Rapor Pemain Chelsea Saat Singkirkan Aston Villa di Carabao Cup: Epos Kepa, Kalau Sarr?
Asad Arifin | 23 September 2021 08:00
Bola.net - Kepa Arrizabalaga tampil bagus pada duel ronde ketiga Carabao Cup antara Chelsea vs Aston Villa. Sang penjaga gawang mampu membawa Chelsea lolos ke babak selanjutnya usai menang lewat babak adu penalti.
Chelsea harus berjuang ekstra untuk menaklukkan Aston Villa dalam duel putaran ketiga Carabao Cup 2021/22, Kamis (23/9/2021). Skor 1-1 menutup aksi 90 menit, The Blues menang adu penalti dengan skor 4-3.
The Blues unggul terlebih dahulu lewat aksi Timo Werner di menit ke-54. Villa menyamakan kedudukan 10 menit berselang melalui Cameron Archer. Marvelous Nakamba dan Ashley Young gagal menendang penalti untuk Aston Villa.
Lalu, bagaimana rapor pemain Chelsea pada laga melawan Aston Villa? Simak di bawah ini ya Bolaneters.
Kepa Arrizabalaga

Tuchel bisa percaya pada Kepa. Kiper asal Spanyol tampil bagus dengan lima penyelamatan. Kepa kemudian melakukan penyelamatan penting pada babak adu penalti. Kepa mengamankan sepakan Nakamba.
Epos Kepa pada babak adu penalti pun berlanjut.
Rapor: 8
Reece James

James menjadi bintang Chelsea pada duel ini. Pemain 21 tahun bermain sangat solid saat bertahan dan aktif membantu serangan. James membuat satu assist dan sukses menjadi penendang penalti kelima Chelsea.
Rapor: 8
Trevoh Chalobah

Chalobah menggantikan peran Thiago Silva sebagai koordinator di lini belakang. Dia bermain bagus dan tidak menunjukkan tanda-tanda gugup. Chalobah sangat bisa diandalkan Chelsea.
Rapor: 7
Malang Sarr

Sarr mendapat tugas berat menjaga Bertrand Traore. Sarr kesulitan dan beberapa kali membuat pelanggaran yang buruk. Dia mendapat kartu kuning pada menit ke-31. Bukan hari yang mudah bagi Sarr.
Rapor: 5
Ben Chilwell
Chilwell meninggalkan banyak celah di lini belakang Chelsea. Dia membuat Matty Cash punya keleluasaan menyerang. Satu hal yang patut disorot, Chilwell gagal mencetak gol pada adu penalti.
Rapor: 5
Ruben Loftus-Cheek

Loftus-Cheek memanfaatkan kesempatan dengan bagus. Dia memang tidak tampil pada posisi favoritnya, di belakang penyerang, tapi bermain sangat bagus. Dia menjadi otak serangan Chelsea dengan tiga umpan kunci.
Rapor: 8
NGolo Kante
Kante mengemban tugas sebagai kapten pada babak pertama. Namun, dia gagal menunjukan performa seperti saat melawan Tottenham akhir pekan lalu. Kante diganti pada awal babak kedua.
Rapor: 7
Saul Niguez

Saul bermain lebih ofensif pada babak pertama. Pada babak kedua, saat Kante diganti, Saul bermain lebih bertahan. Saul melepas tiga shots dan empat tekel. Usaha yang cukup bagus darinya.
Rapor: 6
Callum Hudson-Odoi
Bukan performa terbaik Hudson-Odoi, walau dia kembali dimainkan sebagai winger. Hudson-Odoi melepaskan dua shots, tetapi tidak memberi ancaman yang berarti bagi Villa.
Rapor: 6
Timo Werner

Werner bermain sebagai penyerang tengah. Werner sempat kesulitan pada babak pertama. Werner menjadi pemain yang paling banyak melepas shots [4] tapi hanya satu yang tepat sasaran.
Werner mencetak satu gol krusial.
Rapor: 8
Hakim Ziyech
Ziyech tidak bermain buruk, tapi juga tidak menunjukkan performa terbaiknya. Ziyech punya dua umpan kunci. Selain itu, Ziyech juga melepas tendangan jarak jauh pada akhir babak pertama.
Rapor: 6
Mason Mount
Mount dimainkan pada awal babak kedua. Dia membuat lini tengah Chelsea lebih agresif. Mount melepas dua shots dan membuat dua umpan kunci. Mount juga mencetak gol pada babak adu penalti.
Rapor: 7,5
Romelu Lukaku

Lukaku membuat lini belakang Chelsea kian tajam. Hanya saja, dia tidak punya banyak waktu untuk mengubah situasi di lapangan. Lukaku menjadi penendang penalti pertama Chelsea dan sukses.
Rapor: 7
Ross Barkley
Barkley dimainkan pada menit ke-76. Selain sukses menjalankan tugas sebagai eksekutor penalti, Barkley juga membuat satu tekel penting untuk menggagalkan serangan Philogene-Bidace.
Rapor: 7
Thomas Tuchel

Tuchel menurunkan komposisi pemain yang tepat. Beberapa pemain pelapis yang dimainkan menjalankan tugas dengan baik, khususnya Loftus-Cheek. Begitu juga dengan Timo Werner.
Tuchel kemudian juga membuat pergantian pemain yang efektif. Masuknya Mason Mount pada awal babak kedua membuat permainan makin cair. Lukaku juga masuk pada waktu yang tepat walau gagal mencetak gol.
Rapor: 7
Sumber: Bola
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
- 5 Pelajaran Real Madrid vs Mallorca: Dari Frustrasi ke Prestasi, Baru 6 Laga Sudah 21 Gol!
- Warganet Kompak Sebut Pemain Cadangan MU Sebagai Dalang Kekalahan: Tak Tahu Diri!
- 5 Pelajaran MU vs West Ham: Klaim Penalti, Haruskah #MartialOut, dan #OleOut?
- 5 Pelajaran Laga Spezia vs Juventus: Mode Bertahan yang Riskan dari Bianconeri
- Juventus Bungkam Spezia, Warganet: Kemenangan Pertama Calon Peraih Scudetto
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lawan Arsenal, Inter Kebobolan Tiga Gol Terlalu Mudah
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:36
-
Mikel Arteta Benarkan Wonderkid Arsenal Ini Segera Cabut dari Emirates Stadium
Liga Inggris 21 Januari 2026, 11:28
-
Ingin Cetak Sejarah Baru, Vinicius Junior Pastikan akan Bertahan di Real Madrid!
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 11:07
-
Bangkit dari Cemoohan Madridista, Kamu Luar Biasa Vini Jr!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:48
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Juventus vs Benfica 22 Januari 2026, Streaming UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:59
-
Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:09
-
Siaran Langsung Liga Champions: Juventus vs Benfica, Kick Off Jam 03.00 WIB
Liga Champions 21 Januari 2026, 15:56
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06













