Pep Guardiola Bela Erling Haaland: Posisi Striker Adalah yang Paling Sulit di Dunia
Richard Andreas | 16 Maret 2026 12:47
Bola.net - Erling Haaland masih memimpin daftar pencetak gol Premier League musim ini. Namun, performa penyerang Manchester City itu mulai mendapat sorotan setelah produktivitasnya menurun dalam beberapa pekan terakhir.
Penurunan tersebut terlihat jelas pada paruh kedua musim. Gol yang biasanya rutin tercipta dari kaki Haaland kini semakin jarang muncul.
Pelatih Manchester City Pep Guardiola pun memberikan penjelasan mengenai situasi yang dihadapi striker asal Norwegia tersebut, terutama setelah hasil imbang melawan West Ham memperumit persaingan gelar.
Guardiola Sebut Posisi Striker Paling Sulit di Dunia

Erling Haaland sebelumnya tampil tajam sepanjang awal musim. Ia mencetak 19 gol dalam 17 pertandingan liga pertama dan sempat berada di jalur untuk kembali meraih Premier League Golden Boot untuk ketiga kalinya.
Namun, produktivitasnya menurun sejak memasuki tahun 2026. Dalam 12 pertandingan liga terakhir, Haaland hanya mampu mencetak tiga gol.
Situasi itu kembali terlihat ketika Manchester City bermain imbang 1-1 melawan West Ham. Dalam pertandingan tersebut, Haaland gagal mencetak gol, sementara hasil itu membuat City semakin tertinggal dalam perburuan gelar.
Guardiola menilai penurunan gol tersebut bukan karena masalah fisik. Menurutnya, peran sebagai striker utama membuat Haaland menjadi pemain yang paling dijaga oleh lawan.
"Saya tidak melihat kelelahan dalam 20 menit terakhir, ini lebih soal tempo dan ritme permainan," ujar Pep.
"Apakah Anda tahu berapa banyak bek tengah yang mengelilinginya hari ini? 200 juta. Apakah Anda tahu berapa banyak gelandang bertahan ? Itu adalah posisi paling sulit di planet ini."
Sistem Permainan dan Tekanan Lawan Jadi Tantangan

Selain penjagaan ketat dari lawan, beberapa faktor lain juga disebut memengaruhi performa Haaland. Salah satunya adalah perubahan sistem permainan Manchester City dalam beberapa pertandingan terakhir.
City memainkan dua striker dalam sembilan dari 11 laga terakhir. Haaland kerap dipasangkan dengan Omar Marmoush, sementara Antoine Semenyo ditempatkan sebagai gelandang serang.
Dalam laga melawan West Ham, City memulai pertandingan dengan formasi 4-3-1-2. Namun pendekatan itu tidak berjalan efektif dan membuat Haaland kesulitan menemukan ruang.
West Ham juga menambah lapisan pertahanan dengan memainkan tiga bek tengah. Pada babak kedua, mereka bahkan memasukkan gelandang bertahan Soungoutou Magassa untuk semakin membatasi pergerakan Haaland.
Statistik menunjukkan tantangan yang dihadapi sang striker. Dalam 12 pertandingan liga terakhir, Haaland melepaskan 36 tembakan tetapi hanya memiliki tingkat konversi delapan persen.
Situasi Man City Pekan Ini
Sementara itu, Manchester City kini tertinggal sembilan poin dari Arsenal di puncak klasemen dengan delapan pertandingan tersisa.
Guardiola juga menghadapi tantangan besar berikutnya ketika timnya harus membalikkan ketertinggalan agregat 3-0 dari Real Madrid pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Etihad Stadium.
Meski menghadapi situasi sulit, Guardiola menegaskan timnya akan memberikan segalanya. Ia juga memastikan seluruh pemain City siap menghadapi laga penting tersebut.
Jangan sampai ketinggalan infonya
- Liverpool, Sang Juara Bertahan yang Buruk
- Bruno Fernandes Usai Pecahkan Rekor David Beckham di Man United: Lebih Penting Target Lolos Liga Champions!
- Carrick Tegaskan Manchester United Tak Ingin Kehilangan Bruno Fernandes
- Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
- Rapor Pemain MU vs Aston Villa: Bruno Fernandes Lampaui Rekor David Beckham, Sesko Super Sub, Casemiro Tak Ada Matinya!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Man City Ditahan West Ham, Pep Guardiola Akui Salah Pilih Pemain
Liga Inggris 16 Maret 2026, 15:25
-
Sassuolo Dijegal Bologna, Jay Idzez Dapat Kritik dari Media Italia: Lalai!
Tim Nasional 16 Maret 2026, 14:16
-
Jelang Piala Dunia 2026: Neymar Akui Nasibnya di Timnas Brasil Belum Jelas
Piala Dunia 16 Maret 2026, 13:43
LATEST EDITORIAL
-
5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri dari Kutukan Piala Dunia
Editorial 14 Maret 2026, 06:06
-
Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Masa, Siapa Saja Masuk?
Editorial 11 Maret 2026, 21:05













