Pergantian Pemain MU Dikritik, Ruben Amorim Angkat Bicara
Aga Deta | 5 Desember 2025 10:48
Bola.net - Ruben Amorim membela keputusannya melakukan pergantian pemain saat Manchester United ditahan imbang 1-1 oleh West Ham United. Pelatih asal Portugal itu menilai perubahan yang dilakukan sangat diperlukan untuk menjaga kontrol permainan.
Bertanding di Old trafford, Jumat (5/12/2025) dini hari WIB, Manchester United sempat memimpin melalui gol Diogo Dalot di babak kedua. Namun gol Soungoutou Magassa dari situasi bola mati membuat keunggulan tuan rumah hilang begitu saja.
Hasil imbang ini membuat Setan Merah gagal memanfaatkan peluang untuk naik ke posisi lima besar klasemen Premier League. Saat ini, mereka tetap berada di urutan kedelapan setelah menjalani 14 pertandingan.
Keputusan pergantian pemain pun menjadi sorotan, termasuk kritik tajam dari legenda Manchester United, Roy Keane. Amorim kemudian memberikan penjelasan lengkap mengenai alasannya melalui konferensi pers pascalaga.
Pergantian Pemain dan Strategi Amorim

Amorim melakukan lima pergantian pemain sepanjang pertandingan. Empat di antaranya merupakan pemain bertahan yang masuk untuk memperkuat lini belakang timnya.
Leny Yoro masuk di babak pertama, disusul Patrick Dorgu, Manuel Ugarte, dan Lisandro Martinez di babak kedua. Pergantian ini dimaksudkan untuk menjaga penguasaan bola kedua yang sering hilang.
“Tidak. Kami kalah karena bola kedua," tegas Amorim.
"Terkadang tidak ada pemain tambahan di depan yang bisa memenangkan bola. Apakah kami punya lebih banyak pemain untuk menyerang? Siapa? Siapa yang seharusnya lebih ofensif?”
Masalah Bola Kedua yang Menjadi Fokus

Menurut Amorim, masalah utama timnya adalah kalah dalam duel bola kedua. Lawan sering memenangkan bola, memicu peluang berbahaya yang akhirnya berujung gol penyeimbang.
Ia menekankan bahwa pergantian pemain bertahan dilakukan untuk mengurangi risiko tersebut. Selain itu, posisi pemain seperti Mason Mount dan pergerakan Bruno Fernandez juga menjadi pertimbangan strategi.
"Itu semua tentang bola kedua. Saya khawatir dengan Matheus Cunha, dan saya tahu Bruno sudah masuk kotak dengan baik. Mason Mount bermain di posisinya," ujar Amorim.
"Mereka mencoba menekan kami. Bryan memiliki kecepatan untuk merebut bola di posisi tertentu, dan itulah ide saya melakukan pergantian," ucap Amorim.
Sumber: Manchester United
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55














