Presiden UEFA Pastikan Liverpool Otomatis Juara Premier League Hanya Berita Palsu
Asad Arifin | 19 Maret 2020 08:18
Bola.net - Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, membantah wacana Liverpool juara Premier League jika kompetisi berhenti. Menurutnya, kabar tersebut adalah berita palsu dan UEFA ingin menyelesaikan kompetisi.
Pandemi virus corona membuat kompetisi di Eropa harus dihentikan sementara waktu, Premier League salah satunya. Kompetisi kasta tertinggi di Inggris tersebut harus dihentikan pada pekan ke-29.
Premier League, sesuai dengan rencana awal, akan kembali digelar pada 3 April 2020. Namun, sampai saat ini belum ada kepastian apakah sesuai jadwal atau molor. Format lanjutan kompetisi juga belum ditentukan.
Di tengah situasi yang belum pasti tersebut, muncul wacana klub yang berada di puncak klasemen menjadi juara dan liga dihentikan. Liverpool, dalam kasus Premier League, otomatis bakal menjadi juara.
Aleksander Ceferin Bantah Liverpool Auto Juara Premier League
Wacana Liverpool juara Premier League kemudian mendapat banyak komentar dari para analis. Ada yang mendukung, ada yang tidak. Aleksander Ceferin pun angkat bicara dan memastikan Liverpool tidak otomatis juara.
"Saya telah melihat dan mendengar beberapa berita palsu lagi bahwa UEFA akan menyarankan liga untuk menyelesaikan kompetisi sekarang dan memutuskan bahwa pemenangnya adalah klub yang kini di puncak klasemen," kata Aleksander Ceferin dikutip dari Mirror.
"Saya dapat mengatakan bahwa itu tidak benar. Tujuan kami adalah menyelesaikan liga dan kami tidak merekomendasikan hal seperti itu kepada asosiasi atau liga apa pun," tegas Aleksander Ceferin.
Liverpool sejatinya sudah sangat dekat dengan gelar juara Premier League. Liverpool kini memimpin klasemen dengan keunggulan 25 poin dari Manchester City. Jika tidak ada penundaan, Liverpool bisa pesta juara pekan ini, di laga melawan Everton.
Bagaimana dengan La Liga?
Pernyataan Aleksander Caferin mendapat dukungan dari banyak federasi. Salah satunya dari RFEF [PSSI-nya Spanyol]. Presiden RFF, Luis Rubiales, memastikan La Liga musim 2019/2020 akan tetap digelar hingga tuntas. Barcelona dan Real Madrid bakal terus bersaing untuk gelar juara.
"Musim 19-20 harus berakhir dengan aturan yang sama dan tidak berubah, meskipun situasinya luar biasa."
"Saya tidak bisa menjamin bahwa kompetisi akan berakhir, seperti yang orang lain katakan, sebelum 30 Juni. Tetapi, tidak adil bahwa kompetisi berakhir dengan situasi klasemen seperti sekarang," kata Luis Rubiales.
Sumber: The Mirror
Baca Ini Juga:
Willian Beberkan Sedikit Petunjuk Perihal Masa Depannya di Chelsea
Pertukaran Pjanic dan Jorginho, Solusi Bagi Juventus dan Chelsea?
Ini Tiga Sektor Penting MU yang Ingin Dibenahi Ole Gunnar Solskjaer Musim Depan
Klopp: Saya Adalah Bos, dan Juga Teman untuk Para Pemain
Arsenal Patok Harga Segini untuk Aubameyang, Terjangkau untuk Barcelona?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
LATEST UPDATE
-
Liverpool Jalani Pramusim, 8 Pemain Ini Butuh Penampilan Impresif
Liga Inggris 24 Juli 2026, 01:00
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34












