Pep Guardiola Bela Erling Haaland: Posisi Striker Adalah yang Paling Sulit di Dunia

Richard Andreas | 16 Maret 2026 12:47
Pep Guardiola Bela Erling Haaland: Posisi Striker Adalah yang Paling Sulit di Dunia
Ekspresi kecewa Erling Haaland di akhir laga Liga Inggris antara Manchester City vs Nottingham Forest di Etihad Stadium, 5 Maret 2026 (c) AP Photo/Dave Thompson

Bola.net - Erling Haaland masih memimpin daftar pencetak gol Premier League musim ini. Namun, performa penyerang Manchester City itu mulai mendapat sorotan setelah produktivitasnya menurun dalam beberapa pekan terakhir.

Penurunan tersebut terlihat jelas pada paruh kedua musim. Gol yang biasanya rutin tercipta dari kaki Haaland kini semakin jarang muncul.

Advertisement

Pelatih Manchester City Pep Guardiola pun memberikan penjelasan mengenai situasi yang dihadapi striker asal Norwegia tersebut, terutama setelah hasil imbang melawan West Ham memperumit persaingan gelar.

1 dari 3 halaman

Guardiola Sebut Posisi Striker Paling Sulit di Dunia

Guardiola Sebut Posisi Striker Paling Sulit di Dunia

Pemain Manchester City, Erling Haaland, berlari mengejar bola dalam pertandingan Premier League melawan Newcastle, Minggu (22/2/2026) dini hari WIB. (c) AP Photo/Jon Super

Erling Haaland sebelumnya tampil tajam sepanjang awal musim. Ia mencetak 19 gol dalam 17 pertandingan liga pertama dan sempat berada di jalur untuk kembali meraih Premier League Golden Boot untuk ketiga kalinya.

Namun, produktivitasnya menurun sejak memasuki tahun 2026. Dalam 12 pertandingan liga terakhir, Haaland hanya mampu mencetak tiga gol.

Situasi itu kembali terlihat ketika Manchester City bermain imbang 1-1 melawan West Ham. Dalam pertandingan tersebut, Haaland gagal mencetak gol, sementara hasil itu membuat City semakin tertinggal dalam perburuan gelar.

Guardiola menilai penurunan gol tersebut bukan karena masalah fisik. Menurutnya, peran sebagai striker utama membuat Haaland menjadi pemain yang paling dijaga oleh lawan.

"Saya tidak melihat kelelahan dalam 20 menit terakhir, ini lebih soal tempo dan ritme permainan," ujar Pep.

"Apakah Anda tahu berapa banyak bek tengah yang mengelilinginya hari ini? 200 juta. Apakah Anda tahu berapa banyak gelandang bertahan ? Itu adalah posisi paling sulit di planet ini."

2 dari 3 halaman

Sistem Permainan dan Tekanan Lawan Jadi Tantangan

Sistem Permainan dan Tekanan Lawan Jadi Tantangan

Pemain Manchester City Erling Haaland merayakan gol pada laga Premier League/Liga Inggris antara Liverpool vs Man City di Stadion Anfield, Liverpool, Inggris, Minggu, 8 Februari 2026 (c) AP Photo/Jon Super

Selain penjagaan ketat dari lawan, beberapa faktor lain juga disebut memengaruhi performa Haaland. Salah satunya adalah perubahan sistem permainan Manchester City dalam beberapa pertandingan terakhir.

City memainkan dua striker dalam sembilan dari 11 laga terakhir. Haaland kerap dipasangkan dengan Omar Marmoush, sementara Antoine Semenyo ditempatkan sebagai gelandang serang.

Dalam laga melawan West Ham, City memulai pertandingan dengan formasi 4-3-1-2. Namun pendekatan itu tidak berjalan efektif dan membuat Haaland kesulitan menemukan ruang.

West Ham juga menambah lapisan pertahanan dengan memainkan tiga bek tengah. Pada babak kedua, mereka bahkan memasukkan gelandang bertahan Soungoutou Magassa untuk semakin membatasi pergerakan Haaland.

Statistik menunjukkan tantangan yang dihadapi sang striker. Dalam 12 pertandingan liga terakhir, Haaland melepaskan 36 tembakan tetapi hanya memiliki tingkat konversi delapan persen.

3 dari 3 halaman

Situasi Man City Pekan Ini

Sementara itu, Manchester City kini tertinggal sembilan poin dari Arsenal di puncak klasemen dengan delapan pertandingan tersisa.

Guardiola juga menghadapi tantangan besar berikutnya ketika timnya harus membalikkan ketertinggalan agregat 3-0 dari Real Madrid pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Etihad Stadium.

Meski menghadapi situasi sulit, Guardiola menegaskan timnya akan memberikan segalanya. Ia juga memastikan seluruh pemain City siap menghadapi laga penting tersebut.

LATEST UPDATE