Premier League Ketat, Liverpool Selalu Jadi Hero bagi Manchester City
Richard Andreas | 17 Mei 2019 12:00
Bola.net - - Manchester City sukses jadi juara Premier League musim 2018/19 ini dengan cukup meyakinkan. Pasukan Pep Guardiola itu mampu meraih trofi dengan 98 poin, unggul satu poin dari Liverpool di peringkat kedua dengan 97 poin.
Selisih poin yang begitu tipis itu membuktikan betapa ketatnya persaingan musim ini. Man City dan Liverpool bersaing ketat sepanjang musim, dan kali ini pengalaman Man City jadi penentu.
Begitu Man City jadi juara, Guardiola langsung berterima kasih pada Liverpool. Dia menegaskan bahwa trofi tersebut tidak akan mungkin tanpa keberadaan Liverpool. Persaingan ketat itu telah membantu Man City.
Mengapa kekuatan Liverpool justru membantu Man City? Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Pahlawan
Bagi Guardiola, Liverpool adalah pahlawan. Tanpa gangguan Liverpool, skuat Man City tidak akan bisa terus melampaui level mereka. Perkembangan Man City bisa tercipta karena tekanan yang terus diberikan pasukan Jurgen Klopp.
"Musim lalu lawan-lawan tidak bisa menyamai ritme kami, tetapi musim ini kami punya lawan [Liverpool] yang selalu berada di depan kami, pernah tujuh poin unggul pada suatu titik, tetapi kami terus bersaing setiap hari," kata Guardiola kepada BBC.
"Setelah 100 poin, selalu ada tendensi bahwa level kami akan merosot dan yang terjadi justru sebaliknya. Mereka [Liverpool] adalah pahlawan bagi kami sebab kami pernah memimpin, terus bersaing setiap hari. Kami tidak bisa beristirahat barang satu pekan saja dalam lima bulan, dan itu luar biasa."
Tidak Mudah
Ketika Man City terus memetik kemenangan beruntun, semua orang menilai mereka lebih baik dari Liverpool. Namun, Guardiola membantahnya. Dia justru yakin kemenangan beruntun itu bisa jadi celah kecerobohan.
"Jika anda mau menganalisis lagi apa yang kami lakukan setiap hari, anda tidak bisa berkembang. Orang-orang mulai percaya kami tampil baik karena kami terus menang, tetapi itu kesalahan besar."
"Ketika anda menang, anda harus memperbaiki lebih banyak hal, anda harus lebih menyoroti apa yang perlu anda lakukan lebih baiok dan itulah satu-satunya cara anda untuk menjaga kompetisi antara mereka dan berusaha meraih gelar lainnya," tandas Guardiola.
Bagaimanapun, Manchester City terbukti mampu mengungguli Liverpool musim ini. Mereka satu-satunya tim yang bisa mengalahkan The Reds di Premier League.
Baca Juga:
Manchester City Bisa Jadi Juara karena Ketagihan Menang
Road to Final Piala FA: Manchester City vs Watford
Pengakuan! Raheem Sterling ternyata Fans Berat Manchester United
Usir Manchester City dan Barcelona, Inter Milan Tambah Masa Abdi Skriniar
Persiapan Terjun ke UEFA Nations League, Inggris Panggil 27 Pemain
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Botol Minum Bikin FIFA Bingung
Piala Dunia 7 Juni 2026, 14:33
-
Hasil Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026
Voli 7 Juni 2026, 11:51
-
Jadwal Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026, 6-14 Juni 2026
Voli 7 Juni 2026, 11:51
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026, 2-7 Juni 2026
Bulu Tangkis 7 Juni 2026, 11:43
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47














