Mimpi Buruk Tottenham di Madrid: Bobol 3 Gol dalam 15 Menit, Kiper Menangis Saat Diganti

Mimpi Buruk Tottenham di Madrid: Bobol 3 Gol dalam 15 Menit, Kiper Menangis Saat Diganti
Antonin Kinsky berjabat tangan dengan Guglielmo Vicario dalam momen pergantian pemain di laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions antara Atletico vs Tottenham di Estadio Metropolitano, 11 Maret 2026 (c) AP Photo/Jose Breton

Bola.net - Tottenham mengalami awal pertandingan yang sangat buruk saat bertandang ke markas Atletico Madrid pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Dalam hitungan menit, laga itu langsung berubah menjadi malam penuh tekanan bagi tim asal London tersebut.

Situasi di kompetisi domestik yang sedang sulit tampak ikut terbawa ke panggung Eropa. Tottenham datang ke pertandingan ini dalam kondisi rapuh setelah serangkaian hasil buruk di Premier League.

Kondisi itu tercermin jelas di lapangan. Atletico Madrid langsung mengambil kendali pertandingan dan mencetak beberapa gol cepat yang membuat Tottenham terjebak dalam situasi sulit sejak awal laga.

Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.

Blunder Kiper Picu Start Mimpi Buruk Tottenham

Blunder Kiper Picu Start Mimpi Buruk Tottenham

Antonin Kinsky meninggalkan lapangan setelah ditarik keluar dalam laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions antara Atletico vs Tottenham di Estadio Metropolitano, 11 Maret 2026 (c) AP Photo/Jose Breton

Pelatih interim Igor Tudor membuat keputusan mengejutkan dengan menurunkan Antonin Kinsky sebagai kiper utama, sementara penjaga gawang reguler Guglielmo Vicario memulai pertandingan dari bangku cadangan.

Nahas, keputusan tersebut segera berujung petaka. Kiper muda asal Ceko itu melakukan dua kesalahan fatal, yang pertama terjadi ketika ia terpeleset sehingga memberi peluang bagi Marcos Llorente untuk mencetak gol pembuka pada menit keenam.

Situasi semakin buruk ketika Kinsky gagal mengontrol back pass yang sebenarnya tidak berbahaya. Julian Alvarez langsung memanfaatkan kesalahan itu untuk mencetak gol ketiga Atletico pada menit ke-15.

Kinsky yang tampak terpukul kemudian langsung digantikan oleh Vicario. Ia meninggalkan lapangan dengan air mata setelah hanya bermain singkat dalam pertandingan penting tersebut.

Rekor Memalukan dan Dominasi Atletico

Rekor Memalukan dan Dominasi Atletico

Randal Kolo Muani berebut bola dengan Johnny Cardoso dalam laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions antara Atletico vs Tottenham di Estadio Metropolitano, 11 Maret 2026 (c) AP Photo/Jose Breton

Data statistik dari OptaJoe menunjukkan betapa buruknya awal yang dialami Tottenham. Tiga gol yang bersarang ke gawang mereka tercipta hanya dalam 14 menit 59 detik.

Catatan itu menjadi rekor baru di Liga Champions. Untuk pertama kalinya dalam sejarah babak gugur kompetisi tersebut, sebuah tim sudah tertinggal tiga gol dalam waktu secepat itu.

Antoine Griezmann mencetak gol kedua Atletico pada menit ke-14, di antara gol Marcos Llorente dan Julian Alvarez. Serangan agresif tim asuhan Diego Simeone benar-benar membuat pertahanan Tottenham kewalahan.

Dominasi Atletico berlanjut ketika Robin Le Normand menambah gol keempat melalui sundulan pada menit ke-22. Tottenham sempat memperkecil ketertinggalan lewat Pedro Porro pada menit ke-26, tetapi babak pertama tetap berakhir dengan skor 4-1 untuk tuan rumah.

Krisis Tottenham Meluas ke Liga Champions

Pada awal babak kedua, situasi Tottenham semakin sulit. Julian Alvarez kembali mencetak gol untuk membawa Atletico unggul 5-1 hanya sepuluh menit setelah pertandingan dilanjutkan.

Tottenham lantas mendapatkan gol hiburan berikutnya di menit ke-76. Dominic Solanke meneruskan operan Pedro Porro untuk mengubah skor jadi 5-2.

Kekalahan telak ini mencerminkan krisis yang sedang melanda klub London tersebut. Di Premier League, Tottenham kini berada di posisi ke-16 dan hanya ungggul satu poin dari zona degradasi.

Situasi semakin berat karena Igor Tudor juga menelan kekalahan dalam tiga pertandingan pertamanya sebagai pelatih Tottenham, termasuk saat menghadapi Arsenal, Fulham, dan Crystal Palace.