laga yang dipimpin Rodgers musim ini, Liverpool hanya mampu mencetak 8 gol, sedangkan Klopp yang baru memimpin Liverpool selama enam laga di Premier League sudah membuat Philippe Coutinho dkk sukses menceploskan 10 gol.
Selain catatan gol, jumlah tembakan dan peluang yang diciptakan Liverpool di Era Klopp meningkat ketimbang era Rodgers. Di era Rodgers, Liverpool membuat setidaknya melakukan 14,875 tembakan per laga dengan membuat 10,875 peluang per laga. Di Era Klopp Liverpool membuat setidaknya 12 peluang dan 15 tembakan per laga.
Efek terbesar kedatangan Klopp ada pada rasio peluang/gol. Pola yang diterapkan Klopp tak hanya membuat The Reds bermain lebih atraktif dalam menyerang tetapi juga lebih efisien.
Klopp memang bukan penyihir, tetapi dampak instan yang diberikannya di Anfield seakan memperlihatkan magisnya dalam menyulap The Reds menjadi tim yang akan menjadi penantang gelar serius di Premier League.
Magis Klopp sepertinya belum juga akan padam. Terakhir kali, Liverpool sukses memastikan lolos ke babak Semifinal Capital One Cup setelah menghempaskan perlawanan Southampton dengan skor telak 6-1. Menarik untuk ditunggu apakah magis Klopp akan membawa Liverpool kepada kejayaan yang selama ini lama dirindukan oleh klub Merseyside tersebut.[initial]
Baca Juga:
Lallana: Liverpool Tunjukkan Karakter Hebat
Klopp Tegaskan Tak Pernah Takut Lawan Siapa Pun
Liverpool Siap Teruskan Negosiasi dengan Cheryshev
Klopp: Tak Ada Ide Ajaib, Hanya Kerja Keras
Redknapp: Klopp Seperti Punya Tongkat Sihir
Moreno: Sesi Latihan Klopp Membosankan, Tapi...
Klopp: Sekarang Saya Tahu Kualitas Sturridge
(bola/dub)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lewis Hall ke Manchester United? Kayaknya Bakal Susah Deh!
Liga Inggris 21 Juli 2026, 11:30
-
Manchester United Mundur dari Perburuan Cysencio Summerville?
Piala Dunia 21 Juli 2026, 10:30
-
Arsenal Ganggu Manchester United dalam Perekrutan Manu Kone?
Liga Inggris 21 Juli 2026, 10:00
-
Usai Rogers, Chelsea Kebut Transfer Bek Timnas Prancis Ini
Liga Inggris 21 Juli 2026, 08:30
LATEST UPDATE
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
-
Luka Modric Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan
Liga Italia 22 Juli 2026, 05:52
-
Italia Siap Buat Pengecualian Anggaran demi Datangkan Pep Guardiola
Piala Dunia 22 Juli 2026, 05:26
-
Emi Martinez Pertimbangkan Mundur dari Timnas Argentina
Piala Dunia 22 Juli 2026, 01:18
-
Kejutan Bursa Transfer: Real Madrid Pantau Ferran Torres!
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 00:15
-
Arda Guler Jadi Pilar Proyek Baru Jose Mourinho di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 23:59
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











