Pesan Berkelas Pep Guardiola untuk Ruben Amorim: Manajer Top yang Tak Diberi Cukup Waktu di MU
Asad Arifin | 6 Januari 2026 21:37
Bola.net - Pemecatan Ruben Amorim dari kursi manajer Manchester United langsung menyita perhatian publik sepak bola Inggris. Keputusan itu datang di tengah performa tim yang tak kunjung stabil.
Amorim gagal menghadirkan konsistensi hasil di Old Trafford. Tekanan hasil dan ekspektasi tinggi membuat posisinya kian rapuh dari pekan ke pekan.
Di balik persoalan di lapangan, ada dinamika internal yang turut memengaruhi nasibnya. Hubungan Amorim dengan manajemen MU dikabarkan memburuk dalam beberapa waktu terakhir.
Dalam situasi itulah, Pep Guardiola angkat bicara. Pelatih Manchester City itu menyampaikan pesan penuh respek untuk rivalnya di seberang kota.
Pep Guardiola dan Pengakuan atas Kualitas Amorim

Pep Guardiola ditanya mengenai pemecatan Ruben Amorim dari kursi manajer MU. Ia menyoroti realitas keras yang dihadapi para manajer di Premier League. Pemecatan jadi resiko yang harus diterima.
Mengenai apakah para manajer mendapatkan waktu lebih sedikit untuk membuktikan diri, Pep menjawab tegas. Bukan hanya pada kasus Amorim, Pep juga menemukan contoh lainnya.
"Ya, itu fakta. Waktu lebih sedikit. Seperti yang terjadi dengan Enzo ," ucap Pep dikutip dari BBC Sport.
Namun, Pep tidak ingin bicara lebih banyak soal keputusan klub lain. "Saya tidak bisa mengatakan apa pun karena menghormati para pemain dan institusi Chelsea dan Manchester United," ucapnya.
Tekanan Inggris dan Realitas Dunia Kepelatihan

Pep Guardiola juga membahas tekanan ekstrem yang dihadapi pelatih di Inggris. Pemecatan seorang manajer bisa terjadi kapan saja. Menurutnya, situasi itu tidak jauh berbeda dengan liga-liga top Eropa lainnya.
"Cukup mirip. Saya rasa tidak ada negara lain di mana Anda aman jika tidak memenangkan pertandingan," kata eks pelatih Barcelona dan Bayern Munchen itu.
"Jika Anda tidak mendapatkan hasil, itu tidak masalah. Masa lalu atau masa kini. Setiap manajer dipekerjakan karena ide-idenya dan dipecat karena hasilnya," tegasnya.
Sumber: BBC Sport
Klasemen Premier League 2025/2026
Baca Ini Juga:
5 Alasan Manchester United Blunder Pecat Ruben Amorim: Kesalahan Lama yang Terulang Kembali
Pesona Declan Rice, Gelandang Serba Bisa Arsenal yang Jadi Harapan Baru Inggris di Piala Dunia
Liam Rosenior ke Chelsea: Minim Trofi, Minim Pengalaman, dan Apa yang Spesial Darinya?
Mengapa Liam Rosenior Tak Langsung Debut Usai Resmi Tukangi Chelsea?
Di Balik Penunjukan Liam Rosenior jadi Manajer Chelsea: Relasi yang Dibangun Sejak 15 Tahun Lalu
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gagal Latih MU, Ole Gunnar Solskjaer Bakal Latih Klub EPL Ini?
Liga Inggris 18 Juni 2026, 19:00
-
Bruno Fernandes dan Alasan Namanya Diucapkan Berbeda di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 17 Juni 2026, 23:49
-
Selain Mateus Fernandes, MU Juga Kejar Gelandang Premier League Ini?
Liga Inggris 17 Juni 2026, 20:53
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Skotlandia vs Maroko: Ismael Saibari
Piala Dunia 20 Juni 2026, 07:06
-
Como Bergerak di Bursa Transfer: Kaiki Mendekat, Sergi Roberto Pergi
Liga Italia 20 Juni 2026, 05:12
-
Man of the Match Amerika Serikat vs Australia: Folarin Balogun
Piala Dunia 20 Juni 2026, 04:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28















