Rapor Pemain MU: Bayindir Goyah, Yoro Bercahaya, Tengah Rapuh, Bruno Fernandes Buruk
Gia Yuda Pradana | 25 Agustus 2025 03:12
Bola.net - Manchester United masih belum bisa tersenyum di awal musim Premier League 2025/2026. Setelah kalah dari Arsenal di laga pembuka, mereka hanya bisa membawa pulang satu poin dari markas Fulham. Hasil imbang 1-1 di Craven Cottage terasa mengecewakan bagi Ruben Amorim dan timnya.
Leny Yoro sempat membuka asa lewat sundulannya yang mengenai Rodrigo Muniz sebelum masuk ke gawang. Namun, Emile Smith-Rowe langsung membalas dengan sentuhan pertamanya setelah masuk dari bangku cadangan. Gol itu memastikan MU masih tanpa kemenangan dalam dua laga awal musim.
Seperti biasa, performa para pemain menjadi bahan pembicaraan usai laga. Ada yang tampil cemerlang, ada pula yang justru menambah beban tim dengan performa mengecewakan. Berikut ulasan rapor pemain Manchester United versi Daily Star.
Bayindir Goyah, Yoro Jadi Cahaya

Altay Bayindir kembali dipercaya sebagai starter, tapi penampilannya masih belum meyakinkan. Dengan rating 5, ia melakukan beberapa penyelamatan penting, tapi lagi-lagi terlihat kikuk dalam mengantisipasi bola mati.
Leny Yoro menjadi bintang di lini belakang dengan rating 9. Selain gol pembuka, ia juga melakukan tekel krusial yang mencegah peluang emas lawan. Performa ini menunjukkan kematangan pemain muda tersebut.
Matthijs de Ligt juga bermain cukup solid dengan rating 7. Namun, ia kecolongan saat gagal mengantisipasi umpan silang yang berujung gol penyama. Meski begitu, secara keseluruhan ia tetap tampil stabil.
Luke Shaw dan Patrick Dorgu sama-sama mencatat rating 6. Kehadiran Shaw memberi keseimbangan di kiri, sementara Dorgu tampil lebih tenang ketimbang pekan lalu. Keduanya memberi kontribusi meski tidak terlalu mencolok.
Tengah Rapuh, Bruno Tampil Buruk

Gelandang MU tampil di bawah standar pada laga ini. Casemiro hanya mendapat rating 4 karena cepat mendapat kartu kuning dan gagal menguasai tempo. Amorim pun terpaksa mengubah formasi untuk menutup kelemahan itu.
Bruno Fernandes disorot negatif dengan rating 3. Ia gagal mengeksekusi penalti dan tampak kehilangan fokus sepanjang laga. Penampilan buruk ini membuat lini tengah MU semakin rapuh.
Mason Mount menjadi pengecualian dengan rating 7. Ia menunjukkan fleksibilitas, memenangi banyak duel, serta menciptakan peluang. Mount juga menjadi otak serangan di momen-momen penting.
Sementara itu, Amad hanya mendapat rating 5. Meski sempat menguji Leno dengan tembakan keras, kontribusinya minim dan ia sering menghilang dari permainan.
Lini Depan Kurang Menggigit

Matheus Cunha tampil hidup di awal laga, tapi gagal menjaga konsistensi. Rating 6 diberikan setelah ia hanya mampu mengenai tiang gawang dan kurang tajam di babak kedua. Peluang yang seharusnya bisa dimaksimalkan terbuang percuma.
Bryan Mbeumo juga hanya mendapat rating 6. Ia sempat memberi kontribusi lewat sepak pojok yang jadi gol Yoro, tapi tidak dicatat sebagai assist. Di luar itu, permainannya terbilang redup.
Benjamin Sesko, yang masuk sebagai pemain pengganti, tak memberi dampak signifikan. Rating 5 diberikan karena kontribusinya terbatas meski sempat memenangi pelanggaran di menit akhir. Ia gagal mengubah jalannya pertandingan.
Ayden Heaven tidak mendapat penilaian. Masuk di menit-menit akhir, ia tak punya cukup waktu untuk menunjukkan kemampuan.
Dalot Terpuruk, Maguire Hampir Jadi Pahlawan

Diogo Dalot jadi pemain yang paling banyak dikritik. Dengan rating 3, ia kehilangan bola sebelum gol penyama Fulham tercipta dan minim kontribusi saat menyerang. Penampilannya dinilai salah satu yang terburuk.
Manuel Ugarte pun belum bisa memberi pengaruh besar. Rating 5 diberikan karena ia terlihat datar dan gagal menghidupkan lini tengah. Mainoo tentu punya alasan kuat untuk kecewa melihat situasi ini.
Harry Maguire justru hampir jadi pahlawan. Ia mendapat rating 6 setelah sundulannya nyaris membawa United unggul lagi di menit-menit akhir. Sayang, peluang itu tak berbuah gol.
Secara keseluruhan, Manchester United masih jauh dari performa ideal. Amorim harus segera menemukan formula yang tepat jika tak ingin musim ini kembali berjalan berat sejak awal.
Sumber: Daily Star
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Kontroversi Wasit dan VAR: Gol MU ke Gawang Fulham Seharusnya Tak Disahkan?
Fulham vs Manchester United: Kegagalan Penalti Bruno Fernandes Salah Wasit?
Raja Remontada: Barcelona-nya Hansi Flick dan Seni Membalikkan Keadaan
Di Balik Comeback Dramatis Barcelona: Fermin serta Sisi Manusiawi Flick, Blok Cubarsi, dan Yamal yang Mencari Jawaban
Rodrygo Ditaksir Hampir Rp2 Triliun oleh Klub Arab: Uang atau Ambisi Eropa?
Ini yang Dilakukan Bellingham di Pusat Latihan Real Madrid demi Mempercepat Comeback
Jack Grealish 2 Assist, Everton 3 Poin
Kegagalan Penalti Danny Welbeck Warnai Kekalahan Brighton di Kandang Baru Everton
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Andai Finalnya Spanyol vs Inggris
Piala Dunia 15 Juli 2026, 08:14
-
Spanyol Tampil Dominan, Lini Serang Prancis Kehabisan Ruang
Piala Dunia 15 Juli 2026, 07:52
-
Kylian Mbappe 0 Shot on Target
Piala Dunia 15 Juli 2026, 07:47
-
Kreativitas Dani Olmo, Kekuatan Fabian Ruiz, dan Kecerdasan Rodri
Piala Dunia 15 Juli 2026, 07:37
-
Rodri Sang Penguasa Lini Tengah
Piala Dunia 15 Juli 2026, 07:29
LATEST UPDATE
-
Link Nonton Siaran Piala Dunia 2026: Inggris vs Argentina
Piala Dunia 15 Juli 2026, 22:47
-
Denis Kolinger, Tembok Udara Persija dengan Tinggi 199 Cm
Bola Indonesia 15 Juli 2026, 20:33
-
DNA Sukses Spanyol Dimulai saat Juara Euro U-19 2015
Piala Dunia 15 Juli 2026, 20:12
-
Persib Membangun Kedalaman Skuad untuk Tempur di Empat Kompetisi
Bola Indonesia 15 Juli 2026, 19:43
-
Misi Perdana Shin Tae-yong di Persija: Bangun Fondasi Fisik
Bola Indonesia 15 Juli 2026, 19:19
-
Jadwal Timnas Voli Putra Indonesia di SEA V Cup 2026
Voli 15 Juli 2026, 13:29
-
Sedikit Hiburan buat Kylian Mbappe dan Didier Deschamps
Piala Dunia 15 Juli 2026, 10:22
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55









