Kartu Merah Balogun Ditangguhkan, Donald Trump Akui Lobi Presiden FIFA

Kartu Merah Balogun Ditangguhkan, Donald Trump Akui Lobi Presiden FIFA
FILE - Presiden FIFA Gianni Infantino (kanan) menganugerahi Presiden Donald Trump dengan Penghargaan Perdamaian FIFA (FIFA Peace Prize) saat drawing Piala Dunia 2026 di Kennedy Center di Washington, 5 Desember 2025 (c) AP Photo/Chris Carlson, File

Bola.net - Folarin Balogun dipastikan tetap tersedia untuk memperkuat Amerika Serikat di babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah hukuman kartu merahnya ditangguhkan oleh FIFA. Keputusan tersebut langsung memicu perbincangan karena Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengaku ikut meminta peninjauan terhadap insiden tersebut.

Balogun sebelumnya menerima kartu merah saat menghadapi Bosnia dan Herzegovina pada babak 32 besar. Hukuman itu semula membuat penyerang andalan Amerika Serikat tersebut absen melawan Belgia.

Trump kemudian mengungkap bahwa dirinya berbicara langsung dengan Presiden FIFA, Gianni Infantino, agar insiden itu ditinjau ulang. Tidak lama setelah lobi tersebut, FIFA memutuskan menangguhkan hukuman sehingga Folarin Balogun tetap dapat dimainkan.

Pandangan Trump Tentang Kartu Merah Balogun

Pandangan Trump Tentang Kartu Merah Balogun

Pemain Amerika Serikat Folarin Balogun bereaksi setelah menerima kartu merah dalam laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Amerika Serikat vs Bosnia di Santa Clara, California, dekat San Francisco, Rabu, 1 Juli 2026 (c) AP Photo/Jeff Chiu

Trump menyampaikan bahwa dirinya berbicara langsung dengan Infantino dalam sebuah agenda pada Senin. Ia menilai tekel Folarin Balogun bukan pelanggaran yang layak diganjar kartu merah.

"Saya berbicara dengan Gianni, yang sangat dihormati," kata Trump di Oval Office. Ia kemudian melanjutkan, "Saya melihat kejadian itu dan saya orang yang mencintai olahraga serta pernah menjadi atlet yang baik, dan saya sangat memahami olahraga. Itu bukan pelanggaran, bahkan bukan sebuah pelanggaran. Itu hanya dua pemain yang berlari dengan kecepatan penuh lalu bertabrakan."

Trump juga mempertanyakan keputusan wasit yang mengeluarkan kartu merah dalam pertandingan tersebut. Menurutnya, keputusan itu sangat tidak adil bagi Folarin Balogun.

"Dia membuat keputusan yang tidak bisa dipercaya siapa pun. Balogun tidak melakukan kesalahan apa pun dan dia adalah pemain terbaik kami, atau salah satu pemain terbaik kami. Sangat tidak adil, Anda tidak bisa melakukan itu. Jadi, ya, saya meminta FIFA melakukan peninjauan," ujar Trump.

Pertandingan Selanjutnya
World Cup World Cup | 7 Juli 2026
Amerika Serikat Amerika Serikat
07:00 WIB
Belgia Belgia

Keputusan FIFA Memicu Reaksi Belgia dan UEFA

Keputusan FIFA Memicu Reaksi Belgia dan UEFA

Para pemain Belgia merayakan kemenangan dalam laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Belgia vs Senegal di Seattle, Rabu, 1 Juli 2026 (c) AP Photo/Ted S. Warren

Penangguhan hukuman membuat Folarin Balogun berpeluang tampil menghadapi Belgia pada babak 16 besar. Namun, keputusan tersebut langsung memunculkan keberatan dari kubu Belgia yang mengajukan banding.

UEFA juga memberikan tanggapan terhadap keputusan FIFA tersebut. Organisasi sepak bola Eropa itu menilai langkah yang diambil telah melewati batas dalam penanganan kasus disiplin.

Hingga kini, FIFA belum memberikan penjelasan mengenai dasar penangguhan hukuman terhadap Folarin Balogun. Di sisi lain, Statuta FIFA selama ini melarang adanya campur tangan politik dalam urusan yang berkaitan dengan asosiasi sepak bola nasional sehingga proses pengambilan keputusan tersebut masih menjadi perhatian publik.

Sumber: Evening Standard