Pep Guardiola: Pelatih Top Tak Harus Juara Setiap Musim Kok
Ari Prayoga | 14 Februari 2020 00:22
Bola.net - Manajer Manchester City, Josep Guardiola menilai bahwa pelatih dengan reputasi mentereng tak memiliki kewajiban untuk meraih gelar juara setiap musimnya.
Usai mendominasi Premier League dalam dua musim ke belakang, musim ini Guardiola hampir pasti gagal meraih gelar ketiganya karena kalah bersaing dengan Liverpool.
HIngga pekan ke-25, Manchester City tertinggal 22 poin dari Liverpool. Pasukan The Reds kini tinggal membutuhkan enam kemenangan lagi untuk mengunci gelar juara.
Kunci Sukses Liverpool
Bagi Guardiola, kesuksesan yang didapat Liverpool saat ini bukanlah sesuatu yang mengejutkan. Pasalnya, mereka sudah mempersiapkan segalanya sejak kedatangan Jurgen Klopp.
"Liverpool menghabiskan empat atau lima tahun untuk memenangi trofi pertama mereka musim lalu [trofi Liga Champions]," ujar Guardiola kepada Sky Sports.
"Itu merupakan sebuah proses. Pemain baru, investasi, lebih dan lebih, dan setelah mereka mendapatkannya, mereka saat ini menjadi tim terbaik di dunia," tambahnya.
Tak Melulu Harus Menang
Lebih lanjut, Guardiola menilai bahwa wajar jika dirinya gagal mempertahankan gelar juara Premier League untuk ketiga kali secara beruntun.
"Terkadang orang percaya jika Anda Pep, Jurgen, atau nama besar lain, Anda harus memenangi semua gelar setiap musim dengan 2000 juta poin dan 2000 juta gol," tutur Guardiola.
"Terkadang itu mustahil, terkadang karena lawan, terkadang Anda tak bisa melakukannya. Dalam olahraga apa pun tak ada tim yang mampu memenangi segalanya setiap musim untuk selamanya," tukasnya.
Sumber: Sky Sports
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
LATEST UPDATE
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Juventus vs Benfica 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Chelsea vs Pafos 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06



