Proses Pemilihan Michael Carrick: Rencana dan Upaya untuk Hidupkan Kembali Man United

Richard Andreas | 23 Januari 2026 14:04
Proses Pemilihan Michael Carrick: Rencana dan Upaya untuk Hidupkan Kembali Man United
Michael Carrick saat memimpin latihan Manchester United (c) MUFC Official

Bola.net - Michael Carrick memulai peran barunya di Manchester United dengan pendekatan yang terukur. Dalam pertemuan dengan jajaran pemilik klub, ia membawa cetak biru yang dirancang untuk memulihkan budaya kemenangan.

Rencana tersebut dipresentasikan langsung kepada Joel dan Avi Glazer, serta Sir Jim Ratcliffe. Paparan Carrick disebut meninggalkan kesan kuat bagi para pengambil keputusan klub.

Advertisement

Di balik layar, mantan gelandang United itu memilih bekerja di lapangan ketimbang menghadiri pertemuan di luar negeri. Keputusan tersebut mencerminkan prioritasnya sejak hari pertama.

1 dari 4 halaman

Rencana Kerja dan Filosofi Latihan Carrick

Rencana Kerja dan Filosofi Latihan Carrick

Michael Carrick saat masih menjadi manajer Middlesbrough (c) Middlesbrough Official

Pertemuan eksekutif semula dijadwalkan berlangsung di Monaco. Namun, Carrick menolak bepergian dan menegaskan ia memiliki tanggung jawab penting di lapangan latihan.

Ia menyampaikan kepada pimpinan klub bahwa pendekatan baru akan diterapkan dalam persiapan dan kesiapan pertandingan. Filosofinya menekankan kualitas dibanding kuantitas, dengan komunikasi dan kejujuran tanpa kompromi ditempatkan sejajar dengan latihan teknis.

Orang dalam klub menyebut Sir Jim Ratcliffe terkesan dengan sikap Carrick yang digambarkan sebagai “calm and intelligent demeanour”. Carrick memperkirakan kehadirannya kembali di Old Trafford akan memicu peningkatan motivasi dan energi pemain.

2 dari 4 halaman

Peran Staf dan Respons Skuad

Peran Staf dan Respons Skuad

Pelatih Manchester United, Michael Carrick bersalaman dengan penyerang MU, Matheus Cunha usai laga melawan Manchester City, 17 Januari 2026. (c) AP Photo/Dave Thompson

Sebelum sesi latihan perdana, Carrick berdiskusi dengan asistennya, Steve Holland. Ia menekankan pentingnya memaksimalkan lonjakan moral di ruang ganti.

Carrick memberi Holland kebebasan penuh untuk merancang dan memimpin sesi latihan di Carrington. Pendekatan serupa pernah ia jalani saat bekerja di timnas Inggris, dan dinilai efektif.

Meski tetap memegang kendali akhir soal skuad, Carrick bersedia mengandalkan pengalaman kepelatihan Holland. Sesi latihan kini lebih singkat, namun menuntut intensitas tinggi, dan respons pemain disebut positif.

3 dari 4 halaman

Budaya Klub dan Pendekatan Personal

Carrick juga mendorong pemain untuk tidak langsung meninggalkan kompleks latihan setelah aktivitas harian selesai. Ia ingin hubungan antarpemain berkembang secara alami.

Ia mengamati langsung kemitraan mana yang berjalan baik dan mana yang tidak. Carrick menegaskan bahwa bekerja untuk Manchester United harus dipandang sebagai salah satu kehormatan terbesar dalam sepak bola.

Ia secara khusus berbicara dengan pemain seperti Kobbie Mainoo, Patrick Dorgu, dan Joshua Zirkzee. Ketiganya diminta fokus pada Manchester United dan tantangan terdekat.

4 dari 4 halaman

Perubahan Hari Pertandingan dan Sikap di Tengah Tekanan

Menjelang laga kandang, United kini tiba di Old Trafford lebih lambat dibanding era Erik ten Hag dan Ruben Amorim. Carrick ingin pemain merasakan sambutan hangat suporter dan mendorong interaksi seusai laga.

Ia juga mengurangi waktu menunggu sebelum kick-off. Berbeda dengan pendekatan sebelumnya, Carrick memastikan tidak ada pemain meninggalkan ruang ganti tanpa merasa dihargai, apa pun hasil pertandingan.

Di tengah kontroversi kritik dari para pundit, Carrick memilih tidak terlibat. Tanpa kompetisi Eropa, ia menyadari memiliki waktu lebih untuk membenahi tim, sembari tetap berpegang pada filosofi bahwa satu kemenangan tidak menjamin kesuksesan jangka panjang.

LATEST UPDATE