Raheem Sterling Bertahan di Chelsea, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Aga Deta | 25 September 2025 22:30
Bola.net - Raheem Sterling masih menjadi sorotan besar di Chelsea. Situasinya semakin menarik setelah bursa transfer di berbagai negara resmi ditutup.
Meski ada banyak spekulasi, winger berusia 30 tahun itu tetap bertahan di Stamford Bridge. Tak ada kesepakatan yang tercapai meski peluang sempat terbuka di beberapa liga.
Chelsea sendiri memasukkan Sterling ke daftar pemain yang harus berlatih terpisah. Bahkan fotonya tak muncul dalam potret resmi skuad musim 2025/2026.
Sterling sebelumnya adalah rekrutan besar Chelsea pada 2022 dengan harga 47,5 juta pounds. Ia juga menjadi pemain dengan gaji tertinggi di klub saat itu.
Situasi Sterling di Chelsea

Sterling kini berlatih jauh dari skuad utama di Cobham. Hal ini membuat perannya semakin terpinggirkan.
Ia menjalani program bersama Axel Disasi, yang bernasib sama. Keduanya bahkan sempat digabung dengan tim U-21 demi menjaga kebugaran.
PFA ikut memantau kondisi Sterling. Namun, karena Chelsea tetap memberi fasilitas latihan, tak ada pelanggaran besar yang ditemukan.
Meski begitu, publik tetap menyoroti perlakuan terhadap pemain senior ini. Situasinya dianggap mencerminkan kebijakan tegas manajemen klub.
Faktor Gaji dan Pilihan Karier

Dilansir The Athletic, salah satu kendala utama transfer Sterling adalah gajinya. Ia mendapat bayaran lebih dari 300 ribu pounds per pekan.
Biaya besar itu membuat klub lain ragu merekrutnya, baik permanen maupun pinjaman. Bahkan saat ada tawaran, kesepakatan tak pernah mendekati final.
Bayern Munchen sempat mencoba membawanya ke Jerman. Namun, Sterling menolak dengan alasan ingin tetap tinggal di London bersama keluarganya.
Sterling juga menolak opsi Arsenal yang sempat meminjamnya musim lalu. Minimnya menit bermain membuatnya tidak ingin mengulang pengalaman yang sama.
Masa Depan yang Belum Jelas

Sterling masih terikat kontrak hingga 2027. Nilainya mencapai sekitar 30 juta pounds.
Chelsea tidak mungkin membayar penuh hanya untuk memutus kontrak lebih cepat. Sementara Sterling tak akan melepas haknya begitu saja.
Kompromi jadi satu-satunya jalan keluar. Namun, hingga kini belum ada titik temu antara kedua pihak.
Situasi ini membuat Sterling bisa semakin lama tanpa menit bermain kompetitif. Kondisi itu tentu bisa memengaruhi kariernya ke depan.
Sumber: The Athletic
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Swiss Berdiri di Ambang Sejarah dan Yakin Bisa Melampauinya
Piala Dunia 6 Juli 2026, 19:36
-
Jude Bellingham, Magis 98 Detik, dan Sebuah Kemenangan Epik
Piala Dunia 6 Juli 2026, 19:30
-
Carlos Queiroz Akhiri Kiprah Sebagai Pelatih Ghana
Piala Dunia 6 Juli 2026, 19:21
-
Christian Pulisic, Kepemimpinannya Melampaui Statistik
Piala Dunia 6 Juli 2026, 19:06
LATEST UPDATE
-
Meksiko Kalah, tapi Masa Depannya Menjanjikan
Piala Dunia 7 Juli 2026, 01:58
-
Alasan Sandro Tonali Pakai Nomor 16 di Tottenham
Liga Inggris 7 Juli 2026, 01:04
-
Tempat Menonton Siaran Langsung Piala Dunia 2026: Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 6 Juli 2026, 23:57
-
Persija Ikat Pratama Arhan dengan Kontrak Berdurasi 3 Tahun
Bola Indonesia 6 Juli 2026, 23:30
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 6 Juli 2026, 23:02
-
Mohamed Salah Mungkin Perlu Bermain Seperti Lionel Messi
Piala Dunia 6 Juli 2026, 22:30
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia 8 Juli 2026
Piala Dunia 6 Juli 2026, 20:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55







