Premier League Sudah Diraih, Tapi Liverpool Belum Mau Berhenti
Yaumil Azis | 23 Juli 2020 10:13
Bola.net - Setelah menunggu 30 tahun lamanya, Liverpool akhirnya mendapatkan gelar Premier League pertamanya. Namun, bukan berarti ini waktunya bagi pasukan Jurgen Klopp itu untuk berhenti.
Sejatinya, Liverpool adalah langganan juara kompetisi sepak bola tertinggi di Inggris tersebut. Namun semenjak namanya berganti jadi Premier League di tahun 1992 lalu, Liverpool tak pernah lagi menyentuhkan tangannya di piala.
Selama 30 tahun Liverpool selalu menjadi sekadar penghibur di Premier League. Dan akhirnya, puasa gelarnya berhenti di musim 2019/20. Liverpool dinyatakan sebagai juara dengan torehan yang sangat apik.
Ya, klub berjuluk the Reds itu berhasil mengumpulkan 96 poin hingga pekan ke-37. Dan mereka menjadi juara usai unggul lebih dari 20 poin atas pesaing terdekatnya yang merupakan pemenang edisi sebelumnya, Manchester City.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Liverpool Takkan Berhenti
Puasa gelarnya memang telah berhenti. Namun, Liverpool tidak memiliki rencana untuk memulai puasanya lagi pada musim berikutnya. Jurgen Klopp menegaskan bahwa timnya tidak akan berhenti sampai di sini saja.
"Kami takkan berhenti. Kami punya tantangan dalam lingkup internal. Kami bisa berkembang, tentu saja," ujar Klopp usai pertandingan kepada Sky Sports.
"Kami punya pemain. Naby [Keita] bermain cukup sering tapi hanya pada bagian terakhir musim ini. Kami punya peluang untuk mengambil langkah berikutnya. Nanun kami harus melakukannya, sebab yang lain tidak tertidur," lanjutnya.
Akan Lebih Baik dengan Fans, Tapi...
Sayang, proses pengangkatan piala tidak dihadiri oleh fans setia yang ikut menanti selama 30 tahun. Sebagaimana yang diketahui, protokol kesehatan tidak memperbolehkan tim menghadirkan penonton di dalam stadion.
Pandemi virus Corona ini telah merepotkan Liverpool. The Reds bahkan nyaris gagal mendapatkan piala setelah sempat beredar wacana bahwa Premier League musim 2019/20 akan dibungkus pada bulan April lalu.
"Semuanya akan terasa lebih baik dengan fans, namun kami tahu selama berbulan-bulan ini bahwa itu tak mungkin akan terjadi. Beberapa bulan yang lalu, saya bahkan tak yakin bisa kembali bermain," tambahnya.
"Saya tidak bisa lebih senang dari ini, jujur saja. Akan jadi sempurna jika stadion terisi penuh, saya tahu, namun kami tidak bisa mengubahnya. Yang perlu diperjelas adalah kami melakukan ini untuk mereka [fans]," pungkasnya.
(Goal International)
Baca Juga:
Terbaik dan Terburuk dalam Laga Liverpool vs Chelsea: Firmino, Pulisic, dan Lainnya
Jurgen Klopp kepada Fans Liverpool: Ayo Berpesta Setelah Virus Omong Kosong Ini Pergi
5 Pelajaran dari Liverpool vs Chelsea: Belum Kepikiran Buat Benahi Pertahanan, the Blues?
Chelsea Kebobolan 5 Gol, Reaksi Fans: Kepa tak Lebih Baik dari Loris Karius?
Liverpool Angkat Trofi Juara Premier League, Netizen Ramai-Ramai Ucapkan Selamat
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
LATEST UPDATE
-
Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Persaingan Ketat dan Optimisme Juara
Tim Nasional 23 Juli 2026, 15:59
-
Jordi Amat Bidik Gelar Juara Piala AFF 2026 Bersama Timnas Indonesia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 15:31
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
















