Rahasia Kehebatan Diogo Jota: Tumbuh Mengidolakan Cristiano Ronaldo Sejak Kecil
Yaumil Azis | 3 Desember 2020 00:41
Bola.net - Sejak kedatangannya di Liverpool pada musim panas kemarin, Diogo Jota kerap menjadi perbincangan publik karena kualitas yang ia tunjukkan. Ia membuktikan bahwa dirinya sanggup bersaing dengan trio penyerang the Reds saat ini.
Kehadiran Diogo Jota bahkan membuat sang pelatih, Jurgen Klopp, melakukan perubahan yang cukup signifikan di dalam taktik. Bukannya mengganti salah satu, ia justru memasang Jota bersama Roberto Fimino, Mohamed Salah dan Sadio Mane.
Tentu, Klopp tidak menggunakan formasi tersebut sepanjang musim ini. Apalagi Liverpool kerap mengalami permasalahan cedera. Paling tidak, pria berkebangsaan Jerman tersebut bisa merotasi trio striker tanpa khawatir kehilangan daya gedor.
Jota berhasil memikat perhatian Klopp dengan serangkaian golnya. Sejauh ini, ia telah membukukan sembilan gol dari 15 penampilan di semua kompetisi.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Mengidolakan Ronaldo Sejak Kecil
Latihan yang keras dan disiplin tentu menjadi faktor utama mengapa Jota bisa jadi sehebat ini. Namun ada aspek lain di luar lapangan yang membantu perkembangannya, yakni Cristiano Ronaldo.
Jota mengaku kalau dirinya mengidolakan bintang Juventus tersebut sejak masih kecil hingga sekarang. "Kenangan paling awal saya dari Euro 2004 adalah ketika Portugal mencapai final dan sayangnya kami kalah," ujarnya kepada the Athletic.
"Saya masih berusia tujuh tahun dan mengingatnya dengan sangat baik. Sepakbola selalu jadi semangat saya. Cristiano Ronaldo adalah pahlawan saya."
"Waktu itu, dia masih berusia 19 tahun dan sudah bermain di Euro dengan kualitas yang begitu besar. Saat masih kecil, dia berada di Manchester United di Real Madrid. Sebagai orang Portugal, kami selalu melihat dia sebagai panutan utama," lanjutnya.
Bantuan Jurgen Klopp
Sekarang, Jota merupakan salah satu anggota reguler Timnas Portugal. Ia pun mendapatkan kesempatan bermain bersama Ronaldo yang tak kunjung pensiun meski usianya sudah 35 tahun.
Pencapaiannya tentu tidak bisa lepas dari setiap pelatih yang mengasuhnya. Termasuk Jurgen Klopp. Jota mengenang saat dirinya pertama kali bergabung dengan skuad Liverpool dan bertemu dengannya.
"Dengan musim yang sudah berjalan, semua tergantung pada saya untuk menemukan cara agar bisa masuk ke dalam tim dan bukan sebaliknya. Itulah yang saya lakukan dengan bantuan Jurgen." katanya lagi.
"Dia adalah pelatih fantastis yang selalu memperhatikan saya. Saat saya pertama kali tiba, dia melakukan pertemuan dengan saya dan menjelaskan bagaimana tim bekerja," pungkasnya.
(Goal International)
Baca Juga:
Milan Harus Bersaing Dengan Liverpool dalam Perburuan Kabak
Tidak Menonjol Namun Krusial, Berikut 5 Gelandang Top Eropa yang Minim Apresiasi
Kuartet Liverpool Fantastis, Tapi Masih Bisa Tampil Lebih Ganas Lagi
Hubungan Mane dan Salah di Liverpool tak Harmonis? Ini Kata Robertson
Cedera Hamstring, Berapa Lama Alisson Harus Absen Perkuat Liverpool?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



