Perbedaan Wenger, Mancini, dan Pellegrini di Mata Nasri
Editor Bolanet | 5 September 2013 11:40
- Samir Nasri buka suara perbandingan antara manajernya saat ini, Manuel Pellegrini, dengan dua sosok pelatih lain yang dulu pernah menanganinya, Roberto Mancini dan Arsene Wenger.
Secara terbuka, pemain asal Prancis ini mengungkapkan bahwa dirinya lebih bahagia saat ini di bawah asuhan Pellegrini ketimbang tahun lalu, saat Mancini masih berkuasa di Manchester City.
Saya cukup bahagia di Manchester City. Berbanding terbalik dengan musim lalu yang sama sekali tidak menyenangkan, ungkap Nasri kepada reporter.
Saat ini meskipun mengawali laga di bangku cadangan, tapi saya selalu menjadi pemain pertama yang dimasukkan. Pellegrini menemui saya di hari pertamanya bertugas dan menyatakan kepercayaannya pada saya.
Pendekatan tersebut diakui oleh pemain 26 tahun tersebut lebih berkesan ketimbang Mancini. Nasri juga menyebut bahwa metode yang digunakan Wenger di masih lebih baik ketimbang pria asal Italia tersebut.
Mancini membeli saya, kemudian memasang saya sebagai starter tapi menarik saya keluar di tengah pertandingan. Saya memiliki masalah dengannya.
Metode yang ia gunakan jauh berbeda dengan Wenger. Mancini adalah manajer bergaya Italia yang tidak mencoba untuk akrab dengan pemain. Di sesi latihan dia tidak akan mengucapkan halo terlebih dahulu dan langsung memberi perintah kepada pemain, beber Nasri lagi.
Lebih lanjut, eks pemain Marseille ini juga menyebut bahwa sejumlah pernyataan yang dilontarkan oleh Mancini musim lalu telah kelewatan dan menyakiti perasaannya.
Mancini ingin menyinggung saya dengan mengatakan bahwa saya hanya berlatih sebanyak 50 persen kemampuan. Kata-kata tersebut berhasil memang, saya bermain luar biasa di tiga pertandingan terakhir musim lalu.
Nasri bergabung dengan The Citizens dengan banderol 25 juta Pounds dari The Gunners. Selama dua musim bermukim di Etihad, ia telah mengoleksi 12 gol dari 84 pertandingan di segala ajang. [initial] (tds/mri)
Secara terbuka, pemain asal Prancis ini mengungkapkan bahwa dirinya lebih bahagia saat ini di bawah asuhan Pellegrini ketimbang tahun lalu, saat Mancini masih berkuasa di Manchester City.
Saya cukup bahagia di Manchester City. Berbanding terbalik dengan musim lalu yang sama sekali tidak menyenangkan, ungkap Nasri kepada reporter.
Saat ini meskipun mengawali laga di bangku cadangan, tapi saya selalu menjadi pemain pertama yang dimasukkan. Pellegrini menemui saya di hari pertamanya bertugas dan menyatakan kepercayaannya pada saya.
Pendekatan tersebut diakui oleh pemain 26 tahun tersebut lebih berkesan ketimbang Mancini. Nasri juga menyebut bahwa metode yang digunakan Wenger di masih lebih baik ketimbang pria asal Italia tersebut.
Mancini membeli saya, kemudian memasang saya sebagai starter tapi menarik saya keluar di tengah pertandingan. Saya memiliki masalah dengannya.
Metode yang ia gunakan jauh berbeda dengan Wenger. Mancini adalah manajer bergaya Italia yang tidak mencoba untuk akrab dengan pemain. Di sesi latihan dia tidak akan mengucapkan halo terlebih dahulu dan langsung memberi perintah kepada pemain, beber Nasri lagi.
Lebih lanjut, eks pemain Marseille ini juga menyebut bahwa sejumlah pernyataan yang dilontarkan oleh Mancini musim lalu telah kelewatan dan menyakiti perasaannya.
Mancini ingin menyinggung saya dengan mengatakan bahwa saya hanya berlatih sebanyak 50 persen kemampuan. Kata-kata tersebut berhasil memang, saya bermain luar biasa di tiga pertandingan terakhir musim lalu.
Nasri bergabung dengan The Citizens dengan banderol 25 juta Pounds dari The Gunners. Selama dua musim bermukim di Etihad, ia telah mengoleksi 12 gol dari 84 pertandingan di segala ajang. [initial] (tds/mri)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Michael Carrick Girang Kobbie Mainoo Sudah Pulih, Tapi Prihatin dengan Kondisi Sesko
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:40
-
Michael Carrick Benarkan Sudah Berdamai dengan Bruno Fernandes
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:30
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
-
Roy Keane Senang Michael Carrick Tidak Jadi Dipecat, Tapi....
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:07
-
Setelah Chelsea, Liverpool Bidik Arsenal Sebagai Korban Berikutnya!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 20:58
LATEST UPDATE
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:32
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:06
-
Link Streaming Java United vs Bhayangkara FC di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 15:17
-
Prediksi Barcelona vs Alaves 1 November 2026
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 14:26
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


