
Bola.net - Keputusan Chelsea memilih Liam Rosenior ternyata tidak datang begitu saja. Ada garis waktu cukup panjang yang kemudian punya andil membawa pria berusia 41 tahun itu untuk mengisi jabatan manajer di Stamford Bridge.
Chelsea memulai musim 2025/2026 dengan satu rencana yang matang, dengan Enzo Maresca sebagai manajer. Pria asal Italia itu punya dua modal apik yakni lolos Liga Champions dan juara Piala Dunia Antarklub.
Namun, musim berjalan dinamis. Dimulai dari komentar '48 jam paling buruk' pada akhir tahun, pihak klub lantas mendepak Enzo Maresca. The Blues harus mengambil langkah baru, dengan manajer baru.
Pilihan akhirnya jatuh kepada Liam Rosenior. Sosok yang bukan hanya terhubung dengan Strasbourg sebagai sister club, tetapi juga memiliki relasi panjang dengan para pengambil keputusan di Stamford Bridge.
Kedekatan Lama yang Jadi Fondasi Kepercayaan

Liam Rosenior bukan figur asing bagi elite Chelsea. Hubungannya dengan direktur olahraga Paul Winstanley dan Laurence Stewart sudah terjalin lebih dari 15 tahun lalu saat ia masih bermain untuk Brighton.
Relasi itu semakin erat ketika Rosenior beralih ke dunia kepelatihan. Sam Jewell, direktur perekrutan global Chelsea, pernah bekerja dekat dengannya saat Rosenior menangani tim U-23 Brighton.
Ia juga mengenal Stewart sejak menjadi analis di Hull. Jejak profesional itu membuat Rosenior dipahami bukan hanya sebagai pelatih, tetapi juga sebagai rekan kerja yang sudah lama dikenal karakternya.
Kandidat Lama yang Dipaksa Hadir Lebih Cepat

Rosenior sejatinya diproyeksikan sebagai penerus jangka menengah. Chelsea berharap ia terus menambah jam terbang bersama Strasbourg pada musim 2025/2026 sebelum naik level.
Musim panas lalu, ia bahkan ikut dalam rangkaian pertemuan penting di Amerika Serikat bersama presiden Strasbourg, Marc Keller. Behdad Eghbali dan Todd Boehly juga rutin memantau langsung perkembangannya di Prancis.
Namun, komentar Enzo Maresca di akhir tahun lalu mempercepat segalanya. Chelsea menilai Rosenior sebagai opsi paling selaras, terutama karena kesamaan filosofi permainan berbasis penguasaan bola.
Sumber: BBC Sport
Klasemen Premier League 2025/2026
Baca Ini Juga:
- Liam Rosenior Boyong 3 Staf dari Strasbourg ke Chelsea, Debut Resmi di Piala FA
- Chelsea Era Baru: Membongkar Apa yang Bisa Diberikan Liam Rosenior untuk The Blues
- Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
- Tor Monitor, Liam Rosenior! Menerka Arah Taktik Sang Pelatih untuk Skuad Muda Chelsea
- Ruben Amorim Malah Senang Usai Dipecat Manchester United, Dapat Pesangon Hampir Rp680 Miliar
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 15 April 2026 23:41Harry Maguire Absen Lawan Chelsea, Manchester United Dihantam Krisis Bek
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 16 April 2026 00:31 -
Liga Champions 16 April 2026 00:01 -
Liga Champions 15 April 2026 23:50 -
Liga Champions 15 April 2026 23:45 -
Liga Inggris 15 April 2026 23:41 -
Liga Champions 15 April 2026 23:24
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 5 Calon Pelatih Baru Chelsea Jika Liam Rosenior Di...
- 5 Alternatif Marcus Rashford untuk Barcelona, dari...
- Tottenham Menyusul? 6 Kasus Degradasi Paling Menge...
- 5 Suksesor Mohamed Salah di Liverpool: Yan Diomand...
- 6 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Baru Mohamed Salah...
- 4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Lev...
- 5 Mega Transfer yang Wajib Dipantau pada Musim Pan...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5556597/original/050577100_1776258921-b8775243-e5cb-4a7f-a5c7-7a9f8060ba8c.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5292912/original/064853800_1753269843-1000071138.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5556576/original/008964800_1776256195-IMG-20260415-WA0036.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5556566/original/071022500_1776254501-WhatsApp_Image_2026-04-15_at_18.58.51.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5556555/original/019324700_1776253887-15544.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5556548/original/022770000_1776252778-IMG-20260415-WA0045__1_.jpg)
