Pep Guardiola Sampai Mengurung Diri di Kamar Ganti Akibat Frustrasi
Ari Prayoga | 10 Oktober 2019 00:11
Bola.net - Kekalahan dua gol tanpa balas yang diderita Manchester City ketika menjamu Wolverhampton akhir pekan kemarin rupanya bukan menjadi momen terburuk bagi manajer Josep Guardiola.
Manajer asal Spanyol tersebut pernah mengalami momen lebih buruk dua musim lalu, tepatnya pada 21 Agustus 2017. Saat itu, Manchester City diimbangi Everton di dengan skor 1-1 di Etihad Stadium.
Direktur sepak bola Manchester City, Txiki Begiristain, menggambarkan situasi setelah pertandingan tersebut cukup mengerikan.
Setelah laga, Pep Guardiola marah dan mengunci diri di kantor. Dia berkata tidak ingin melihat siapa pun, bahkan istri dan anak-anaknya. Guardiola juga tidak berjabat tangan dengan pelatih Everton, Ronald Koeman.
Guardiola frustrasi setelah kehilangan poin penuh. Padahal, Manchester City tampil mendominasi pada pertandingan itu. Menurut Begiristain, saat itu Pep Guardiola, mulai dihinggapi keraguan.
Khaldoon Al Mubarak Mengubah Segalanya
Pep Guardiola disebut mengunci diri di ruangan cukup lama. Situasi berubah setelah ada ketukan di pintu. Sang manajer mendapat dukungan yang dia inginkan. Chairman Manchester City, Khaldoon Al Mubarak, berdiri di sana dan melontarkan kalimat menenteramkan untuk Guardiola.
"Kamu orang kami. Tidak ada orang lain. Jangan khawatir," kata Mubarak, seperti dikutip The Sun, Rabu (9/10/2019).
Cerita momen penting dua tahun silam tersebut tercantum di buku berjudul "Pep’s City — the Making of a Superteam". Di buku tersebut dijelaskan itu merupakan momen sangat penting dalam periode kepelatihan Guardiola di Etihad.
Setelah malam itu, Manchester City tampil digdaya. Mereka berhasil mencatatkan rekor 18 kemenangan secara beruntun.
Sumber asli: The Sun
Disadur dari: Bola.com/Penulis: Hanif Sri Yulianto, Editor: Yus Mei Sawitri
Published 9 Oktober 2019
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arsenal Tikung Manchester United untuk Bek Tangguh Inter Milan Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:41
-
AS Roma Pastikan Batal Rekrut Joshua Zirkzee dari MU
Liga Italia 20 Januari 2026, 15:30
-
Pemain Timnas Portugal Ini Jadi Pembelian Pertama Michael Carrick di MU?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:17
-
Jadwal Siaran Langsung Bodo/Glimt vs Man City Hari Ini, Live Gratis di SCTV!
Liga Champions 20 Januari 2026, 13:59
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





